Ansar: Dermaga Apung HDPE untuk Menjawab Tantangan Aksesibilitas Masyarakat

- Publisher

Sabtu, 11 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah membangun sejumlah dermaga apung fleksibel (flexi auatec) untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah, memperlancar arus barang serta orang yang bermuara kepada peningkatan sektor pariwisata, serta bertumbuhnya wilayah ekonomi baru di kawasan pesisir. Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah membangun sejumlah dermaga apung fleksibel (flexi auatec) untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah, memperlancar arus barang serta orang yang bermuara kepada peningkatan sektor pariwisata, serta bertumbuhnya wilayah ekonomi baru di kawasan pesisir. Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah membangun sejumlah dermaga apung fleksibel (flexi auatec) untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah, memperlancar arus barang serta orang yang bermuara kepada peningkatan sektor pariwisata, serta bertumbuhnya wilayah ekonomi baru di kawasan pesisir.

 

Kepulauan Riau sebagai provinsi dengan geografis terdiri dari 96 persen laut tentunya sangat membutuhkan infrastruktur berupa dermaga yang layak.

 

Tidak dipungkiri jika Kepri dengan sekitar 1350 pulau, memiliki keterbatasan infrastruktur dermaga. Tidak dinafikan juga jika keterbatasan infrastruktur dermaga selama ini menjadi penghambat kelancaran arus barang dan orang antar wilayah di Kepri maupun ke daerah lain.

 

Warga di sejumlah pulau, khususnya di wilayah terluar, bahkan masih harus merasakan kesulitan untuk bersandar atau naik ke dermaga yang dipengaruhi oleh surutnya air laut.

BACA JUGA:  Prakiraan Cuaca Kepri Jumat 5 Juni 2026: Natuna dan Anambas Cerah Berawan, Batam Berpotensi Diguyur Hujan

 

Kondisi ini tentunya menjadi penghambat terhadap kelancaran orang maupun barang yang tentunya berpengaruh terhadap perputaran ekonomi. Demikian pula terhadap perkembangan sektor wisata. Tidak nyamannya aksesibilitas tentunya berpengaruh terhadap minat wisatawan untuk berkunjung.

 

Menyadari hal ini, Gubenur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad SE MM dalam beberapa tahun terakhir fokus terhadap pembangunan dermaga yang layak. Dermaga fleksibel berupa dermaga apung berbahan hight density poly ethlene/HDPE disebut Gubernur Ansar menjadi solusi dalam memperlancar aksesibilitas, memudahkan bagi kapal untuk bersandar.

BACA JUGA:  456 Rumah di Karimun Akan Dipasangi Listrik Gratis Melalui Program Kepri Terang

 

Dermaga apung HDPE merupakan inovasi terbaru yang memiliki ketahanan cukup lama, dengan usia pakai hingga di atas 40 tahun, juga diyakini ramah lingkungan (green technology).

 

Selain itu, dermaga apung HDPE yang fleksibel menjadikannya fleksibel karena permukaannya akan tetap sama, menyesuaikan kondisi pasang surut air laut.

 

“Kita berharap dermaga apung HDPE ini akan menjawab tantangan terbesar dalam membangun sistem konektivitas di Provinsi Kepri,” ujar Gubernur Ansar, Jumat (10/5).

 

Di masa kepemimpinan Ansar Ahmad dan Marlin Agustina, Pemprov Kepri sudah membangun enam dermaga apung HDPE. Yakni di Sedanau Natuna, Pantai Indah Kijang Kabupaten Bintan, di Pulau Penyengat Tanjungpinang, di Tarempa Anambas, di Bandara Tambelan Bintan, dan Tanjungbuton Daik.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Ikuti Rakor Sosialisasi Inpres 9/2025, Dorong Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

 

“Pembangunan dermaga apung HDPE ini tentunya menjadi bagian dari komitmen Pemprov Kepri dalam memperkuat sistem konektivitas,” tambah Gubernur Ansar.

 

Pemerintah Provinsi Kepri dikatakan Ansar berupaya terus berkomitmen untuk memperbanyak dermaga apung HDPE.

 

“Akan terus kita wujudkan agar akses orang dan barang menjadi lancar, dengan harapan perekonomian Kepri akan meningkat,” sebut Gubernur Ansar.

 

Lancarnya aksesibilitas yang menghubungkan setiap wilayah di Kepri dan ke luar daerah disebut Ansar tentunya akan meningkatkan sektor perdagangan, pariwisata, perikanan, serta sektor-sektor terkait yang bermuara kepada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

KPDN Berbagi Berkah, 20 Petugas Kebersihan Masjid Agung Natuna Terima Sembako dan Sagu Hati
Pastikan Kebutuhan Air Warga Tak Terganggu, Data Center Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 lt/s
Kajati Kepri Transiswara Adhi Tiba di Natuna, Disambut Bupati Cen Sui Lan dan Forkopimda
Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang, Investasi SDM Untuk Masa Depan Anak Hinterland
Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam
96 Ribu Liter MinyaKita Tiba di Natuna, Cen Sui Lan Pastikan Harga Tak Melambung
Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Urus Administrasi BBM Nelayan Kini Jemput Bola
BMKG Gelar Sekolah Cuaca, Cen Sui Lan Dorong Nelayan Natuna Aman dan Mampu Bersaing

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 09:00 WIB

KPDN Berbagi Berkah, 20 Petugas Kebersihan Masjid Agung Natuna Terima Sembako dan Sagu Hati

Jumat, 25 September 2026 - 07:59 WIB

Pastikan Kebutuhan Air Warga Tak Terganggu, Data Center Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 lt/s

Jumat, 25 September 2026 - 07:44 WIB

Kajati Kepri Transiswara Adhi Tiba di Natuna, Disambut Bupati Cen Sui Lan dan Forkopimda

Jumat, 25 September 2026 - 06:03 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang, Investasi SDM Untuk Masa Depan Anak Hinterland

Kamis, 24 September 2026 - 06:30 WIB

Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam

Berita Terbaru