Bantahan Keras Tim Usbah Soal Video Dugaan Money Politic Jelang PSL di Batam

- Publisher

Sabtu, 24 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ing Iskandarsyah. Foto: Istimewa

Ing Iskandarsyah. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Menyoal pemberitaan dugaan money politic yang dilakukan oleh ketua DPW PKS Kepri Bakhtiar jelang pemilihan suara lanjutan (PSL) di Kota Batam, pihak yang bersangkutan menjawab pesan WhatsApp yang dikirimkan oleh INIKEPRI.COM, Sabtu (24/2/2024).

Bakhtiar yang familiar dengan sebutan Usbah mengarahkan INIKEPRI.COM melakukan konfirmasi kepada Ing Iskandarsyah.

BACA JUGA:  Respon Pandangan Fraksi DPRD Batam, Pemko: Optimalisasi PAD Melalui Digitalisasi

“Hubungi beliau ya,”  jawab Usbah dalam pesan WhatsApp dengan mengirimkan nomor seluler milik Ing Iskandarsyah.

Dalam percakapan yang dilakukan INIKEPRI.COM dengan Ing Iskandarsyah, setelah melihat video yang INIKEPRI.COM kirimkan, ia menjawab kartu nama dalam video tersebut merupakan kartu 7 bulan yang lalu.

“Setelah kami lihat video nya kartu nya itu kartu 7 bulan yg lalu belum ada no urut dan masih bakal calon,” jawab Ing Iskandarsyah dalam pesan WhatsApp.

BACA JUGA:  Brimob Polda Kepri Gelar Donor Darah Dalam Rangka Memperingati Hari Lahir Pancasila

Ing Iskandarsyah yang merupakan politisi PKS asal Kabupaten Karimun kemudian menjelaskan lebih lanjut. Dia mengatakan, pada saat sosialisasi pada Pemilu 2024, kartu nama yang dipergunakan oleh Usbah adalah kartu nama yang mencantumkan nomor urut.

BACA JUGA:  Aniaya Pacar di Hotel Newtown, Pria Ini Diamankan Polsek Lubukbaja

“Kartu yg di gunakan utk sosialisasi selama masa kampanye adalah yg ada no urutnya,” jelas mantan calon Bupati Karimun pada Pilkada 2020 silam ini.

“Kalau mau main, kasi no urut dan jangan pakai kartu bakal calon,” sambung politisi muda itumenegaskan. (MIZ)

Berita Terkait

Batam Lirik Lingga untuk Pasokan Air Baku, Investasi Besar Jadi Tantangan
Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat
Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi
KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang
Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar
Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga 31 Oktober 2026

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Batam Lirik Lingga untuk Pasokan Air Baku, Investasi Besar Jadi Tantangan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:02 WIB

KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang

Berita Terbaru