INIKEPRI.COM – PT PLN Batam terus mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dengan menghadirkan 11 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di berbagai lokasi strategis di Kota Batam.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendukung transformasi Batam menuju konsep Smart City, sekaligus mendorong penggunaan transportasi ramah lingkungan di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya pengurangan emisi karbon.
Kehadiran SPKLU tidak hanya menjawab kebutuhan pengguna kendaraan listrik, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun sistem energi yang lebih efisien dan berkelanjutan. Dengan infrastruktur yang semakin memadai, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah untuk beralih ke kendaraan listrik sebagai alternatif mobilitas perkotaan.
Adapun 11 titik SPKLU yang telah disiapkan PLN Batam tersebar di sejumlah kawasan vital, mulai dari pusat pemerintahan hingga area komersial. Lokasi tersebut antara lain Kantor Korporat PLN Batam, Grand Batam Mall, Nagoya Thamrin City, Harbour Bay, Metro Showroom, Padang Golf Sukajadi, Aston Hotel & Residence, Mega Mall Batam Centre, Kongkow Driving Range, Mall Botania 2, serta Kantor Unit Bisnis Distribusi (UB Disyah).
Sebaran lokasi ini dirancang untuk memastikan kemudahan akses bagi pengguna EV dalam berbagai aktivitas, baik untuk keperluan kerja, bisnis, maupun rekreasi.
Penggunaan kendaraan listrik sendiri dinilai sebagai solusi efektif dalam menekan polusi udara di kawasan perkotaan. Selain lebih ramah lingkungan, EV juga menawarkan efisiensi energi serta biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil.
PLN Batam menegaskan bahwa penyediaan SPKLU merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam mendukung transisi energi bersih. Tidak hanya sebagai fasilitas pengisian daya, SPKLU juga menjadi simbol perubahan gaya hidup masyarakat menuju pola yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Dengan terus diperluasnya infrastruktur ini, Batam diarahkan untuk menjadi kota yang tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga mampu menjaga kualitas lingkungan. Transformasi menuju green lifestyle pun diharapkan semakin masif, menjadikan kendaraan listrik bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan masa depan.
Penulis : RP
Editor : IZ

















