INIKEPRI.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan kemiskinan ekstrem hilang atau 0 persen ada 2024. Akan tetapi, target tersebut akan sulit dilakukan jika hanya mengandalkan bantuan sosial (bansos) saja serta dilakukan oleh sendiri-sendiri.
Untuk itu, diperlukan adanya Kerja sama yang antar Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah hingga lintas institusi untuk bisa mewujudkan program tersebut.
BACA JUGA :
Program-program itu antara lain jaminan kesehatan nasional (JKN), program keluarga harapan (PKH), kartu sembako, bantuan pangan non tunai (BPNT), bank wakaf mikro, hingga dana desa.
Merespon hal tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Nuryanto mengaku siap mendukung upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di Kota Batam, Provinsi Kepri.
“Kami di DPRD Kota Batam sangat mendukung pelaksanaannya dan siap berkolaborasi melalui program-program kerja yang dilakukan sebagai upaya pengentasan kemiskinan khususnya kemiskinan ekstrem,” katanya.
BACA JUGA :
Ketua DPRD Batam Nuryanto Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Warga
Politisi PDI Perjuangan ini pun menilai, program kerja yang dilakukan sebagai upaya pengentasan kemiskinan khususnya kemiskinan ekstrem harus menjadi prioritas Pemerintah Daerah untuk bisa mengentaskan kemiskinan.
“Untuk itu, secara bahu membahu dan bersama-sama kita harus menghadapi persoalan kemiskinan ini. Untuk itu, sinergi pemerintah daerah dan DPRD sangat diperlukan,” terang pria yang akrab disapa Cak Nur ini.
Akan tetapi pihaknya mencoba mengingatkan kepada Pemerintah Daerah untuk fokus pada program sehingga tidak meunculkan kerawanan pangan.
“Saya yakin Pemerintah Daerah sudah memperhitungkan segalanya. Harapannya penyaluran bantuan kepada keluarga kurang mampu ini nantinya bisa tetap sasaran. Sehingga daerah, dapat berdampak pada percepatan penurunan angka kemiskinan,” terang Cak Nur.
Berdasarkan Data sementara P3KE Kota Batam, terdata sebanyak 78.934 jiwa masyarakat miskin dalam desil satu.
Namun data ini sebelum dilakukannya verifikasi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam dan Kelurah se-Kota Batam.
Sekretaris Daerah Jefridin pun berharap, Data Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem ini dapat berjalan dengan baik, agar program dan kebijakan pemerintah terhadap masyarakat miskin dapat segera terlaksana, menuju Batam bandar yang madani modern dan sejahtera. (RP)

















