Setangkai Mangrove, Sejuta Harapan: SMA N 13 Batam Gelar Aksi Restorasi Alam

- Publisher

Sabtu, 14 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para siswa-siswi SMA N 13 Batam berpose bersama setelah melakukan penanaman bibit pohon mangrove di kawasan Teluk Kangkung, Pulau Terong, Belakangpadang. Aksi ini menjadi wujud nyata cinta mereka terhadap lingkungan pesisir. Foto: INIKEPRI.COM

Para siswa-siswi SMA N 13 Batam berpose bersama setelah melakukan penanaman bibit pohon mangrove di kawasan Teluk Kangkung, Pulau Terong, Belakangpadang. Aksi ini menjadi wujud nyata cinta mereka terhadap lingkungan pesisir. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian terhadap lingkungan pesisir, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) 13 Batam menggelar aksi penanaman pohon mangrove di kawasan Teluk Kangkung, Kelurahan Pulau Terong, Belakangpadang, Batam, pada Sabtu (14/6/2025).

Kegiatan ini tak hanya menjadi bagian dari pembelajaran lapangan, tetapi juga sebagai gerakan restorasi ekologis yang melibatkan siswa-siswi secara langsung dalam menjaga alam. Aksi tanam mangrove dilakukan setelah pelaksanaan ujian kenaikan kelas, terutama bagi siswa yang mengikuti remedial atau mengalami kendala nilai pada mata pelajaran tertentu.

BACA JUGA:  Apresiasi Peran RT dan RW, Amsakar Serahkan Insentif

“Ini adalah gerakan positif. Saya minta kepada siswa-siswi yang remedial atau perlu evaluasi nilai, khususnya pada mata pelajaran Sosiologi, untuk membawa satu bibit pohon mangrove dan menanamnya. Selain menjadi tanggung jawab akademik, ini juga menjadi bekal kepedulian lingkungan mereka ke depan,” ujar Nadem, salah satu guru pendamping kegiatan.

Pohon mangrove bukan sekadar tumbuhan pesisir, tetapi memiliki manfaat besar dalam menyerap karbon dioksida (CO₂) dan melepaskan oksigen (O₂), membantu mengurangi dampak gas rumah kaca dan menjaga kualitas udara. Lebih dari itu, mangrove juga berfungsi sebagai penyangga alami terhadap abrasi pantai, tempat berkembang biaknya biota laut, serta memiliki nilai ekonomi dan ekologi tinggi.

BACA JUGA:  Sambil Santap Soto Suguhan Warga, Marlin Dialog Tentang Visi Misi
Dengan penuh semangat, para siswa menanam bibit mangrove di lumpur pesisir. Di bawah terik matahari, langkah mereka menorehkan harapan bagi masa depan ekosistem laut yang lestari. Foto: INIKEPRI.COM

Kepala Sekolah SMA N 13 Batam, Aludin, turut mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menekankan pentingnya pendidikan lingkungan hidup, terutama karena lokasi sekolah yang berada di kawasan pesisir.

“Sebagai sekolah di wilayah pulau, penting bagi kita untuk menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan sejak dini. Ini adalah gerakan nyata yang harus terus kita dorong. Saya bangga dengan inisiatif para guru dan siswa yang peduli terhadap keberlangsungan ekosistem mangrove,” ungkap Aludin.

BACA JUGA:  Gerakan Pemuda Al-Washliyah Kepri: Pelaku Premanisme Tidak Bisa Ditolerir!

Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Ketua RT Teluk Kangkung, para guru, OSIS, dan sejumlah siswa-siswi SMA N 13 Batam yang dengan semangat menanam pohon di tepian pantai.

Dengan semangat kebersamaan dan cinta lingkungan, aksi ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga langkah nyata membangun generasi yang sadar dan peduli terhadap kelestarian bumi.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Disparbud Batam Panggil Manajemen Luxor Spa, Soroti Promosi Wanita Berbikini dan Pakaian Seksi di Media Sosial
Amsakar-Li Claudia Gaspol Jalan Lingkar Batam, Tiga Koridor Baru Disiapkan Pecah Kemacetan
Di Tengah Polemik KKMP Tutup, Pemko Batam Pastikan 16 Koperasi Merah Putih Sudah Rampung Dibangun
Amsakar-Li Claudia Ultimatum OPD: 15 Program Prioritas Tak Boleh Lagi Jalan di Tempat
Investasi Moncer, Daya Saing Belum Maksimal: Mengapa Batam Tak Masuk 10 Besar IDSD 2025?
Ratusan Goweser dari Dalam dan Luar Negeri Ramaikan Fun Bike MaxOne, Batam Kian Mantap Jadi Destinasi Sport Tourism
Di Harlah ke-9 Selingsing, Amsakar Ajak Warga Jaga Solidaritas dan Dukung Pembangunan Batam
Baru Jalan Beberapa Bulan, Koperasi Kelurahan Merah Putih di Batam Mulai Tutup Satu per Satu

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:13 WIB

Disparbud Batam Panggil Manajemen Luxor Spa, Soroti Promosi Wanita Berbikini dan Pakaian Seksi di Media Sosial

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:49 WIB

Amsakar-Li Claudia Gaspol Jalan Lingkar Batam, Tiga Koridor Baru Disiapkan Pecah Kemacetan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:00 WIB

Di Tengah Polemik KKMP Tutup, Pemko Batam Pastikan 16 Koperasi Merah Putih Sudah Rampung Dibangun

Senin, 27 Juli 2026 - 12:11 WIB

Amsakar-Li Claudia Ultimatum OPD: 15 Program Prioritas Tak Boleh Lagi Jalan di Tempat

Senin, 27 Juli 2026 - 11:54 WIB

Investasi Moncer, Daya Saing Belum Maksimal: Mengapa Batam Tak Masuk 10 Besar IDSD 2025?

Berita Terbaru