Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

- Publisher

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amsakar saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Sungai Pelunggut Tahun 2026. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Amsakar saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Sungai Pelunggut Tahun 2026. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa arah pembangunan Kota Batam harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat di tingkat paling bawah.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Sadai dan Kelurahan Sungai Pelunggut Tahun 2026, Minggu (11/1/2026).

Musrenbang Kelurahan Sadai digelar di Room VIP E Restoran Golden Prawn 933, sementara Musrenbang Kelurahan Sungai Pelunggut berlangsung di GOR Bulu Tangkis RT 003 RW 011, Kavling Bukit Kamboja. Kehadiran langsung Wali Kota dalam dua forum tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menyerap aspirasi warga secara langsung.

Dalam arahannya, Amsakar menekankan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda seremonial atau ajang menyampaikan keinginan, melainkan bagian penting dari sistem perencanaan pembangunan yang resmi dan berjenjang.

“Musrenbang adalah pintu awal pembangunan. Dari sinilah kita memilah dan menentukan apa yang benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat. Semua usulan harus melalui proses yang terstruktur, mulai dari kelurahan, kecamatan, hingga tingkat kota,” ujar Amsakar.

BACA JUGA:  86 Titik Penyekatan di Batam Selama PPKM Darurat

Ia menjelaskan, setiap usulan yang disepakati di tingkat kelurahan harus sudah dipilah berdasarkan skala prioritas. Selanjutnya, usulan tersebut akan diselaraskan di Musrenbang Kecamatan dengan mempertimbangkan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pokok-pokok pikiran DPRD, serta arah kebijakan dan visi misi Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Amsakar–Li Claudia.

Keterbatasan Anggaran, Prioritas Jadi Kunci

Amsakar secara terbuka memaparkan kondisi fiskal Pemko Batam. Ia menyebutkan, jika seluruh usulan pembangunan dari berbagai kelurahan diakomodasi, kebutuhan anggaran dapat mencapai sekitar Rp9 triliun. Sementara itu, kemampuan APBD Kota Batam saat ini berada di kisaran Rp4,27 triliun.

“Ini realitas yang harus kita hadapi bersama. Tidak semua usulan bisa kita wujudkan sekaligus. Karena itu, kita harus sepakat mendahulukan program yang dampaknya paling dirasakan masyarakat,” tegasnya.

BACA JUGA:  Tindaklanjuti Arahan Presiden, Amsakar Percepat Penanganan Sampah dengan Satgas Kebersihan dan Satpol PP

Menurut Amsakar, keterbatasan anggaran bukan alasan untuk pesimis, melainkan momentum untuk memperkuat perencanaan yang tepat sasaran, efektif, dan berorientasi pada manfaat jangka panjang.

Capaian Pembangunan Batam Terus Membaik

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian positif pembangunan Kota Batam selama sepuluh bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,89 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.

Selain itu, realisasi investasi hingga triwulan III 2025 tercatat sebesar Rp54,74 triliun atau sekitar 91 persen dari target Rp60 triliun. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam pun terus menunjukkan tren peningkatan hingga mencapai angka 83,8.

“Angka-angka ini bukan sekadar statistik. Ini mencerminkan peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat Batam,” jelasnya.

BACA JUGA:  BP Batam Mantapkan Komitmen Kelola Penuh RSBP Batam

Tak hanya itu, Amsakar mengungkapkan bahwa tingkat pengangguran terbuka dan angka kemiskinan di Batam juga mengalami penurunan signifikan. Persentase penduduk miskin turun dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen, sebuah capaian yang mengantarkan Batam meraih penghargaan nasional atas keberhasilan menekan angka kemiskinan.

“Batam saat ini menjadi yang terbaik di Kepulauan Riau dan masuk lima besar daerah dengan kinerja pembangunan terbaik di Sumatera. Ini adalah hasil kerja kolektif,” ujarnya.

Partisipasi Warga Jadi Penentu

Menutup arahannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif terlibat dalam Musrenbang. Menurutnya, partisipasi warga menjadi elemen kunci agar pembangunan yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Masukan masyarakat melalui Musrenbang sangat menentukan agar pembangunan Batam tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi warga,” pungkasnya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Baru Jalan Beberapa Bulan, Koperasi Kelurahan Merah Putih di Batam Mulai Tutup Satu per Satu
PLN Batam Gerak Cepat Atasi Listrik Padam di Kavling Senjulung, Gardu Baru Resmi Beroperasi
Tingkatkan Keselamatan dan Kenyamanan, BP Batam Lakukan Rekonstruksi Jalan Gajah Mada
Amsakar-Li Claudia Ajak Warga Meriahkan Pawai Pembangunan HUT RI ke-81 di Batam
Anwar Anas Nilai SPPG Polda Kepri Layak Jadi Role Model Nasional Program MBG
Sinergi BP Batam, Panbil Group, dan PLN Batam Dukung KEK Tanjung Sauh Sebagai Hub Energi Baru
Semarak Hari Kebaya Nasional 2026, PIKORI BP Batam Ajak Perempuan Lestarikan Budaya Bangsa
Tiga Siswa SMAN 2 Batam Lolos Paskibra 2026, Siap Kibarkan Merah Putih di Tingkat Provinsi dan Kota

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:27 WIB

Baru Jalan Beberapa Bulan, Koperasi Kelurahan Merah Putih di Batam Mulai Tutup Satu per Satu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:03 WIB

Tingkatkan Keselamatan dan Kenyamanan, BP Batam Lakukan Rekonstruksi Jalan Gajah Mada

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:57 WIB

Amsakar-Li Claudia Ajak Warga Meriahkan Pawai Pembangunan HUT RI ke-81 di Batam

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:13 WIB

Anwar Anas Nilai SPPG Polda Kepri Layak Jadi Role Model Nasional Program MBG

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:52 WIB

Sinergi BP Batam, Panbil Group, dan PLN Batam Dukung KEK Tanjung Sauh Sebagai Hub Energi Baru

Berita Terbaru