INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam terus mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan Batuampar.
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memastikan perbaikan dan pelebaran jalan di kawasan tersebut segera terealisasi melalui APBD Perubahan Tahun 2025.
Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi Pemko Batam memperkuat infrastruktur di kawasan penunjang aktivitas pelabuhan dan logistik.
Fokus Pembangunan: Jalan, Drainase, dan Kebersihan
Amsakar mengungkapkan, proyek perbaikan meliputi ruas Jalan Lumba-Lumba hingga Jalan Duyung di Batuampar. Nantinya, jalan yang semula dua jalur akan diperlebar menjadi tiga jalur.
“Dari Polsek Baru Ampar di Jalan Lumba-Lumba hingga DC Mall di Jalan Duyung, kita lakukan overlay dan pelebaran. Jalan yang semula dua jalur akan kita jadikan tiga jalur,” ujar Amsakar Achmad, Senin (20/10/2025), usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Harga Beras secara virtual di Aula Engku Hamidah.
Selain pelebaran jalan, proyek juga mencakup perbaikan drainase untuk mencegah genangan air saat hujan. Amsakar menegaskan, pengelolaan drainase akan dilakukan menyeluruh agar aliran air lebih lancar.
“Perbaikan tidak hanya pada badan jalan, tapi juga drainase yang selama ini kerap tersumbat. Kita ingin kawasan ini benar-benar bebas genangan,” katanya.
Kebersihan dan Tata Kawasan Jadi Prioritas
Amsakar juga menyampaikan, Pemko Batam turut menata kebersihan dan area publik di sekitar Batuampar, terutama kawasan Tanjung Uma dan Pasar Induk Jodoh.
“Kita benahi juga sampah-sampah di tepi jalan agar semakin bersih dan rapi. Area parkir kontainer juga kita tata supaya tidak lagi ada pasir atau tanah berserakan yang menyebabkan debu,” jelasnya.
Menurut Amsakar, pembenahan ini menjadi langkah nyata Pemko Batam menyelesaikan persoalan infrastruktur sekaligus kebersihan kota secara terpadu.
Dengan sistem yang lebih tertata, aktivitas masyarakat dan logistik akan berjalan lancar tanpa gangguan debu maupun genangan air.
Ditarget Rampung Akhir 2025
Amsakar optimistis, proyek peningkatan infrastruktur ini bisa rampung sebelum akhir tahun 2025.
Setelah selesai, kawasan Batuampar diharapkan tampil lebih tertib, bersih, dan mencerminkan wajah baru perkotaan Batam.
“Harapan kita, setelah overlay selesai, kawasan Batuampar bisa lebih indah dan tertata. Jalan tidak lagi berdebu, dan kawasan ini semakin mencerminkan wajah kota Batam,” tutur Amsakar optimistis.
Sebelumnya, pada 13 Oktober 2025, Amsakar bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra juga telah meninjau langsung kondisi jalan di kawasan tersebut.
Peninjauan dilakukan sebagai bentuk tanggapan atas keluhan masyarakat mengenai jalan rusak dan berdebu di sekitar Lumba-Lumba hingga Duyung.
“Kita turun langsung agar bisa melihat kondisi riil di lapangan dan memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Penulis : RP
Editor : IZ

















