Bukan Panggilan Tapi Undangan: Jejak Natuna di Gedung Antikorupsi

- Publisher

Kamis, 15 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Natuna Cen Sui Lan. Foto: Istimewa

Bupati Natuna Cen Sui Lan. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM — Di tengah riuhnya desas-desus yang bergulir di ruang publik, sebuah klarifikasi bernapas terang datang dari ujung utara Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Natuna menegaskan bahwa kehadiran Bupati Cen Sui Lan dan sejumlah pejabat daerah di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukanlah karena pemanggilan atas dugaan korupsi, melainkan untuk memenuhi undangan resmi dalam sebuah forum nasional.

BACA JUGA:  PKK Natuna Resmi Dilantik, Cen Sui Lan Tegaskan Peran Strategis dalam Penanggulangan Stunting

Pada Rabu, 14 Mei 2025, Bupati Natuna Cen Sui Lan bersama Sekretaris Daerah Boy Wijanarko dan Kepala BPKAD Suryanto berada di Gedung Merah Putih, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Penguatan Sinergi Antikorupsi yang diselenggarakan oleh KPK.

Forum itu bukan ruang interogasi, melainkan wadah dialog dan kolaborasi antarlembaga demi memperkuat sistem pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Acara yang digelar di Aula Bhineka Tunggal Ika tersebut mengusung semangat kolaboratif antara KPK dan pemerintah daerah.

Undangan resmi bernomor B/2481/KSP.00/70.72/04/2025 menjadi landasan kehadiran resmi Pemkab Natuna dalam kegiatan yang dihadiri banyak kepala daerah dari Wilayah I Indonesia.

BACA JUGA:  Ladang di Ujung Negeri, Harapan Menguning di Batubi

Namun, sayangnya, langkah yang bersih itu sempat tertutupi kabut informasi yang menyesatkan.

Muncul kabar tak berdasar bahwa kehadiran mereka berkaitan dengan dugaan penyelewengan dana Pajak Hasil Galian C (PHC) senilai Rp10 miliar.

Pemerintah Kabupaten Natuna menepis kabar tersebut sebagai narasi keliru yang bisa mencederai kepercayaan publik dan nama baik daerah.

“Kehadiran kami di Gedung KPK adalah bentuk komitmen kami dalam memperkuat integritas pemerintahan. Ini adalah forum resmi untuk bersinergi, bukan forum pemeriksaan,” tegas Boy Wijanarko, Sekretaris Daerah Natuna, dalam keterangannya.

Pemerintah Kabupaten Natuna menyesalkan beredarnya informasi tanpa konfirmasi dan verifikasi yang akurat. Dalam narasi yang terburu-buru, kadang kebenaran tercecer dan fitnah menjelma kabar.

Karena itulah, Pemkab menyerukan kepada seluruh pihak agar lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Kami menghimbau semua pihak untuk tidak menyebarkan kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Mari jaga ruang publik yang sehat dan penuh kejujuran,” lanjut Boy.

Sebagai wilayah yang terletak di perbatasan strategis dan kaya sumber daya alam, Natuna terus berbenah. Tata kelola yang akuntabel dan transparan menjadi fondasi utama demi memastikan bahwa kekayaan bumi dan laut Natuna dapat memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat.

BACA JUGA:  SAT SET! Belum 100 Hari, Cen Sui Lan-Jarmin Sidik Selesaikan Satu Persatu Persoalan Daerah

Dalam upaya menjaga marwah pemerintahan, langkah Pemkab Natuna menuju KPK adalah simbol dari niat luhur: bahwa keberanian untuk terbuka dan bersinergi jauh lebih kuat daripada diam dalam fitnah. Bahwa menjunjung integritas bukan hanya kewajiban moral, melainkan janji kepada rakyat.

Sebagaimana lautnya yang jernih dan langitnya yang luas, Natuna ingin hadir sebagai citra daerah yang bersih—bukan hanya dalam tampilan, tetapi juga dalam perbuatan.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Cen Sui Lan Benahi Bansos Natuna, Data Penerima Diperbarui Setiap Bulan
Cen Sui Lan Tekankan Uang Desa Harus Kembali kepada Masyarakat
Duel Ekshibisi di Natuna: Dua Kades Takluk, Rekor Apollo Raja Mustakim Berlanjut
Enam ASN BPBD Natuna Sandang Jabatan Analis Kebencanaan, Cen Sui Lan: Hadirlah Saat Masyarakat Membutuhkan
Cen Sui Lan Dorong FTZ Natuna: Jangan Biarkan Distribusi Tersendat, Harga Rakyat Melonjak
Distribusi Pangan ke Natuna Tersendat, Cen Sui Lan Libatkan Pengusaha hingga BKHIT Cari Jalan Keluar
Kelarik Utara Cup 2026 Tuntas, Cen Sui Lan Dorong Turnamen Desa Makin Meriah
Kabut Asap Kepung Serasan, Pemkab Natuna Terapkan Belajar dari Rumah Mulai Besok

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 07:05 WIB

Cen Sui Lan Benahi Bansos Natuna, Data Penerima Diperbarui Setiap Bulan

Rabu, 2 September 2026 - 13:34 WIB

Cen Sui Lan Tekankan Uang Desa Harus Kembali kepada Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 16:02 WIB

Enam ASN BPBD Natuna Sandang Jabatan Analis Kebencanaan, Cen Sui Lan: Hadirlah Saat Masyarakat Membutuhkan

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Cen Sui Lan Dorong FTZ Natuna: Jangan Biarkan Distribusi Tersendat, Harga Rakyat Melonjak

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Distribusi Pangan ke Natuna Tersendat, Cen Sui Lan Libatkan Pengusaha hingga BKHIT Cari Jalan Keluar

Berita Terbaru