Naik Super Air Jet dari Semarang, WNA Malaysia Meninggal Sebelum Sampai Batam

- Admin

Selasa, 1 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Respon Cepat Personel Lanud Hang Nadim Evakuasi Penumpang Super Air Jet yang Meninggal Dunia dalam Penerbangan
Foto: Lanud Hang Nadim

Respon Cepat Personel Lanud Hang Nadim Evakuasi Penumpang Super Air Jet yang Meninggal Dunia dalam Penerbangan Foto: Lanud Hang Nadim

INIKEPRI.COM – Sebuah insiden mengagetkan terjadi dalam penerbangan Super Air Jet dengan nomor penerbangan SJV 955 rute Semarang–Batam, Senin (30/6/2025). Seorang warga negara asing (WNA) asal Malaysia berinisial PNU dilaporkan meninggal dunia di dalam pesawat sebelum mendarat di Bandara Hang Nadim Batam.

Informasi tersebut dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Kawasan Bandara Hang Nadim, Aipda Ikhwan. Ia mengatakan, pihaknya menerima laporan dari kru bandara mengenai seorang penumpang yang meninggal dunia saat masih berada di udara.

Baca Juga :  Dikukuhkan Wali Kota, IKRAL Diharapkan Jadi Jembatan Aspirasi Warga Rempang Galang

“Kami dapat informasi dari petugas bandara bahwa ada penumpang yang meninggal dunia sebelum pesawat mendarat,” ujar Ikhwan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.15 WIB saat pesawat masih dalam perjalanan. Pesawat Super Air Jet yang membawa korban akhirnya mendarat di Batam pukul 15.06 WIB, dan petugas langsung melakukan proses evakuasi sesuai protokol.

Baca Juga :  Amsakar Achmad: Hari Bakti BP Batam ke 54 Tahun Jadi Momentum Perkuat Komitmen dan Kebersamaan bagi Kemajuan Batam

“Begitu pesawat tiba, kami bersama tim sudah siapkan ambulans dan perlengkapan medis. Korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri,” lanjutnya.

Dari hasil penyelidikan awal, korban diduga meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang menurun. Berdasarkan keterangan istrinya, PNU memang memiliki riwayat keluhan pada bagian dada.

Baca Juga :  Modus Kirimkan Jam Tangan, Bea Cukai Batam Gagalkan Pengiriman Sabu ke Bali

“Istrinya menyampaikan bahwa suaminya sering mengeluh sakit dada belakangan ini. Namun untuk kepastian, kita tetap menunggu hasil pemeriksaan dari pihak rumah sakit,” jelas Ikhwan.

Insiden ini sontak mengundang keprihatinan mendalam, terutama bagi penumpang lainnya yang berada dalam satu penerbangan. Hingga kini, pihak berwenang masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru