Wako Batam Amsakar: Bentengi Perempuan dan Anak dari Ancaman Kekerasan dan TPPO

- Publisher

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amsakar saat membuka kegiatan Penyuluhan Perlindungan Terhadap Perempuan dan Anak serta TPPO, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (19/6/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Amsakar saat membuka kegiatan Penyuluhan Perlindungan Terhadap Perempuan dan Anak serta TPPO, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (19/6/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM  – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor guna membentengi dan mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta menanggulangi tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Hal tersebut disampaikan Amsakar saat membuka kegiatan Penyuluhan Perlindungan Terhadap Perempuan dan Anak serta TPPO, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (19/6/2025).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Batam ini diikuti oleh 130 peserta yang terdiri dari pengurus TP PKK Kota Batam dan kecamatan se-Kota Batam.

Amsakar menyampaikan bahwa posisi strategis Batam yang berbatasan langsung dengan negara tetangga menimbulkan dinamika sosial yang kompleks, termasuk potensi kejahatan lintas negara seperti perdagangan orang. Karena itu, ia menilai, pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak harus menjadi perhatian bersama.

BACA JUGA:  Beroperasi Kembali, Ini Jadwal dan Harga Tiket KM Kelud untuk Bulan Oktober 2023

“Wilayah kita ini sangat dinamis. Sebagai daerah perbatasan, Batam sangat rentan menjadi jalur TPPO. Maka dibutuhkan kesadaran semua pihak untuk bersama-sama membangun benteng perlindungan yang kokoh, terutama bagi kelompok rentan seperti perempuan dan anak,” tegas Amsakar.

Menurutnya, anak-anak dan perempuan masih kerap dipersepsikan sebagai kelompok lemah, sehingga menjadi sasaran empuk kekerasan maupun eksploitasi. Dalam konteks ini, peran para ibu menjadi sangat penting karena mereka memiliki kedekatan dan intensitas interaksi yang tinggi dengan anak-anak di rumah.

“Di tangan ibu-ibu lah, pembentukan karakter anak bermula. Maka dari itu, ibu-ibu harus dibekali pemahaman agar mampu menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, serta membangun generasi yang tangguh dan hebat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Pulau Terung, Amsakar: Semoga Jadi Haji yang Mabrur dan Mabrurah

Lebih lanjut, Amsakar menekankan pentingnya menciptakan ruang yang aman bagi perempuan dan anak sebagai bagian dari upaya membentuk masa depan bangsa yang kuat. “Anak-anak ini adalah generasi penerus. Mereka menentukan wajah Batam ke depan, wajah Kepri ke depan, bahkan wajah bangsa ini,” tambahnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk penguatan peran TP PKK dalam mendukung upaya pencegahan kekerasan dan TPPO, serta mendorong kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya perlindungan perempuan dan anak sebagai bagian dari pembangunan manusia yang berkelanjutan.

“Kalau menemukan kekerasan terhadap perempuan dan anak atau bahkan TPPO, laporkan ke pihak berwajib, laporkan ke Dinas P3APPKB,” katanya.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kota Batam, Royhandy Rifanto, melaporkan bahwa acara tersebut sebagai upaya pemerintah dalam menekan angka kekerasan terhadap anak dan perempuan.

BACA JUGA:  Erlita Amsakar Hadiri Tablig Akbar, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

“Sesuai data, pada 2024 terdapat 266 kekerasan terhadap anak dan perempuan. Secara rinci, 219 kekerasan terhadap anak dan 47 kekerasan terhadap perempuan di Batam,” ujar Royhandy.

Untuk menekan angka tersebut, pihaknya melibatkan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Batam dan kecamatan. Untuk acara ini, diikuti 130 kader yang merupakan mitra dan perpanjangan tangan pemeritah untuk menjangkau masyarakat.

“Angka kekerasan terhadap anak dan perempuan ini menjadi perhatian khusus bagaimana agar dapat dicegah dan ditekan. Peserta yang mengikuti acara ini 130 kader PKK yang merupakan mitra langkah pemerintah untuk menyampaikan pesan hingga ke masyarakat,” katanya.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Keceriaan Amsakar-Li Claudia bersama Buruh Batam, MayDay Diisi Aksi Positif
Akhir Pekan Membludak, Belakang Padang Jadi Magnet Wisata Baru Warga Batam
Amsakar Kukuhkan Ketua dan Pengurus IWAKUSI Batam, Erlita Kembali Jadi Ketua
Amsakar-Li Claudia Perjuangkan Kampung Tua dalam Revisi RTRW Kepri 2026
Kepala BP Batam Apresiasi Konsolidasi Kadin Batam, Dorong Percepatan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Disnakertrans Kepri Lepas 25 Peserta Magang ke Jepang dari Credible College
Akselerasi Kinerja Layanan dan Tata Kelola, RSBP Batam Serap Praktik Terbaik dari RS Tk. II dr. Soepraoen Malang
Hari Posyandu 2026, Erlita Amsakar Dorong Kader Tingkatkan Layanan Berbasis 6 SPM

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:59 WIB

Keceriaan Amsakar-Li Claudia bersama Buruh Batam, MayDay Diisi Aksi Positif

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:04 WIB

Akhir Pekan Membludak, Belakang Padang Jadi Magnet Wisata Baru Warga Batam

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:58 WIB

Amsakar Kukuhkan Ketua dan Pengurus IWAKUSI Batam, Erlita Kembali Jadi Ketua

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:57 WIB

Amsakar-Li Claudia Perjuangkan Kampung Tua dalam Revisi RTRW Kepri 2026

Kamis, 30 April 2026 - 21:55 WIB

Kepala BP Batam Apresiasi Konsolidasi Kadin Batam, Dorong Percepatan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru