INIKEPRI.COM – Seorang nelayan asal Pulau Subi, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Syahruddin, dilaporkan terdampar di wilayah Kuching, Malaysia, pada Sabtu (13/12) setelah kapal yang dikemudikannya keluar jalur akibat kerusakan alat navigasi GPS.
Menanggapi laporan tersebut, Bupati Natuna Cen Sui Lan langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan koordinasi intensif bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching guna memastikan keselamatan serta proses pemulangan nelayan tersebut berjalan aman dan sesuai prosedur.
“Begitu kami menerima informasi, pemerintah daerah langsung berkoordinasi dengan KJRI Kuching. Prioritas kami adalah memastikan warga Natuna dalam kondisi selamat dan mendapatkan perlindungan negara,” ujar Cen Sui Lan, Minggu (14/12).
Berdasarkan informasi dari otoritas Malaysia, nelayan tersebut pertama kali ditemukan warga setempat di kawasan Kampung Telaga Air. Laporan kemudian diteruskan ke Sub Pusat Penyelamatan Maritim (MRSC) Kuching, sebelum petugas Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) Sarawak mengevakuasi dan memastikan kondisi korban.
Setelah melalui proses pemeriksaan dan administrasi kepolisian setempat, Syahruddin diserahkan kepada perwakilan KJRI Kuching untuk pendampingan lebih lanjut.
Cen Sui Lan menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya memantau dari jauh, tetapi aktif mengawal proses pemulangan warganya. Ia juga meminta agar kebutuhan dasar nelayan selama berada di Malaysia dipenuhi hingga kembali ke Natuna.
“Kami memastikan semua tahapan berjalan dengan baik, termasuk pendampingan dari KJRI dan kesiapan pemulangan. Ini bentuk tanggung jawab pemerintah daerah terhadap keselamatan warganya,” tegasnya.
Pihak KJRI Kuching menyampaikan bahwa nelayan asal Pulau Subi tersebut berada dalam kondisi sehat dan aman. Selain mengurus administrasi pemulangan, KJRI turut memberikan dukungan logistik berupa 1.500 liter bahan bakar solar untuk mendukung perjalanan kembali ke Indonesia.
Rencananya, pemulangan akan dilakukan setelah kondisi cuaca dinyatakan aman. Pemerintah Kabupaten Natuna terus melakukan pemantauan hingga nelayan tersebut tiba kembali di daerah asalnya.
Bupati Cen Sui Lan juga mengimbau keluarga nelayan agar tetap tenang. Ia memastikan pemerintah daerah bersama perwakilan RI di luar negeri telah menangani peristiwa ini secara menyeluruh dan bertanggung jawab.
Penulis : IZ

















