Lebih dari 10 Anak di Kepri Idap Diabetes

- Publisher

Minggu, 12 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: SHUTTERSTOCK

Ilustrasi. Foto: SHUTTERSTOCK

INIKEPRI.COM – Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Kepulauan Riau Muhammad Rizqa menyebutkan, lebih dari 10 anak di wilayah Kepri mengidap diabetes melitus.

“Ada lebih 10 anak yang kami rawat di Rumah Sakit Provinsi sampai saat ini yang mengalami diabetes pada anak,” ujar Rizqa dilansir dari ANTARA, Sabtu 11 Februari 2023.

Anak-anak tersebut, kata Rizka, sudah dalam perawatan.

BACA JUGA:  Diabetes Tipe Dua Gegara Makan Buah, Kok Bisa?

“Anak-anak yang kami tangani berkisar umur 5 sampai 11 tahun,” ucapnya.

Penyakit diabetes pada anak ini, jelas Rizka, masih dalam penelitian pihak kedokteran karena belum diketahui apa penyebab pasti anak-anak bisa terkena penyakit tersebut.

BACA JUGA :

Pasien Diabetes Idealnya Periksakan Gula Darah Rutin Tujuh Kali Sehari

Namun dia mengatakan, apabila orang tua menemukan gejala mudah merasa lapar, buang air kecil yang terlalu sering, gampang haus dan gampang merasa kelelahan pada anak, segera memeriksakan ke dokter.

BACA JUGA:  Mahasiswa Asing UNHAN RI Kunjungi Kodaeral IV Batam, Pelajari Strategi Pertahanan Maritim Indonesia

“Orang tua harus paham dengan gejala ini, dan segera konsultasi ke Puskesmas terdekat atau bisa langsung ke rumah sakit apabila menemukan gejala tersebut pada anak,” katanya.

Selain itu, dia juga mengimbau para orang tua agar mengawasi pola makan anak. Seperti mengurangi makanan yang manis-manis, makan yang berlebihan yang menyebabkan obesitas serta makanan cepat saji.

BACA JUGA:  Sosialisasi PPKM dan Vaksinasi, Disperindag Masuk ke Pasar

Tidak hanya mengawasi pola makan, dia juga mengajak para orang tua rutin memeriksakan homoglobin A1c pada anak secara rutin.

“Mendorong aktifitas anak seperti berolahraga, makan buah-buahan dan mempertahankan berat badan ideal untuk mengurangi resiko diabetes,” katanya. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Kepala BP Batam Apresiasi Konsolidasi Kadin Batam, Dorong Percepatan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Disnakertrans Kepri Lepas 25 Peserta Magang ke Jepang dari Credible College
Akselerasi Kinerja Layanan dan Tata Kelola, RSBP Batam Serap Praktik Terbaik dari RS Tk. II dr. Soepraoen Malang
Hari Posyandu 2026, Erlita Amsakar Dorong Kader Tingkatkan Layanan Berbasis 6 SPM
PLN Batam Ingatkan Risiko Fatal Listrik Ilegal, dari Korsleting hingga Korban Jiwa
Amsakar Ajukan Ranperda Persampahan, Targetkan Sampah Jadi Sumber Ekonomi
Kolam Sukajadi Fatmawati Jadi Arena Seleksi POPDA, Akuatik Batam Bidik Medali
Li Claudia Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Pelaku Perusakan Lingkungan

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:55 WIB

Kepala BP Batam Apresiasi Konsolidasi Kadin Batam, Dorong Percepatan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 30 April 2026 - 17:51 WIB

Disnakertrans Kepri Lepas 25 Peserta Magang ke Jepang dari Credible College

Kamis, 30 April 2026 - 16:43 WIB

Akselerasi Kinerja Layanan dan Tata Kelola, RSBP Batam Serap Praktik Terbaik dari RS Tk. II dr. Soepraoen Malang

Kamis, 30 April 2026 - 09:17 WIB

Hari Posyandu 2026, Erlita Amsakar Dorong Kader Tingkatkan Layanan Berbasis 6 SPM

Kamis, 30 April 2026 - 08:46 WIB

PLN Batam Ingatkan Risiko Fatal Listrik Ilegal, dari Korsleting hingga Korban Jiwa

Berita Terbaru