Cara Praktis Mengatasi Asam Urat agar Tidak Mudah Kambuh

- Admin

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Mengatasi gejala asam urat memerlukan kombinasi perawatan medis, perubahan gaya hidup, serta pengobatan rumahan yang saling melengkapi. Pendekatan menyeluruh ini penting untuk meredakan serangan akut sekaligus mencegah kekambuhan.

1. Perawatan Medis

Penanganan medis biasanya dilakukan untuk dua tujuan: mengurangi nyeri saat serangan dan mengelola kadar asam urat jangka panjang.

  • Obat Pereda Nyeri Akut: Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), kolkisin, atau kortikosteroid kerap diresepkan untuk meredakan peradangan dan nyeri secara cepat.
  • Obat Penurun Kadar Asam Urat: Untuk pengelolaan jangka panjang, dokter dapat memberikan allopurinol atau obat lain yang membantu mengurangi produksi maupun meningkatkan pembuangan asam urat melalui urine.
Baca Juga :  Pisang Rebus dan Segudang Manfaatnya untuk Kesehatan

2. Pengobatan Rumahan dan Pereda Nyeri Cepat

Beberapa tindakan sederhana di rumah dapat membantu meredakan nyeri ketika serangan terjadi:

  • Kompres Dingin: Mengompres sendi yang meradang dengan es atau air dingin dapat membantu mengurangi pembengkakan dan rasa sakit.
  • Istirahat: Hindari aktivitas fisik pada sendi yang terdampak untuk mencegah nyeri semakin parah.
  • Hidrasi: Minum air putih yang cukup membantu tubuh membuang kelebihan asam urat melalui urine dan menjaga fungsi ginjal.
Baca Juga :  Jangan Terlewat, Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Mulai Agustus 2025

3. Perubahan Gaya Hidup dan Pola Makan

  • Modifikasi pola makan dan kebiasaan harian menjadi kunci mencegah serangan berulang.
  • Batasi Makanan Tinggi Purin: Seperti jeroan (hati, ginjal), daging merah, makanan laut tertentu (sarden, teri), serta makanan tinggi fruktosa.
  • Pilih Makanan Rendah Purin: Termasuk sayuran hijau, kacang polong, tahu, ubi jalar, wortel, dan produk susu rendah lemak.
  • Hindari Alkohol: Terutama bir dan minuman beralkohol tinggi yang dapat meningkatkan risiko serangan.
  • Jaga Berat Badan Ideal: Penurunan berat badan membantu menekan risiko kekambuhan.
  • Olahraga Teratur: Aktivitas ringan seperti berjalan kaki sangat dianjurkan. Hindari olahraga berat saat serangan berlangsung.
  • Cek Rutin ke Dokter: Pemeriksaan kadar asam urat secara berkala membantu memantau kondisi dan efektivitas pengobatan.
Baca Juga :  Skrining Langkah Awal Deteksi Kanker Serviks

Dengan kombinasi perawatan yang tepat, penderita asam urat dapat mengelola kondisi ini secara efektif dan meningkatkan kualitas hidup jangka panjang.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Ingin Bakar Lemak? Jalan Kaki Ternyata Bisa Lebih Unggul dari Lari
Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua
Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya
Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online
Rahasia Superfood Buah Kiwi, Sahabat Sehat dan Cantik untuk Wanita
Suka Makan Durian? Ini Alasan Kolesterol Bisa Ikut Naik
Tak Takut Maag, Ini Makanan Penambah Darah yang Ramah Lambung
Manfaat Mandi Subuh, Dari Daya Tahan Tubuh hingga Kesehatan Mental

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:47 WIB

Ingin Bakar Lemak? Jalan Kaki Ternyata Bisa Lebih Unggul dari Lari

Senin, 12 Januari 2026 - 08:03 WIB

Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:29 WIB

Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:56 WIB

Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:06 WIB

Rahasia Superfood Buah Kiwi, Sahabat Sehat dan Cantik untuk Wanita

Berita Terbaru