JCH Termuda Jadi Ketua Regu, Ini Kata Dede tentang Kesiapannya Beribadah Sekaligus Melayani Jemaah

- Publisher

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INIKEPRI.COM – Dede Ari Alyane, seorang jemaah calon haji (JCH) asal Pelalawan, Riau, mencuri perhatian sebagai salah satu jemaah termuda di kelompok terbang (kloter) 8 embarkasi Batam (BTH).

Di usianya yang baru menginjak 19 tahun, Dede bahkan dipercaya mengemban amanah sebagai ketua regu (karu)

Perjalanan Dede menuju Tanah Suci dimulai dari kediamannya di Desa Genduang Kecamatan Pangkalan Lesung Pelalawan pada pukul 9 malam.

Setelah menempuh perjalanan darat, ia tiba di Pekanbaru pada pukul 4 pagi keesokan harinya. Setelah melalui proses pemeriksaan x-ray di bandara pada pukul 6 , ia bersama rombongan jemaah akhirnya menuju Batam tepat pukul 8 pagi, Kamis (8/5/2025).

Kesempatan menunaikan ibadah haji yang didapatnya merupakan hasil pelimpahan porsi haji dari sang ayah. Ia bercerita menerima pelimpahan porsi haji ini saat masih duduk di kelas 1 SMA pada tahun 2021.

BACA JUGA:  PLN Batam Gelar Apel Siaga Keandalan Pasokan Listrik Selama Bulan Ramadan Hingga Idul Fitri 1444 H

Ditemui di embarkasi Batam, Dede pun mengungkapkan perasaannya.

“Senang karena di usia muda bisa ke Tanah Suci, tapi ada beban tersendiri karena merasa belum pantas. Di usia muda ini masih banyak hal yang belum sesuai dengan keinginan orang tua yang kadang masih saya lakukan,” tuturnya.

Menjadi haji di usia muda menghadirkan tantangan tersendiri bagi Dede. “Tantangan terberat menjadi haji muda adalah harus menjadi contoh bagi masyarakat dan pemuda di sekitar, menjaga nama baik diri sendiri, dan pandangan orang terhadap kita,” ungkapnya.

Sebagai ketua regu (Karu), Dede menyadari tanggung jawabnya untuk melayani jemaah, terutama para lansia.

BACA JUGA:  TNI AL Evakuasi Cepat 122 Penumpang dan 18 ABK Kapal yang Terbakar di Perairan Batam

“Harus memiliki tekad melayani jemaah, diawali dengan niat yang kuat untuk membantu sesama, terlebih terhadap lansia yang lebih tua. Ada beban juga, rasa tidak mampu karena diri sendiri belum tentu bisa memimpin diri sendiri, apalagi harus memimpin orang lain, lansia, mereka lebih banyak pengalaman. Ini tantangan di Tanah Suci,” jelasnya.

Modal utama yang dipersiapkan Dede sebagai karu adalah kesabaran dan kemampuan untuk mengajak jemaah lansia beribadah tanpa paksaan. “Kita harus bisa mengajak mereka melakukannya karena perlu, bukan terpaksa,” katanya.

Terkait pemahaman manasik haji, Dede mengaku sudah memiliki bekal, namun ia tetap berencana untuk aktif bertanya kepada ketua rombongan (Karom) dan Karu lain yang lebih berpengalaman mengenai teknis pelaksanaan di lapangan.

BACA JUGA:  Jenderal Melayu Itu Bertugas Kembali di Kepri

Ketika ditanya terkait pelayanan di Embarkasi Batam, Dede pun memberi apresiasi. “Pelayanan di Embarkasi Batam saya nilai sangat baik, dan sangat ramah terutama terhadap lansia, sangat diutamakan, karena mereka tua dan rentan untuk sakit, karena itu diprioritaskan,” pungkasnya.

Kisah Dede Ari Alyane ini menjadi inspirasi dan menunjukkan semangat generasi muda dalam menunaikan ibadah haji, serta kesiapannya mengemban tanggung jawab sebagai karu yang membantu petugas kloter selama di Tanah Suci.

Sebelum kedatangan Dede yang tergabung dalam kloter 8 BTH, di hari yang sama embarkasi Batam telah memberangkatkan 444 jemaah kloter 7 BTH asal Indragiri Hilir Riau.

Dengan diberangkatkannya kloter 7 BTH, sebanyak 3.105 dari 11.840 jemaah embarkasi Batam telah terbang ke Tanah Suci.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Disnakertrans Kepri Lepas 25 Peserta Magang ke Jepang dari Credible College
Akselerasi Kinerja Layanan dan Tata Kelola, RSBP Batam Serap Praktik Terbaik dari RS Tk. II dr. Soepraoen Malang
Hari Posyandu 2026, Erlita Amsakar Dorong Kader Tingkatkan Layanan Berbasis 6 SPM
PLN Batam Ingatkan Risiko Fatal Listrik Ilegal, dari Korsleting hingga Korban Jiwa
Amsakar Ajukan Ranperda Persampahan, Targetkan Sampah Jadi Sumber Ekonomi
Kolam Sukajadi Fatmawati Jadi Arena Seleksi POPDA, Akuatik Batam Bidik Medali
Li Claudia Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Pelaku Perusakan Lingkungan
Tak Perlu Khawatir Ngecas Mobil Listrik! PLN Batam Sebar SPKLU di 11 Titik Strategis

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:51 WIB

Disnakertrans Kepri Lepas 25 Peserta Magang ke Jepang dari Credible College

Kamis, 30 April 2026 - 16:43 WIB

Akselerasi Kinerja Layanan dan Tata Kelola, RSBP Batam Serap Praktik Terbaik dari RS Tk. II dr. Soepraoen Malang

Kamis, 30 April 2026 - 08:46 WIB

PLN Batam Ingatkan Risiko Fatal Listrik Ilegal, dari Korsleting hingga Korban Jiwa

Kamis, 30 April 2026 - 08:16 WIB

Amsakar Ajukan Ranperda Persampahan, Targetkan Sampah Jadi Sumber Ekonomi

Rabu, 29 April 2026 - 17:03 WIB

Kolam Sukajadi Fatmawati Jadi Arena Seleksi POPDA, Akuatik Batam Bidik Medali

Berita Terbaru