Amsakar Sampaikan Pendapat Akhir APBD 2026, Pemko Batam Siap Percepat Program dan Penuhi Mandatory Spending

- Admin

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD Batam. Foto: INIKEPRI.COM

Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD Batam. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan pendapat akhir pemerintah terhadap laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Batam atas pembahasan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026.

Penyampaian tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD Batam, Kamis (20/11/2025).

Paripurna ini menjadi agenda penetapan rancangan APBD yang sebelumnya telah melalui rangkaian pembahasan intensif antara Banggar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Di awal penyampaiannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Batam, termasuk jajaran Pemko Batam, yang dinilainya telah bekerja maksimal merampungkan pembahasan sesuai jadwal.

Setelah mendengar laporan Banggar bahwa seluruh tahapan telah dikaji secara mendalam, pemerintah menyatakan persetujuan agar Ranperda APBD 2026 ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Dokumen tersebut akan segera disampaikan kepada Gubernur Kepulauan Riau untuk dievaluasi paling lambat tiga hari kerja.

Baca Juga :  Seminggu Usai Instruksi, Amsakar Kembali Tinjau TPS Bengkong Pastikan Aksi Nyata di Lapangan

Usai menyatakan persetujuan, Amsakar kemudian memaparkan sejumlah catatan penting yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan APBD 2026. Pertama, ia meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mempercepat pelaksanaan program agar berjalan lebih efisien, transparan, dan akuntabel.

“Semakin cepat kegiatan direalisasikan, semakin cepat pula manfaatnya dirasakan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi Batam,” kata Amsakar.

Catatan kedua menyoroti optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Ia meminta SKPD penghasil menyusun strategi pencapaian target penerimaan sesuai potensi masing-masing. Menurutnya, masukan dari DPRD selama pembahasan hingga paripurna menjadi bekal penting untuk memperkuat kinerja pendapatan daerah pada 2026.

Baca Juga :  Batam Nihil Kasus Kematian COVID-19 Dalam Dua Bulan Terakhir

Sejalan dengan laporan Banggar, pemerintah turut mengapresiasi dukungan DPRD terhadap pemenuhan sejumlah pos mandatory spending. Dukungan itu tercermin dari capaian alokasi anggaran di beberapa sektor strategis.

Di bidang pendidikan, belanja daerah mencapai 29,37 persen atau jauh di atas ketentuan minimal 20 persen. Pemko juga telah memenuhi porsi belanja pendidikan dan pelatihan ASN sebesar 0,21 persen, melampaui syarat minimal 0,16 persen.

Selain itu, pemanfaatan retribusi penggunaan tenaga kerja asing (TKA) menunjukkan kinerja positif. Realisasinya mencapai 78,94 persen, melampaui batas minimal 70 persen yang diatur regulasi.

Baca Juga :  Kepala BP Batam Diberikan Kewenangan untuk Pengajuan Pelepasan Kawasan Hutan

Meski demikian, Amsakar mengakui masih ada mandatory spending yang belum memenuhi ketentuan. Belanja infrastruktur pelayanan publik tercatat baru 33,29 persen dari kewajiban minimal 40 persen. Sementara belanja pegawai masih berada pada angka 38,22 persen, melebihi batas maksimal 30 persen.

Ia menegaskan Pemko Batam berkomitmen memenuhi seluruh ketentuan tersebut paling lambat pada APBD Tahun Anggaran 2027.

Di akhir penyampaiannya, Amsakar berharap DPRD Batam terus mengawal pelaksanaan APBD 2026 agar target pendapatan dan belanja dapat tercapai secara efektif.

“Kami berharap pengawasan dari DPRD dapat memastikan setiap program terlaksana efisien, efektif, dan akuntabel,” tutup Amsakar.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB