Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 231 Ribu Benih Lobster, Dilepasliarkan di Perairan Kepri

- Publisher

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelepasliaran dilaksanakan pada Kamis (5/2) di Kawasan Konservasi Perairan Kota Batam, meliputi Gugusan Pulau Petong, Pulau Abang, dan Pulau Pengalap. Foto: INIKEPRI.COM

Pelepasliaran dilaksanakan pada Kamis (5/2) di Kawasan Konservasi Perairan Kota Batam, meliputi Gugusan Pulau Petong, Pulau Abang, dan Pulau Pengalap. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Bea Cukai Batam menggagalkan upaya penyelundupan 231.130 ekor Benih Bening Lobster (BBL) di perairan sekitar Pulau Lingga, Kepulauan Riau. Penindakan dilakukan pada Senin (2/2) pagi terhadap sebuah kapal cepat tanpa nama yang diduga akan membawa BBL tersebut ke Malaysia tanpa dilengkapi dokumen kepabeanan.

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Agung Widodo, menjelaskan bahwa dari total 29 koli benih lobster yang berhasil diamankan, 19 koli dilepasliarkan ke laut, sementara 10 koli lainnya ditangkar dan dibudidayakan untuk kepentingan penelitian oleh Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Kota Batam.

BACA JUGA:  Yuk Berwisata Bareng Keluarga di Pantai Viona, Tawarkan Pemandangan yang Indah

Pelepasliaran dilaksanakan pada Kamis (5/2) di Kawasan Konservasi Perairan Kota Batam, meliputi Gugusan Pulau Petong, Pulau Abang, dan Pulau Pengalap. Kegiatan ini dilakukan Bea Cukai Batam bersama Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).

“Langkah pelepasliaran dan penangkaran ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga kelestarian sumber daya kelautan sekaligus mendukung penelitian perikanan,” ujar Agung dalam konferensi pers.

Penindakan bermula dari patroli laut yang dilakukan Satgas Patroli Laut BC 11001. Petugas mencurigai sebuah speedboat yang melaju dengan kecepatan tinggi dari perairan Pulau Lingga menuju Pulau Buaya. Setelah dilakukan pengejaran, speedboat tersebut ditemukan kandas tanpa awak di kawasan hutan bakau Pulau Lingga.

BACA JUGA:  Anjing Pelacak Bernama Andro Berhasil Gagalkan Penyelundupan 17 Kg Sabu dan 1000 Butir Happy Five

“Petugas telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi, namun pelaku tidak ditemukan. Kondisi hutan bakau yang lebat membuat pencarian tidak memungkinkan untuk dilanjutkan,” jelas Agung.

Di dalam speedboat, petugas menemukan 29 koli styrofoam, masing-masing berisi sekitar 40 bungkus. Setiap bungkus rata-rata memuat sekitar 199 ekor benih lobster jenis pasir dan mutiara.

Atas temuan tersebut, Bea Cukai Batam melakukan penegahan dan penyegelan terhadap sarana pengangkut beserta muatannya. Speedboat diamankan ke Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara benih lobster dipindahkan ke BPBL Batam guna penanganan sesuai ketentuan.

BACA JUGA:  Tim Cyber Crawling Bea Cukai Batam Amankan 765 Gram Ganja yang Diselundupkan dalam Kaleng Makanan

Agung menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari upaya serius Bea Cukai Batam dalam mencegah penyelundupan komoditas strategis dan melindungi sumber daya alam Indonesia. Tindakan tersebut sejalan dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 21 Tahun 2021 yang melarang ekspor Benih Bening Lobster.

“Bea Cukai Batam akan terus memperkuat pengawasan perairan dan bersinergi dengan instansi terkait untuk mencegah praktik penyelundupan yang merugikan negara dan mengancam keberlanjutan ekosistem laut,” tegasnya.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa
Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan
Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota
Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi
Amsakar–Li Claudia Tegaskan Pemulihan Air Jadi Prioritas, Tim Teknis SPAM Bekerja Sampai Tuntas
Harumkan Nama Indonesia, Dua Siswa MAN 1 Batam Sabet Prestasi di Kompetisi Tilawah Internasional
MAN 2 Batam Borong Medali di KOMET Nasional 2026, Emas dan Dua Perak Dibawa Pulang
Jangan Terlewat! Pendaftaran Perlinsos Batam Berakhir Hari Ini, 97.997 KK Sudah Terdaftar

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 06:49 WIB

Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa

Rabu, 2 September 2026 - 09:01 WIB

Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan

Rabu, 2 September 2026 - 08:39 WIB

Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota

Selasa, 1 September 2026 - 07:12 WIB

Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Amsakar–Li Claudia Tegaskan Pemulihan Air Jadi Prioritas, Tim Teknis SPAM Bekerja Sampai Tuntas

Berita Terbaru