Rogoh Dana Pribadi, Cen Sui Lan Pasang Baliho di Batam untuk Mempererat Silaturahmi

- Publisher

Minggu, 6 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Natuna Cen Sui Lan. Foto: Dok. Pribadi Cen Sui Lan

Bupati Natuna Cen Sui Lan. Foto: Dok. Pribadi Cen Sui Lan

INIKEPRI.COM – Beberapa waktu belakangan ini, pemasangan baliho raksasa Bupati Natuna Cen Sui Lan di kota Batam menuai sorotan sejumlah masyarakat.

Melalui beberapa media online, masyarakat tersebut mengkeritik pemasangan baliho tersebut dinilai pemborosan anggaran daerah.

Usut punya usut, ternyata pemasangan sembilan titik baliho ucapan selamat hari raya idul fitri 1446 hijrah berukuran besar ini sepenuhnya dibiayai oleh dana pribadinya, tanpa menggunakan anggaran Pemerintah Kabupaten Natuna.

Hal ini ditegaskan oleh Raja Mustakim, suami dari Bupati Natuna Cen Sui Lan.

“Ini murni inisiatif pribadi dan tidak melibatkan anggaran daerah,” jelas Raja Mustakim.

Baliho-baliho tersebut, ungkap dia, dipasang di berbagai lokasi strategis di Batam, dengan rencana penambahan sesuai kebutuhan.

“Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada masyarakat yang merayakan Idul Fitri, serta mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Natuna dan warga di Batam,” katanya.

Raja Mustakim berharap pesan yang disampaikan melalui baliho tersebut dapat mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan di antara masyarakat.

Baliho di Batam Jadi Pengingat Warga dengan Kerja Nyata Cen Sui Lan

BACA JUGA:  Warga Sedanau Terima Bantuan Peralatan Pemadam dari Pemkab Natuna

Baliho raksasa bergambar Cen Sui Lan tersenyum ramah dengan tulisan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H” menjadi perhatian warga.

Bagi sebagian orang, itu hanyalah baliho ucapan lebaran biasa. Namun, bagi ratusan keluarga yang pernah merasakan sentuhannya, baliho itu adalah pengingat akan kebaikan yang nyata.

Anton (52 tahun) tak kuasa menahan haru saat melintas di bawah baliho setinggi lima meter itu. “Saya ingat betul, setahun lalu, Bu Cen datang langsung ke rumah kami yang hampir roboh,” kenangnya, suara bergetar. “Dia duduk di lantai, minum teh bersama kami, dan mendengarkan keluh kesah kami seperti keluarga sendiri,” paparnya.

Rumah Anton hanyalah satu dari ribuan rumah di kepri yang direnovasi melalui program bedah rumah Cen Sui Lan saat masih menjabat sebagai anggota DPR RI.

Yang membuat program ini berbeda adalah pendekatannya yang personal—tidak sekadar bantuan material, tetapi juga penghargaan atas martabat warga.

Bukan Sekadar Baliho, Tapi Simbol Kepedulian

Rina (28 tahun), pedagang kaki lima di dekat lokasi baliho, mengamati fenomena unik ini. “Biasanya baliho dipasang politisi yang sedang cari suara. Tapi ini lain. Ibu Cen sudah tidak menjabat di DPR, bahkan sekarang jadi Bupati Natuna, tapi masih menyapa warga Batam dengan tulus,” ujarnya.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Pimpin Rapat dengan Bappenas, Dorong Geopark Natuna Menuju UGGp

Bagi warga seperti Ibu Siti (60 tahun), baliho itu adalah monumen kenangan. “24 Desember 2023, beliau datang tanpa pengawalan mewah. Dia duduk di lantai rumah saya yang lapuk, mendengarkan cerita hidup saya sambil mencatat kebutuhan kami,” kenangnya. Yang lebih mengharukan, tim Cen Sui Lan melibatkan pemuda setempat dalam proyek renovasi, memberi mereka pekerjaan dan penghasilan.

Dari Pengusaha Sukses ke Pemimpin yang Merakyat Negeri Berjuluk Laut Sakti Rantau Bertuah

Latar belakang Cen Sui Lan unik perempuan Tionghoa yang memeluk Islam pada 2008, memulai karier sebagai pengusaha sebelum terjun ke politik. “Saya belajar dari bisnis: kepercayaan dibangun dengan tindakan, bukan janji,” katanya dalam sebuah wawancara.

Keputusannya fokus pada program bedah rumah berawal dari keprihatinan pribadi. “Saya pernah melihat seorang nenek tidur di teras karena takut rumahnya roboh. Saat itu saya berjanji: jika diberi kesempatan, saya akan mengubah nasib mereka,” urainya.

BACA JUGA:  Embung Sebayar Natuna Belum Berdayaguna, Cen Sui Lan Usulkan Pemipaan Senilai Rp20 Miliar

Meski kini diamanahkan masyarakat Natuna menjabat sebagai Bupati Natuna, program Cen Sui Lan masih terus dirasakan warga Batam.

“Setahun setelah rumah kami diperbaiki, hidup kami berubah total,” kata Anton. “Cucu-cucu saya bisa belajar dengan tenang, tidak khawatir atap bocor saat hujan.”

Lebih dari sekadar fisik, bantuan itu mengembalikan harga diri warga. “Kami merasa dihargai sebagai manusia,” ujar Ibu Siti.

Di tengah gemerlap kota Batam, baliho itu tetap berdiri—tak sekadar dekorasi, tetapi pengingat bahwa di balik dunia politik yang kerap dipenuhi janji, masih ada pemimpin yang bekerja dengan hati.

“Setiap kali lewat sini, saya tersenyum,” kata Anton. “Baliho ini bukti bahwa kebaikan itu nyata.”

Mungkin itulah makna kepemimpinan sejati: bukan diukur dari seberapa besar balihonya, tetapi seberapa dalam kebaikannya tertanam di hati masyarakat.

Dan bagi Cen Sui Lan, senyum di baliho itu mungkin hanya ucapan lebaran biasa. Tapi bagi warga Batam, itu adalah tanda bahwa kerja tulusnya—meski kini ia jauh di Natuna masih terus menyinari kehidupan mereka.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Bantu Nelayan Natuna Jaga Hasil Tangkapan, Cen Sui Lan Serahkan 100 Cold Box
Pemkab Natuna Subsidi Margin Pinjaman UMKM hingga 0 Persen, Plafon Maksimal Rp20 Juta
Jembatan Subi Kecil–Subi Besar Diprioritaskan 2027, Cen Sui Lan: Kita Usahakan Terealisasi
Natuna Siapkan Dua Kecamatan Baru, Pemekaran Didorong Percepat Pembangunan Perbatasan
Cen Sui Lan Pasang Target Pejabat Baru: Enam Bulan Tak Beres, Siap Dirotasi
2.048 Tim Turun ke Meja Domino, Raja Mustakim Dukung Ajang Akbar di Natuna
Desil Warga Tiba-tiba Naik, Bupati Cen Sui Lan Minta Kades Aktif Bantu Perbaikan Data
Pemutihan Pajak Kendaraan Natuna Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Ini Keringanannya

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Bantu Nelayan Natuna Jaga Hasil Tangkapan, Cen Sui Lan Serahkan 100 Cold Box

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Pemkab Natuna Subsidi Margin Pinjaman UMKM hingga 0 Persen, Plafon Maksimal Rp20 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Jembatan Subi Kecil–Subi Besar Diprioritaskan 2027, Cen Sui Lan: Kita Usahakan Terealisasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Natuna Siapkan Dua Kecamatan Baru, Pemekaran Didorong Percepat Pembangunan Perbatasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Cen Sui Lan Pasang Target Pejabat Baru: Enam Bulan Tak Beres, Siap Dirotasi

Berita Terbaru