Mesin Tempel Milik Warga Belakangpadang Keluarkan Asap Hitam, Ini Penjelasan APMS Sekilak

- Admin

Sabtu, 4 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mesin tempel milik warga Belakangpadang yang sedang diservis karena mengeluarkan asap hitam pasca pengisian minyak di APMS Pulau Sekilak. Foto: INIKEPRI.COM

Mesin tempel milik warga Belakangpadang yang sedang diservis karena mengeluarkan asap hitam pasca pengisian minyak di APMS Pulau Sekilak. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Puluhan pemilik boat pancung mengalami asap hitam pada mesin sangkutnya pasca pengisian minyak di APMS (agen premium minyak solar) Pulau Sekilak, Kecamatan Belakangpadang.

Hasan, salah seorang warga Belakangpadang, Kota Batam, Jumat 3 Mei 2022 mengatakan, peristiwa ini diduga akibat tercampurnya minyak solar dan pertalite.

“Asap hitam keluar dari mesin boat saya, beberapa orang lainnya juga alami hal yang sama. Dugaan kita ini minyaknya kecampur. Mesin milik saya saat ini sedang diservis. Takut kenapa-kenapa karena kejadian ini,” kata Hasan, kepada INIKEPRI.COM.

Baca Juga :  Digelar Secara Virtual, Pemko Batam Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Senada dengan hal itu, salah seorang warga lainnya, Kamis, juga menyatakan hal yang sama.

“Rabu (1/6), bapak saya mengisi minyak di Sekilak sekitar setengah kaleng. Tak berapa lama mesin berasap hitam. Khawatir juga mesin nanti rusak,” kata Kamis, Sabtu (4/6).

Terpisah, Erna, salah seorang karyawan APMS Sekilak mengatakan, pihaknya menerima pengembalian minyak bagi para pelanggan yang mengalami hal ini.

Baca Juga :  Amsakar: Drainase, Reboisasi, dan Tata Ruang Kunci Atasi Banjir Batam

“Terkait beberapa pelanggan Sekilak yang minyaknya terkontaminasi sudah kami infokan, dan pelanggan sudah mengetahui prosedur pengembaliannya untuk kami terima minyak yang terkontaminasi untuk kita ganti,” kata Erna, melalui pesan WhatsApp kepada INIKEPRI.COM, Sabtu (4/6).

Ia juga menjelaskan, minyak yang tercampur/terkontaminasi ini bukan berasal dari APMS Pulau Sekilak.

Baca Juga :  Penampungan TKI Digrebek, 15 Orang Calon Pekerja Migran Diselamatkan

“Intinya kami semua kooperatif untuk saling mengetahui bahwa minyak yang terkontaminasi bukan dari lokasi APMS Pulau Sekilak. Kami stop penjualan dan APMS menerima pengembalian minyak yang terkontaminasi dari custumer,” jelas dia lagi.

Sampai saat ini, jelas Erna, sudah ada lima pelanggan yang mengembalikan minyak ke APMS.

“Sudah ada beberapa yang mengembalikan, sudah ada sekitar 5 orang, dan akan ada lagi menyusul,” tutup Erna. (MIZ)

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru