Daftar Tunggu Haji di Batam Capai 23 Tahun

- Publisher

Sabtu, 29 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jamaah haji. Foto: Istimewa

Ilustrasi jamaah haji. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Waiting list atau daftar tunggu pemberangkatan calon jemaah haji di Batam kini mencapai 23 tahun.

Artinya jamaah calon haji di Batam baru dapat ke Tanah Suci Mekkah setelah mengantre selama 23 tahun atau sampai 2045.

Hal itu disebutkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Batam Zulkarnain.

“Waktu tunggu haji di Kota Batam sekarang berkisar 22 hingga 23 tahun,” kata dia, dilansir dari ANTARA, Jumat 28 Oktober 2022.

Untuk tahun ini, jelas dia, jamaah haji asal Kota Batam yang berangkat ke Tanah Suci ada sebanyak 303 orang.

BACA JUGA:  Silaturahmi dengan Paguyuban Pasundan, Ansar Ajak Bangun Kepri Makin Baik Lagi

Terkait penambahan kuota haji tahun 2023, lanjutnya, akan diumumkan menjelang proses persiapan ibadah haji.

BACA JUGA :

Kini Wanita Diizinkan Haji dan Umrah Tanpa Mahram

“Mudah-mudahan ada perubahan penambahan kuota, tahun 2022 kita mendapat kuota 50 persen dari kuota normal,” ujar dia.

Zulkarnain menjelaskan penetapan kuota haji berdasarkan dari Pemerintah Arab Saudi.

“Ibadah haji tahun 2022 selain pengurangan kuota jamaah ada juga pembatasan usia maksimal 65 tahun bagi jamaah calon haji yang berangkat,” ujar dia.

BACA JUGA:  Bakamla Tangkap Kapal Tanker Penyelundup 90 Ton BBM Ilegal

Ia menyebutkan hingga saat ini jumlah jamaah calon haji yang sudah mendaftar berjumlah 26.432 orang.

Dalam musim haji 2022 pemerintah pusat menetapkan kuota calon haji untuk Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 704 orang.

BACA JUGA :

4.029 Haji Debarkasi Batam Telah Tiba di Tanah Air

Dari 704 jamaah tersebut, Kota Batam mendapatkan kuota reguler sebanyak 302 dan cadangan sebanyak 52 calon.

Sebelumnya Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan pihaknya mengajukan penambahan kuota haji 2023 hingga 100 persen kepada Pemerintah Arab Saudi.

BACA JUGA:  DBG Pilih Batam sebagai Basis Asia Tenggara, BP Batam Tegaskan Layanan Investor 24/7

“Kalau untuk kuota itu keputusannya ada di Pemerintah Saudi. Kita sudah sampaikan kalau kita minta kuota haji 100 persen, kata Menteri Yaqut saat diwawancara di Batam, Jumat (2/9).

Namun, Menteri Yaqut kembali menegaskan terkait kuota haji harus menunggu keputusan Pemerintah Arab Saudi.

“Soal dipenuhinya berapa kuota, ya itu keputusan Saudi,” ujar dia.

Pada pelaksanaan haji 2022, Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 100.051 orang, atau berkurang setengahnya dari 2019 akibat pembatasan dampak dari pandemi COVID-19. (RP/ANTARA)

Berita Terkait

BP Batam Percepat Pemulihan Air Pasca Pemadaman, 80 Persen Wilayah Batam Kembali Teraliri Air
Blackout Batam-Bintan, KNPI Kepri Desak Evaluasi Total Mitigasi dan Transparansi Investigasi PLN Batam
Renovasi Kantor, Layanan BPJS Kesehatan Batam Pindah ke MPP Mulai 14 Oktober
BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat
Siswi MIN 1 Batam Nayla Sary Khairani Raih Juara 2 IPAS OMI Tingkat Provinsi 2026
PLN Batam Tangani Gangguan Kelistrikan, Upayakan Pemulihan Sistem Secara Bertahap
Festival Transmigrasi 2026, Momentum Perkenalkan Potensi dan Masa Depan Rempang Eco City
BP Batam Gelar Salat Istisqa Bersama Ratusan Warga di Waduk Nongsa

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:00 WIB

BP Batam Percepat Pemulihan Air Pasca Pemadaman, 80 Persen Wilayah Batam Kembali Teraliri Air

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Blackout Batam-Bintan, KNPI Kepri Desak Evaluasi Total Mitigasi dan Transparansi Investigasi PLN Batam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Renovasi Kantor, Layanan BPJS Kesehatan Batam Pindah ke MPP Mulai 14 Oktober

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:52 WIB

BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Siswi MIN 1 Batam Nayla Sary Khairani Raih Juara 2 IPAS OMI Tingkat Provinsi 2026

Berita Terbaru