Amsakar Tegas Sikapi Krisis Air di Batam: Tangki Jalan, Pipa Baru Ditargetkan Juni 2026

- Publisher

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amsakar Achmad saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Batam, Senin (8/9/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Amsakar Achmad saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Batam, Senin (8/9/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan krisis air bersih yang melanda warga Tanjung Sengkuang dan Batu Merah tidak boleh terus berlarut.

Persoalan yang sudah berbulan-bulan berlangsung ini, katanya, harus segera dituntaskan.

“Kalau masalah ini tidak segera selesai, kami akan mempertimbangkan apakah kerja sama ini layak diteruskan atau tidak,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Batam, Senin (8/9/2025).

Amsakar mengakui pelayanan air bersih di Batam belum memenuhi harapan masyarakat. Ia menyampaikan permohonan maaf seraya menegaskan komitmennya. “Lebih baik saya bicara apa adanya daripada memberi janji manis tapi tidak terealisasi,” katanya.

BACA JUGA:  Erlita Amsakar Ajak Guru Jadi Penggerak Bank Sampah di Sekolah

Langkah Darurat dan Target Jangka Panjang

Sebagai penanganan cepat, ia memerintahkan PT Moya selaku operator air bersama Deputi Pelayanan Umum BP Batam menambah suplai dengan tandon dan mobil tangki. Distribusi, tegasnya, harus dilakukan secara terjadwal agar warga, sekolah, dan puskesmas tidak lagi kesulitan.

Untuk solusi jangka panjang, Amsakar menargetkan pembangunan instalasi dan jaringan pipa baru rampung pada Juni 2026. Infrastruktur itu akan dilengkapi booster, valve, serta perluasan distribusi agar pasokan air lebih stabil.

Evaluasi Kerja Sama

Tak hanya soal teknis, Amsakar menyoroti klausul perjanjian dengan PT Moya yang dinilai terlalu kaku sehingga menyulitkan BP Batam bergerak. “Kalau aturan membuat gerak terbatas, masyarakat yang jadi korban. Ini harus diperbaiki,” ujarnya.

BACA JUGA:  Amsakar Buka Ruang Evaluasi untuk Warga, Ajak Masyarakat Kawal Pembangunan Batam

Ia bahkan menantang operator air mempercepat pengerjaan. “Awalnya satu bulan, saya minta bisa dua minggu. Kalau sudah diucapkan di forum resmi, jangan lagi ada alasan mundur,” tegasnya.

Fokus pada Solusi

Krisis air ini masuk dalam 15 program prioritas Amsakar bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Untuk mendukung penyelesaian, pemerintah juga telah mengusulkan anggaran Rp2,7–Rp2,9 triliun ke pusat.

Meski baru enam bulan menjabat, Amsakar menegaskan tidak ingin melempar tanggung jawab pada pemimpin sebelumnya. “Masalah ini harus segera tuntas, jangan sampai masyarakat Batam kembali kecewa dengan pelayanan air,” katanya.

BACA JUGA:  Pemko dan BP Batam Bentuk Tim Khusus Tangani Banjir, Amsakar: Ini Masalah Serius dan Perlu Kolaborasi

Suara Warga

Warga pun berharap distribusi lebih teratur. Ulil, perwakilan Tanjung Sengkuang, meminta agar penyaluran air lewat tangki tidak menunggu permintaan. “Harus terjadwal supaya kebutuhan warga dan layanan umum tetap berjalan,” ujarnya.

RDP tersebut turut dihadiri sejumlah anggota Komisi III DPRD Batam, antara lain Rival Pribadi, Muhammad Dyco Barcelona Maryon, Anang Adhan, Welfentius Tindaon, Siti Nurlailah, Ir. H. Suryanto, dan Jamson Silaban. Hadir pula Wakil Ketua Komisi I, Aweng Kurniawan (Gerindra), serta Sekretaris Komisi IV, Asnawati Atiq.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

BP Batam dan Ombudsman RI Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik
Buka TMMD ke-130, Amsakar: Pembangunan Harus Dirasakan Langsung Masyarakat
BP Batam Percepat Pemulihan Air Pasca Pemadaman, 80 Persen Wilayah Batam Kembali Teraliri Air
Blackout Batam-Bintan, KNPI Kepri Desak Evaluasi Total Mitigasi dan Transparansi Investigasi PLN Batam
Renovasi Kantor, Layanan BPJS Kesehatan Batam Pindah ke MPP Mulai 14 Oktober
BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat
Siswi MIN 1 Batam Nayla Sary Khairani Raih Juara 2 IPAS OMI Tingkat Provinsi 2026
PLN Batam Tangani Gangguan Kelistrikan, Upayakan Pemulihan Sistem Secara Bertahap

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:30 WIB

BP Batam dan Ombudsman RI Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:00 WIB

BP Batam Percepat Pemulihan Air Pasca Pemadaman, 80 Persen Wilayah Batam Kembali Teraliri Air

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Blackout Batam-Bintan, KNPI Kepri Desak Evaluasi Total Mitigasi dan Transparansi Investigasi PLN Batam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Renovasi Kantor, Layanan BPJS Kesehatan Batam Pindah ke MPP Mulai 14 Oktober

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:52 WIB

BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat

Berita Terbaru