INIKEPRI.COM – Dua mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah IAIN Pontianak, Raja Mohammad Yusup dan Roni, melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.
Kegiatan yang merupakan bagian dari kurikulum akademik tersebut berlangsung hampir tiga minggu, mulai 9 hingga 27 Februari 2026. Kehadiran keduanya disambut langsung oleh jajaran KUA Bunguran Timur.
Kepala KUA Bunguran Timur, Asnawi, mengatakan program magang ini diharapkan dapat membantu kelancaran pelayanan administrasi kepada masyarakat, mengingat KUA Bunguran Timur menjadi salah satu unit layanan yang cukup sibuk di Kabupaten Natuna.
“Program magang ini sangat membantu kami, terutama dalam mendukung pelayanan administrasi yang setiap harinya cukup padat. Selain itu, ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa,” ujarnya.
Menjembatani Teori dan Praktik
Melalui program PPL ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori hukum keluarga Islam di bangku kuliah, tetapi juga mengaplikasikannya secara langsung dalam praktik pelayanan keagamaan dan administrasi pernikahan di KUA.
Raja Mohammad Yusup menuturkan bahwa pengalaman terjun langsung ke instansi pemerintah memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang tugas dan fungsi KUA.
“Kami ingin memahami secara nyata bagaimana peran KUA dan penghulu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pengalaman ini tentu berbeda dibandingkan hanya mempelajari teori di kelas,” katanya.
Selain memperdalam aspek teknis, kegiatan ini juga menjadi wadah pembentukan karakter kerja, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan etika profesional di lingkungan pemerintahan.
Bekal Menuju Dunia Kerja
Roni menambahkan bahwa pengalaman magang di wilayah perbatasan seperti Natuna menjadi bekal penting sebelum memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.
“Kami berkomitmen belajar sebaik mungkin sekaligus memberikan kontribusi positif agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lancar. Ini pengalaman berharga bagi kami sebelum lulus nanti,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara dunia akademik dan praktik lapangan ini, diharapkan program PPL tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga menghadirkan energi baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di KUA Bunguran Timur.
Penulis : RP
Editor : IZ

















