1.118 Porsi Asam Pedas Pecahkan Rekor MURI di HUT ke-3 Hotel Santika Batam, Amsakar: Cita Rasa Melayu Harus Mendunia

- Publisher

Sabtu, 25 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka Pekan Rasa Melayu, agenda spesial dalam rangka HUT ke-3 Hotel Santika Batam. Foto: INIKEPRI.COM

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka Pekan Rasa Melayu, agenda spesial dalam rangka HUT ke-3 Hotel Santika Batam. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Aroma bumbu tumis yang berpadu dengan asam segar dan pedas menggoda langsung menyeruak di udara. Dari kejauhan, kepulan asap dari wajan besar di halaman Hotel Santika Batam, Jumat (24/10/2025), menjadi magnet bagi siapa pun yang lewat. Hari itu, Batam benar-benar berubah menjadi panggung kuliner Melayu.

Dalam suasana meriah, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka Pekan Rasa Melayu, agenda spesial dalam rangka HUT ke-3 Hotel Santika Batam. Acara tersebut tidak hanya menjadi pesta rasa, tapi juga menorehkan sejarah baru: pemecahan Rekor MURI untuk kategori “Masak Besar dan Terbanyak Ikan Asam Pedas Khas Kepulauan Riau Menggunakan Cabai Kering” sebanyak 1.118 porsi.

“Asam Pedas Itu Favorit Saya”

Dalam sambutannya, Amsakar tak sekadar memberikan apresiasi. Dengan nada hangat, ia menuturkan hubungan personalnya dengan kuliner yang menjadi kebanggaan masyarakat Melayu itu.

BACA JUGA:  Amsakar–Li Claudia Tinjau TPA Punggur, Mantapkan Langkah Luar Biasa Atasi Krisis Sampah di Batam

“Saya berterima kasih kepada Hotel Santika atas acara luar biasa ini. Melalui kegiatan ini kita tahu bahwa di bumi Melayu ada masakan khas yang harus terus kita kenalkan, yaitu asam pedas,” ujar Amsakar.

“Asam pedas itu favorit saya. Hampir setiap minggu pasti ada di meja makan, di mana pun saya berada. Rasanya selalu mengingatkan saya pada kampung halaman,” tambahnya disambut tepuk tangan meriah para tamu.

Cita Rasa yang Ingin Mendunia

Bagi Amsakar, keberhasilan memecahkan rekor ini bukan sekadar angka. Ia menilai, momentum tersebut menjadi cara elegan untuk memperkenalkan Batam dan Kepulauan Riau sebagai rumah cita rasa Melayu di tingkat nasional bahkan internasional.

“Kita ingin cita rasa Melayu mendunia. Melalui kegiatan seperti ini, kita tunjukkan bahwa Batam bukan hanya kota industri, tapi juga kota budaya dan kuliner,” tegasnya.

Dampak Nyata bagi Pariwisata dan Ekonomi

BACA JUGA:  Pemko Batam Pertahankan Opini WTP 9 Kali Berturut

Tak berhenti pada kebanggaan budaya, Amsakar juga menyoroti dampak ekonomi dari kegiatan serupa. Hingga September 2025, kunjungan wisatawan ke Batam telah mencapai 1,1 juta orang dari target 1,5 juta di tahun ini.

“Event seperti ini turut mendorong arus kunjungan wisata. Pajak hotel dan restoran menjadi penyumbang utama Pendapatan Asli Daerah setelah pajak penerangan jalan, PBB, dan BPHTB,” ujarnya.

Menurutnya, capaian itu membuktikan bahwa Batam memang sejak awal didesain sebagai kota wisata dan destinasi unggulan di perbatasan.

Pesan Kolaborasi untuk Batam

Di hadapan tamu dan masyarakat yang hadir, Amsakar juga menyampaikan pesan kebersamaan.

“Ayo kita bersatu, jangan saling melemahkan. Sekarang Batam menjadi perhatian pemerintah pusat. Mari kita persembahkan yang terbaik untuk kota ini,” serunya.

MURI: Bukti Kreativitas Kuliner Daerah

Dari pihak Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Senior Customer Relation Manager, Andre Purwandono, mengonfirmasi pencapaian yang luar biasa itu.

BACA JUGA:  Amsakar Ingatkan ASN dan Pengusaha Hindari Gratifikasi

“Panitia awalnya menargetkan 1.000 porsi, namun hasil verifikasi menunjukkan jumlah sajian mencapai 1.118 porsi,” ujarnya.

“Menu ikan asam pedas khas Kepulauan Riau ini juga menjadi kuliner pertama di Indonesia yang tercatat di MURI dengan penggunaan cabai kering dalam jumlah besar,” tambahnya.

Pencapaian ini, menurut Andre, bukan hanya soal angka, melainkan bukti kreativitas dan semangat pelestarian kuliner lokal yang layak diapresiasi.

Sehari di Batam yang Beraroma Melayu

Seiring sore menjelang, suasana di halaman Hotel Santika masih ramai. Warga, wisatawan, hingga tamu undangan tampak menikmati setiap sendok asam pedas yang disajikan — pedasnya pas, asamnya menggugah, dan aromanya mengikat memori.

Batam sore itu bukan hanya merayakan ulang tahun hotel, melainkan juga merayakan kekayaan rasa yang menjadi identitas Melayu.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Tak Sekadar Kreatif, Erlita Dorong Produk IKM Batam Punya Pasar dan Tingkatkan Kesejahteraan
PLN Batam Salurkan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Momentum HUT RI ke-81
Pengamanan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Berlangsung Tanpa Benturan, Petugas Jaga Ketertiban dan Perlindungan Peserta Aksi
Tujuh Ruas Jalan di Batam Dilebarkan 2026, Pemko Target Urai Titik Kemacetan
Rayakan Kemerdekaan Sambil Dukung UMKM, MaxOne Batam Gelar Local Market & Famfest 2026
Hari Pramuka ke-65, Amsakar Dorong Pramuka Batam Jadi Generasi Kreatif dan Mandiri
HUT ke-81 RI, MaxOne Batam Ajak Tamu Hotel Rayakan Kemerdekaan Bersama
Pengembangan Kasus Judi, Bareskrim Geledah Rumah Akau Hollywood di Garden Avenue – Bengkong

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:37 WIB

Tak Sekadar Kreatif, Erlita Dorong Produk IKM Batam Punya Pasar dan Tingkatkan Kesejahteraan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:06 WIB

PLN Batam Salurkan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Momentum HUT RI ke-81

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Pengamanan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Berlangsung Tanpa Benturan, Petugas Jaga Ketertiban dan Perlindungan Peserta Aksi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Tujuh Ruas Jalan di Batam Dilebarkan 2026, Pemko Target Urai Titik Kemacetan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Rayakan Kemerdekaan Sambil Dukung UMKM, MaxOne Batam Gelar Local Market & Famfest 2026

Berita Terbaru