Usai ‘Enak-enak’ dengan Janda, Pria Paruh Baya Tewas Tiba-tiba

- Publisher

Sabtu, 24 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Ketut S, seorang pria paruh baya meninggal dunia tiba-tiba usai berhubungan intim dengan seorang janda berinisial LS. Kejadiannya pada Kamis sore (22/12/2022).

Pria berusia 58 tahun itu diduga tewas usai berhubungan badan dengan wanita lain yang bukan istrinya, LS, 40. Saat itu, Ketut S tiba- tiba lemas dan meninggal.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pria asal salah satu kelurahan di Kecamatan Negara, itu datang ke rumah LS di kelurahan lain yang bersebelahan Kecamatan Jembrana pada Kamis siang sekitar pukul 13.00 WITA.

BACA JUGA:  Pemagaran Ruang Laut Langgar Aturan

BACA JUGA :

Dipaksa ‘Wikwik’ dengan Cara Tak Wajar, Perempuan Ini Tebas Kepala dan Kemaluan Suami

Pertemuan Ketut S dan LS yang sudah menjanda tersebut dilanjutkan dengan hubungan badan. Namun tiba-tiba, setelah berhubungan badan, Ketut S lemas dan tidak sadarkan diri.

Pria yang sudah beristri ini lalu dibawa ke salah satu rumah sakit swasta namun nyawanya sudah tidak tertolong. Ketut S diduga meninggal saat masih dalam kamar.

BACA JUGA:  3 Fakta Bripda Randy Bagus, Diduga Baru Jadi Polisi 3 Tahun

Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Muhammad Reza Pranata saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya yang mendapat laporan adanya warga meninggal di salah satu rumah warga langsung datang untuk melakukan penyelidikan. “Ya, ada laporan itu dan masih diselidiki,” jelasnya.

BACA JUGA :

Di Suku Ini, Mempelai Pria Diwajibkan ‘Enak-enak’ dengan Bibi Pengantin Istri

BACA JUGA:  SDN BANGKA 3 Gelar Tournamen Bola Voly Mini se-Kecamatan Bogor Timur

Reza menjelaskan, peristiwa meninggalnya Ketut S, berawal saat Ketut S datang ke rumah LS. Kemudian keduanya berhubungan intim di sebuah kamar di sebelah warung milik LS. “Ya begitulah pada umumnya, memang diduga sempat berhubungan badan,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan dokter, tidak ada tanda–tanda kekerasan fisik pada Ketut S. Namun mengenai penyebab korban meninggal masih dalam penyelidikan. “Masih diselidiki, belum diketahui penyebab meninggalnya,” terangnya. (DI/FAJAR)

Berita Terkait

Dikembangkan Terintegrasi, Tanjung Banon Siap Jadi Magnet Investasi di Batam
Ikuti Arahan Pusat, Natuna Kaji Penerapan WFH untuk ASN, Cen Sui Lan: Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu
Prakiraan Cuaca Kepri 18 April: Hujan Ringan Masih Mengintai
Diskominfo Batam Tegaskan Proses Kerja Sama Media 2026 Transparan dan Berjalan Normal
KPDN dan Raja Mustakim Hadir untuk Sintia Bella, Bantuan Capai Rp10 Juta
Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam
Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kelurahan Sei Binti
Bupati Cen Sui Lan Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah, Perkuat Sinergi dengan BPN

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 08:00 WIB

Dikembangkan Terintegrasi, Tanjung Banon Siap Jadi Magnet Investasi di Batam

Sabtu, 18 April 2026 - 07:40 WIB

Ikuti Arahan Pusat, Natuna Kaji Penerapan WFH untuk ASN, Cen Sui Lan: Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu

Sabtu, 18 April 2026 - 07:23 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri 18 April: Hujan Ringan Masih Mengintai

Sabtu, 18 April 2026 - 07:15 WIB

Diskominfo Batam Tegaskan Proses Kerja Sama Media 2026 Transparan dan Berjalan Normal

Jumat, 17 April 2026 - 18:04 WIB

KPDN dan Raja Mustakim Hadir untuk Sintia Bella, Bantuan Capai Rp10 Juta

Berita Terbaru