Diikuti ASN dan PKK, Staf Ahli Ahmad Yani Buka Sosialisasi Mengenal Investasi yang Legal dan Ilegal

- Admin

Rabu, 20 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri menggelar sosialisasi tentang mengenal investasi yang legal dan ilegal kepada ASN dan PKK Kota Tanjungpinang, Selasa (19/12/2023) di Trans Convention Center. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri menggelar sosialisasi tentang mengenal investasi yang legal dan ilegal kepada ASN dan PKK Kota Tanjungpinang, Selasa (19/12/2023) di Trans Convention Center. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri menggelar sosialisasi tentang mengenal investasi yang legal dan ilegal kepada ASN dan PKK Kota Tanjungpinang, Selasa (19/12/2023) di Trans Convention Center.

Kepala OJK Perwakilan Kepri, Rony Ukurta Barus menyampaikan, sosialisasi yang menghadiri ASN Pemko dan PKK Kota Tanjungpinang ini atas arahan Pj Wali Kota Tanjungpinang, Hasan,S.Sos yang pada pertemuan sebelumnya meminta sosialisasi ini agar diakukan hal yang sama kepada ASN dan PKK.

Baca Juga :  Kasus Aktif COVID-19 di Kepri Hampir 300 Orang

Ia menjelaskan, sosialisasi ini dilakukan sebagai edukasi tentang pentingnya mengetahui mana produk keuangan yang resmi dan tidak.

BACA JUGA:

OJK Cabut Izin Usaha PT ASPAN

“Kita beritahukan mana produk keuangan atau entitas yang berizin di OJK dan mana yang tidak” ucapnya.

Jika sudah disosialisasikan, sehingga ke depan, ASN dan PKK bisa mengetahui lebih mendalam dan memberikan informasi ke lingkungan kantor dan lingkungan kerja masing-masing.

Baca Juga :  Didampingi Gubernur Ansar, Cak Imin Apresiasi Revitalisasi Pulau Penyengat

Ia menyebut, saat ini hanya ada 101 entitas pinjaman online yang resmi berada dibawah pengawasan OJK.

“Sehingga selebih dari itu tentu tidak resmi,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Staf Ahli Setdako Tanjungpinang, Ahmad Yani yang sekaligus membuka sosialisasi tersebut mengapresiasi kepada OJK yang sudah mengggelar kegiatan ini.

Menurutnya, dengan adanya sosialisasi ini, maka outputnya, peserta yang hadir dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar.

“Ini kegiatan positif. Terlebih, saat ini perkembangan digitalisasi tak bisa kita hindari,” ucapnya.

Baca Juga :  Buka Sosialisasi Mengenal Investasi Legal dan Ilegal, Pj Wako Hasan Harap Masyarakat Cerdas Memilih

Ia pun berharap, usai kegiatan ini para ASN dan PKK yang ada di Tanjungpinang, dapat memahami mana investasi yang bisa dipercaya.

Karena kata dia, sesuai dengan penjelasan OJK, dengan memanfaatkan pinjol yang tidak resmi, tentu peminjam sangat banyak dirugikan, terutama dengan bunga yang tinggi.

“Nah dengan adanya sosialisasi ini minimal bisa tau upaya pencegahanya,” ucapnya. (RBP)

Berita Terkait

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru