BMKG Natuna: Waspada Gelombang 1,25–2,5 Meter di Sejumlah Perairan Kepri 5–8 Oktober 2025

- Publisher

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kelas III Natuna merilis informasi terbaru mengenai kondisi tinggi gelombang di wilayah perairan Kepulauan Riau (Kepri). Prakiraan ini berlaku untuk periode 5 hingga 8 Oktober 2025.

Dalam keterangan resmi bernomor B/ME.01.02/PDGT/04/NTN/X/2025, yang dikeluarkan pada 4 Oktober 2025 oleh Prabu Aditya, Prakirawan BMKG Stamet Maritim Natuna, disebutkan bahwa masyarakat diimbau mewaspadai potensi gelombang sedang di sejumlah wilayah perairan Kepri.

BACA JUGA:  Batam Diguyur Hujan Ringan Rabu Ini, Suhu Stabil 26–31°C di Semua Kecamatan

Pola Angin

Secara umum, pola angin di wilayah perairan Kepulauan Riau bagian utara diprakirakan bertiup dari arah Selatan hingga Barat dengan kecepatan antara 3 hingga 15 knot.

Sementara itu, di perairan bagian selatan Kepulauan Riau, angin diprediksi bertiup dari arah Timur hingga Selatan dengan kecepatan 2 hingga 10 knot.

BMKG menyebut, arah dan kecepatan angin tersebut turut memengaruhi peningkatan tinggi gelombang laut di sejumlah titik.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Prioritaskan Program Peningkatan Ekonomi

Peringatan Dini

Berdasarkan hasil pemantauan, tinggi gelombang antara 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di beberapa wilayah berikut:

  • Perairan Timur Kepulauan Natuna
  • Perairan Kepulauan Batam
  • Perairan Kepulauan Subi–Serasan
  • Perairan Kepulauan Lingga

Kondisi ini dapat berdampak terhadap aktivitas pelayaran, terutama kapal nelayan dan kapal berukuran kecil.

Imbauan BMKG

BMKG Natuna mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan operator transportasi laut, agar selalu memperbarui informasi cuaca maritim melalui kanal resmi BMKG.

BACA JUGA:  Fenomena Borneo Vortex Sebabkan Cuaca Buruk di Serasan Natuna

Jika terjadi peningkatan kecepatan angin atau perubahan cuaca secara tiba-tiba, disarankan untuk menunda sementara aktivitas pelayaran demi keselamatan.

“Keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama, terutama bagi kapal kecil dan nelayan tradisional,” ujar Prabu Aditya dalam keterangannya.

Prakiraan Gelombang. Foto: BMKG

Periode Berlaku:

5 Oktober 2025 pukul 07.00 WIB – 8 Oktober 2025 pukul 07.00 WIB

Sumber:

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas III Natuna

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Tinjau Revitalisasi SDN 001 Sedanau, Bupati Cen Sui Lan Dorong Dukungan Anggaran Pendidikan untuk Natuna
Kunjungi Bunguran Barat, Bupati Cen Sui Lan Gelar Pasar Murah dan Tinjau Sejumlah Proyek Strategis
Bupati Cen Sui Lan Salurkan Beras Cadangan Pemerintah untuk Warga Bunguran Barat
KPDN Perkuat Pembinaan Domino di Natuna, Hadiah Turnamen HUT Batu Hitam Naik Jadi Rp10 Juta
Audiensi dengan Imigrasi Kepri, Bupati Natuna Bahas Kuota Kedinasan hingga Pos Imigrasi Pulau Laut
Distribusi BBM Jadi Sorotan, Bupati Natuna Bahas Kuota hingga Kendala Pulau Terluar Bersama BPH Migas
Bupati Cen Sui Lan Sambut Kunjungan Tim Geostrategi Dewan Pertahanan Nasional di Natuna
Dewan Pertahanan Nasional Kunjungi Natuna, Cen Sui Lan Paparkan Tantangan Daerah Perbatasan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:08 WIB

Tinjau Revitalisasi SDN 001 Sedanau, Bupati Cen Sui Lan Dorong Dukungan Anggaran Pendidikan untuk Natuna

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:04 WIB

Kunjungi Bunguran Barat, Bupati Cen Sui Lan Gelar Pasar Murah dan Tinjau Sejumlah Proyek Strategis

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:32 WIB

KPDN Perkuat Pembinaan Domino di Natuna, Hadiah Turnamen HUT Batu Hitam Naik Jadi Rp10 Juta

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:59 WIB

Audiensi dengan Imigrasi Kepri, Bupati Natuna Bahas Kuota Kedinasan hingga Pos Imigrasi Pulau Laut

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:54 WIB

Distribusi BBM Jadi Sorotan, Bupati Natuna Bahas Kuota hingga Kendala Pulau Terluar Bersama BPH Migas

Berita Terbaru