Wali Kota Lis dan Forkopimda Tinjau Sekolah Rakyat, 100 Anak Siap MPLS 30 September

- Publisher

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah bersama Wakil Wali Kota Raja Ariza dan unsur Forkopimda meninjau langsung kesiapan SR sementara di Jalan Borobudur, Rabu (17/9/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah bersama Wakil Wali Kota Raja Ariza dan unsur Forkopimda meninjau langsung kesiapan SR sementara di Jalan Borobudur, Rabu (17/9/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Sebanyak 100 anak dari keluarga kurang mampu dan putus sekolah akan memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat (SR) Tanjungpinang pada 30 September 2025.

Persiapan sekolah berasrama penuh pertama di ibu kota Provinsi Kepulauan Riau itu kini sudah mencapai 91 persen.

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah bersama Wakil Wali Kota Raja Ariza dan unsur Forkopimda meninjau langsung kesiapan SR sementara di Jalan Borobudur, Rabu (17/9/2025).

Lis menyampaikan pemerintah daerah bersama Forkopimda mendukung penuh program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

“Insya Allah anak-anak segera mulai belajar di sini. Kami hadir memastikan semua siap dan berjalan baik. Sekolah ini diperuntukkan bagi anak-anak tidak mampu, termasuk mereka yang sempat berhenti sekolah,” ujarnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Lis Terima Kunjungan Kepala OJK Kepri, Bahas Edukasi Keuangan hingga Pencegahan Pinjol dan Investasi Ilegal

Saat ini, kata Lis, masih ada lebih dari 900 anak putus sekolah di Tanjungpinang. SR diharapkan menjadi solusi, meski tantangan tetap ada, seperti adaptasi terhadap sistem berasrama dan pemahaman orang tua yang enggan berpisah dengan anak.

“Karena itu sosialisasi terus kami lakukan. Ini program pengentasan kemiskinan yang tepat sasaran, memberi akses pendidikan layak sekaligus membentuk kemandirian,” jelasnya.

Kurikulum SR menggabungkan pendidikan umum, agama, dan kejuruan. Pola ini dirancang agar siswa tidak hanya memperoleh pelajaran formal, tetapi juga terbentuk akhlak, wawasan kebangsaan, serta keterampilan hidup.

BACA JUGA:  Serentak, Dinkes Tanjungpinang Berikan Vitamin A pada Balita

“Anak-anak dipersiapkan agar mandiri dan tangguh menghadapi persoalan masa depan. Bahkan mudah-mudahan ke depan mereka bisa difasilitasi negara untuk melanjutkan ke sekolah kedinasan,” tambah Lis.

Pemko juga telah menyiapkan lahan seluas enam hektare di kawasan Madong untuk pembangunan kompleks SR permanen yang lengkap fasilitasnya. Pembangunan direncanakan dimulai Desember 2025.

“Begitu gedung baru selesai, anak-anak pindah ke sana. Semua fasilitas disiapkan negara secara gratis, mereka hanya membawa badan,” kata Lis.

Sementara itu, Kepala Sekolah SR Reni Putri Rahmadani menyebut Kementerian Sosial telah menugaskan 19 guru untuk mengajar siswa jenjang SD, SMP, dan SMA. Empat di antaranya berasal dari Tanjungpinang, sedangkan lainnya dari luar daerah. Mereka dijadwalkan tiba pada 25 September.

BACA JUGA:  Sekolah di Tanjungpinang Awali Hari dengan Doa dan Ibadah

“Kebutuhan guru bahasa Inggris dan seni budaya masih menunggu penempatan. Namun secara umum tenaga pengajar sudah siap,” ucap Reni.

Fasilitas SR meliputi empat asrama putri dan lima asrama putra, dengan kapasitas 14 siswa per kamar. Satu wali asuh mendampingi 10 anak. Selain asrama, tersedia ruang belajar, mushola, UKS, dapur, dan ruang makan untuk mendukung sistem boarding school.

“Pada Kamis atau Jumat, tim Kemensos juga akan meninjau persiapan akhir, termasuk vendor makanan dan perlengkapan belajar,” tambahnya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan
Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu
156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:49 WIB

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Kamis, 10 September 2026 - 13:27 WIB

AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan

Berita Terbaru