Tiga Rumah Warga Pulau Buluh Rusak Diterjang Puting Beliung

- Admin

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potongan atap rumah warga terhempas ke laut usai angin puting beliung melanda Pulau Buluh, Kecamatan Bulang. Peristiwa singkat ini menyebabkan empat rumah mengalami kerusakan. Foto: INIKEPRI.COM

Potongan atap rumah warga terhempas ke laut usai angin puting beliung melanda Pulau Buluh, Kecamatan Bulang. Peristiwa singkat ini menyebabkan empat rumah mengalami kerusakan. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Ketenteraman siang di Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, mendadak porak-poranda. Sekitar pukul 13.15 WIB, Rabu (24/9/2025), angin puting beliung menghantam permukiman warga.

Pusaran angin kencang itu membuat atap rumah beterbangan, sebagian bahkan terhempas ke laut.

Sedikitnya tiga rumah dilaporkan rusak, masing-masing milik Aidir, Amrin, dan Zurbaiti.

Tingkat kerusakan bervariasi: ada yang hanya mengalami kerusakan ringan, namun ada pula yang nyaris roboh akibat hempasan angin. Peristiwa ini menimpa kawasan RT 08, RT 09, dan RT 011, RW 03, Kelurahan Pulau Buluh.

Baca Juga :  Jaga Ketahanan Air Baku, BP Batam Sambut Rencana Penanaman 1000 Mahoni

Warga mengaku panik saat pusaran angin tiba-tiba datang. “Awalnya langit agak gelap, lalu angin kencang berputar. Suaranya keras sekali, seng-seng rumah terangkat dan beterbangan. Kejadiannya sebentar, tapi bikin semua orang lari keluar rumah,” ungkap seorang warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Baca Juga :  Walikota Batam Tegaskan Hasil SWABnya Negatif
Kondisi salah satu rumah warga di Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, yang mengalami kerusakan pada bagian atap setelah diterjang angin puting beliung, Rabu (24/9/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Meski begitu, kerugian material cukup terasa bagi keluarga terdampak. Aparat setempat bersama perangkat kelurahan saat ini masih melakukan pendataan dan asesmen untuk mengetahui total kerugian yang dialami.

Tak menunggu lama, warga segera bergotong-royong membersihkan puing-puing dan memperbaiki bagian rumah yang rusak. Beberapa bantuan darurat berupa kayu, seng, dan tenaga kerja mulai digalang secara swadaya. Pemerintah kelurahan dan tim kecamatan juga turun langsung untuk melakukan peninjauan lapangan sekaligus menyiapkan laporan ke tingkat kota agar penanganan bantuan bisa lebih cepat.

Baca Juga :  Kasus COVID-19 di Batam Melonjak Lagi

Masyarakat berharap, bantuan material maupun logistik dapat segera diberikan mengingat rumah-rumah yang terdampak sebagian besar dihuni keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru