Dekat Masjid Cheng Ho, Promosi Paket Handjob Candy Thai Massage Picu Keresahan Warga

- Publisher

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Candy Thai Massage. Foto: INIKEPRI.COM

Candy Thai Massage. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Sorotan terhadap Candy Thai Massage tidak hanya berhenti pada aktivitas promosi digitalnya. Lokasi usaha yang disebut berada di Ruko Golden BCI, Blok A, Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, justru memperbesar perhatian publik karena berdekatan dengan Masjid Cheng Ho Batam, salah satu ikon wisata religi di kota ini.

Masjid Cheng Ho dikenal sebagai ruang publik bernuansa religius, kerap dikunjungi wisatawan, keluarga, dan masyarakat lintas usia. Di kawasan inilah Candy Thai Massage beroperasi dan dari sinilah keluhan warga mulai bermunculan.

Warga Merasa Ruang Sosialnya Terganggu

Sejumlah warga sekitar mengaku tidak nyaman setelah mengetahui adanya promosi layanan pijat disertai handjob yang dilakukan secara terbuka oleh usaha yang beroperasi di lingkungan mereka.

Seorang warga menyampaikan kepada INIKEPRI.COM bahwa promosi tersebut menimbulkan keresahan.

“Kami ini tinggal dekat masjid, tempat wisata religi, banyak keluarga lalu-lalang. Tapi yang dipromosikan seperti itu, dan dilakukan terbuka di media sosial. Rasanya tidak pantas,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).

Menurut warga, persoalannya bukan semata soal usaha pijat, melainkan jenis promosi dan cara penyampaiannya yang dinilai tidak mempertimbangkan lingkungan sekitar.

Ibu Rumah Tangga Kaget Konten Muncul di Beranda

Keluhan juga datang dari seorang ibu rumah tangga yang mengaku tak sengaja melihat siaran live TikTok Candy Thai Massage karena muncul di beranda akun pribadinya.

Ia mengaku tidak pernah mencari konten semacam itu.

“Saya sedang buka TikTok pada Sabtu (31/2/2026), tiba-tiba live itu muncul. Host menyebutkan paket dan harga layanan secara detail. Saya kaget, karena ini terbuka sekali. Apalagi saya tinggal di sekitar situ,” tuturnya kesal.

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut membuatnya khawatir, mengingat anak-anak dan remaja juga menggunakan platform yang sama.

“Kalau saya saja bisa melihat tanpa mencari, apalagi anak-anak. Ini yang bikin kami resah,” katanya.

BACA JUGA:  Paket Handjob Dipromosikan Terbuka di Live TikTok, Aktivitas Candy Thai Massage Jadi Sorotan

Keresahan yang Menumpuk

Warga menilai promosi terbuka di ruang digital, ditambah lokasi usaha yang dekat dengan kawasan religi, menciptakan ketegangan sosial di lingkungan sekitar. Mereka khawatir lingkungan yang selama ini dikenal sebagai ruang publik ramah keluarga perlahan tercoreng oleh aktivitas usaha yang dinilai sensitif.

Situasi ini memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat:

  • Apakah izin usaha yang dimiliki sesuai dengan layanan yang dipromosikan?
  • Bagaimana pengawasan pemerintah daerah terhadap promosi usaha di media sosial?
  • Siapa yang bertanggung jawab jika konten tersebut berdampak sosial?

Menanti Jawaban dan Tindakan

Hingga kini, warga mengaku belum mendapatkan penjelasan resmi dari pihak Candy Thai Massage terkait keluhan lingkungan maupun aktivitas promosi digital yang dilakukan.

Sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dan kode etik jurnalistik, redaksi INIKEPRI.COM tengah menyiapkan permintaan klarifikasi resmi kepada manajemen Candy Thai Massage terkait:

Jenis layanan yang ditawarkan
Struktur harga dan paket
Aktivitas promosi di media sosial
Legalitas dan perizinan usaha

Artikel lanjutan akan memuat tanggapan resmi manajemen serta respons pihak terkait setelah proses konfirmasi dilakukan.

Redaksi menegaskan, laporan ini disusun berdasarkan laporan masyarakat dan penelusuran konten promosi digital yang dapat diakses publik, dan tidak dimaksudkan untuk menghakimi, melainkan membuka ruang klarifikasi dan pengawasan publik.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani
Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan
Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam
BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026
BP Batam Ajak Masyarakat Waspada terhadap Dampak Kabut Asap
Optimalisasi Pasokan Air Bagi Warga, Ini Langkah BP Batam
Soroti Banjir Batam, Tiga Siswi MAN IC Melaju ke Final Nasional Lomba APBN-APBD
DPD KNPI Kepri Bagikan 1.000 Masker di Batam, Desak Pemerintah Bergerak Cepat Tangani Kabut Asap

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:55 WIB

BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:24 WIB

BP Batam Ajak Masyarakat Waspada terhadap Dampak Kabut Asap

Berita Terbaru