Bantuan Pangan Pemerintah untuk Jaga Daya Beli Masyarakat

- Publisher

Minggu, 4 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Humas Ekon

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Humas Ekon

INIKEPRI.COM – Penyaluran beras bagi masyarakat melalui Program Bantuan Pangan ditujukan pemerintah untuk menjaga daya beli mereka yang rentan terhadap dampak langsung kenaikan harga pangan. Hal ini sebagai salah satu bagian kebijakan pemerintah terkait perlindungan sosial.

Bantuan Pangan yang telah disalurkan sejak April 2023 tersebut, juga menjadi peranti menekan laju inflasi nasional.

Setelah sebelumnya meninjau langsung penyalurannya di berbagai wilayah Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kembali melakukannya sekaligus melakukan temu wicara dengan 100 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kantor Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Jumat (2/2/2024).

BACA JUGA:  Airlangga Hartarto dan Cen Sui Lan Tebar Ribuan Paket Beras di Sagulung

BACA JUGA:

Bantuan Bagi Nelayan Serta Posyandu Diserahkan Pemprov Kepri dan Pemko Tanjungpinang

“Bantuan pangan ini di tahun lalu sudah 1.489.286 ton. Jadi ini dilanjutkan sampai dengan bulan Juni secara nasional dan total yang diberikan ada 22 juta penerima bantuan,” ungkap Airlangga.

Provinsi Sulawesi Barat sendiri memiliki alokasi penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 8.371 ton untuk Bantuan Pangan pada tahun 2023. Sedangkan untuk tahun 2024, total alokasi Bantuan Pangan untuk Provinsi Sulawesi Barat akan disalurkan kepada 123.963 PBP dan Kabupaten Mamuju bagi 18.719 PBP, dimana masing-masing penerima bantuan akan memperoleh 10 kg beras per bulan.

BACA JUGA:  Asik, Nabung di bank bjb Bisa Dapat Tiket Nonton Expendables 4

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga melakukan penyerahan Bantuan Pangan secara simbolis kepada 5 PBP dan berdialog secara langsung terkait dengan keberlanjutan program tersebut. Para PBP yang hadir menyampaikan bahwa program Bantuan Pangan tersebut sangat dinantikan dan dibutuhkan masyarakat serta berharap agar bantuan tersebut dapat terus dilanjutkan.

Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa hingga saat ini Negara terus hadir di tengah-tengah masyarakat melalui beragam program peningkatan kesejahteraan sosial yang telah dilangsungkan, mulai dari Program Bantuan Pangan sebanyak 10 kg beras setiap bulan hingga Juni 2024 mendatang, Bantuan Langsung Tunai sebesar Rp200 ribu yang mulai disalurkan pada Februari 2024, Bantuan Program Keluarga Harapan yang memiliki komponen tambahan bagi ibu hamil hingga lansia, subsidi listrik, hingga Kartu Indonesia Sehat (KIS).

BACA JUGA:  Terbitkan SBR013, Pemerintah Targetkan Penjualan Rp20 Triliun

“Seperti tadi saya katakan bahwa bantuan sosial itu untuk kehadiran Pemerintah. Pemerintah memberikan PKH Rp250ribu itu sepanjang tahun, kemudian kita juga ada bantuan sembako itu terus menerus, dan ada iuran KIS, kartu sehat, kartu pendidikan sepanjang tahun, jadi Bantuan Pangan dan BLT ini kelanjutan dari program-program sebelumnya,” pungkas Menko Airlangga. (DI)

Berita Terkait

Zarubezhneft Pastikan Lanjutkan Pengembangan Blok Tuna di Laut Natuna, Proyek Dimulai Juni 2026
Batam Tak Terbendung! Rp17,4 Triliun Mengalir dalam Tiga Bulan Pertama 2026, PMDN Melonjak 216 Persen
BP Batam Matangkan Proyek SWRO di Kabil dan Nongsa Digital Park, Air Laut Siap Disulap Jadi Penopang Industri
Investasi India di Batam Terus Melaju, Tembus Rp 258,6 Miliar
BI Catat Pertumbuhan 7,04 Persen: Ekonomi Kepri Tumbuh Tertinggi di Sumatera, Ditopang Industri dan Migas
Pertamax Turbo hingga Dex Naik, Ini Daftar Harga BBM Terbaru
Koreksi Ekspor Batam Awal 2026, BP Batam Siapkan Respons Terarah
Amsakar Gandeng Bank Sumut, Perluas Pembiayaan UMKM di Batam

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:39 WIB

Zarubezhneft Pastikan Lanjutkan Pengembangan Blok Tuna di Laut Natuna, Proyek Dimulai Juni 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:29 WIB

Batam Tak Terbendung! Rp17,4 Triliun Mengalir dalam Tiga Bulan Pertama 2026, PMDN Melonjak 216 Persen

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:43 WIB

BP Batam Matangkan Proyek SWRO di Kabil dan Nongsa Digital Park, Air Laut Siap Disulap Jadi Penopang Industri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:56 WIB

Investasi India di Batam Terus Melaju, Tembus Rp 258,6 Miliar

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:58 WIB

BI Catat Pertumbuhan 7,04 Persen: Ekonomi Kepri Tumbuh Tertinggi di Sumatera, Ditopang Industri dan Migas

Berita Terbaru