Miris! Seorang Pekerja Migran Indonesia Pulang ke Indonesia dalam Kondisi Stroke

- Publisher

Senin, 28 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang Pekerja Migran Indonesia Unpresedural (Ilegal) bernama Eem Sumarni ( 47 Tahun) asal Pangandaran Jawabarat tiba di Bandara Soekarno Hatta Jakarta, Jumat (25/3). Foto: Istimewa

Seorang Pekerja Migran Indonesia Unpresedural (Ilegal) bernama Eem Sumarni ( 47 Tahun) asal Pangandaran Jawabarat tiba di Bandara Soekarno Hatta Jakarta, Jumat (25/3). Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Seorang Pekerja Migran Indonesia Unpresedural (Ilegal) bernama Eem Sumarni ( 47 Tahun) asal Pangandaran Jawabarat tiba di Bandara Soekarno Hatta Jakarta, Jumat (25/3).

Dirinya sangat terharu dan tidak berhenti menangis saat melihat Satgas P2MI Projo menjemputnya di Bandara Soekarno-Hatta.

Air mata yang mengalir deras menunjukkan rasa sedih dan bahagia karna bisa kembali ke Indonesia dan meninggalkan pengalaman pahit selama menjadi PMI Unprosedural di Saudi Arabia.

Dengan menggunakan Kursi roda Eem sangat bersyukur bisa kembali lagi ke Indonesia dan mengucapkan terima kasih kepada semua yang membantunya.


“Terimakasih.Berkat bantuan dari Satgas P2MI PROJO,Kemenaker dan BP2MI saya bisa kembali ke Indonesia”ujarnya.

Seorang Pekerja Migran Indonesia Unpresedural (Ilegal) bernama Eem Sumarni ( 47 Tahun) asal Pangandaran Jawabarat tiba di Bandara Soekarno Hatta Jakarta, Jumat (25/3). Foto: Istimewa

Satgas P2MI Projo mengawal Eem yang langsung dibawa ke RS Polri untuk menjalani perawatan secara intensif lantaran Eem pulang ke Indonesia dalam keadaan stroke.

BACA JUGA:  Pemko Usul PMI Tidak Lagi Dikarantina di Batam

Ketua Satgas P2MI Projo Jawa-Barat, Dadi Munardi mengatakan, tidak hanya seorang PMI unpresedural bernama Eem yang kami bantu hari ini, melainkan ada 4 PMI Unprosedural.

“Sebenarnya ada 4 PMI hari ini. Risnawati (29 tahun) asal Lombok Timur, Sintauri (26 tahun) asal Karawang dan Merry Triana (26 tahun) asal Sukabumi dan Eem 47 tahun asal Pangandaran. Namun, atas nama Eem Sumarni (47 tahun) yang tiba di bandara Soekarno-Hatta hari ini (25/3), langsung dibawake RS Polri, Jakarta-Timur untuk menjalani perawatan intensive karena mengalami Stroke”jelasnya

Selain itu, Satgas Peduli Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Projo menerima kedatangan 2 Pekerja Migran Indonesia dari Arab Saudi usai menjalani karantina di Wisma Atlit pademangan, Jakarta-Utara selama 2 hari.

BACA JUGA:  Ngeri Amat! Dukun Pesugihan Beberkan Ciri Pemilik Tuyul

Kedatangan 2 PMI, Risnawati (29 tahun) asal Lombok Timur dan Sintauri (26 tahun) asal Karawang untuk menceritakan pengalaman mereka selama menjadi PMI Unprosedural serta mengucapkan terima-kasih kepada Satgas P2MI Projo yang telah membantu proses kepulangan para Pekerja Migran Indonesia tersebut.

Kepulangan 4 PMI dari timur tengah ini lantaran tidak mendapat perlakuan yang baik dari pihak perusahaan/sarikah.

Satgas P2MI Projo mengucapkan terimakasih kepada instansi terkait yang telah bekerjasama dengan kami atas kepulangan para PMI Unpresedural.

“Terima-kasih kepada DPP Projo, BP2MI, Kemenaker, KBRI, TNI-Polri dan seluruh Instansi terkait sehingga Satgas P2MI Projo bisa membantu memulangkan 28 Pekerja Migran Indonesia (PMI) Unpresedural dari Arab Saudi ke Indonesia selama 2 bulan terakhir.”tuturnya

BACA JUGA:  Menhub Pantau Kepulangan PMI di Batam

Satgas P2MI Projo berharap dapat menjalin kerja sama lebih baik lagi dengan BP2MI dan Kemenaker terkait PMI. ” Kami berharap bisa bergandeng tangan lebih baik lagi dengan BP2MI dan Kemenaker terkait PMI” Karena, Satgas P2MI Projo hingga saat ini masih banyak menerima laporan dari para PMI di Timur Tengah” ujarnya.

Terkait proses hukum perusahaan atau sponsornya kami serahkan ke Kemnaker dan BP2PMI dan pidananya kami serahkan sepenuhnya kepada Dirtipidum TPPO Mabes Polri.

Sebagai informasi, Syarat menjadi TKI ke luar negeri diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 18 tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. (RP)

Berita Terkait

Muskot Akuatik Batam 2026: Donal Frans P Nahkoda Baru, Fokus pada Pembinaan dan Prestasi
BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca, Antisipasi Dampak “El Nino” Demi Jaga Ketahanan Air Baku
Warga Tiban Terkesan, Iman Sutiawan Datang Terobos Hujan Deras Demi Cari Solusi Banjir
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Sunset Dinner Penuh Makna bersama Pangkoarmada I, Cen Sui Lan: “Natuna Adalah Surga di Tengah Samudra”
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Amsakar Siapkan 64 Titik Jadi Mesin Baru Ekonomi Batam
SMPN 34 Batam Menggema di Panggung Dunia, Marching Band Gita Pratama Gemilang Sabet Juara 1 Internasional
Cuaca Batam: Minggu 17 Mei 2026! Tanpa Hujan, Tapi Awan Tebal Menutup Langit dari Pagi hingga Malam

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:35 WIB

Muskot Akuatik Batam 2026: Donal Frans P Nahkoda Baru, Fokus pada Pembinaan dan Prestasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:04 WIB

BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca, Antisipasi Dampak “El Nino” Demi Jaga Ketahanan Air Baku

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:12 WIB

Warga Tiban Terkesan, Iman Sutiawan Datang Terobos Hujan Deras Demi Cari Solusi Banjir

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:46 WIB

Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:30 WIB

Sunset Dinner Penuh Makna bersama Pangkoarmada I, Cen Sui Lan: “Natuna Adalah Surga di Tengah Samudra”

Berita Terbaru