Pemkab Natuna Benahi Keuangan Daerah, Cen Sui Lan Targetkan Ekonomi Lebih Berkelanjutan

- Publisher

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Natuna Cen Sui Lan. Foto: INIKEPRI.COM/NatunaKab

Bupati Natuna Cen Sui Lan. Foto: INIKEPRI.COM/NatunaKab

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Natuna terus melakukan berbagai langkah strategis untuk memperkuat kondisi fiskal daerah sekaligus menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi.

Salah satu fokus utama yang dilakukan saat ini adalah penataan keuangan daerah, termasuk penyelesaian kewajiban utang kepada pihak ketiga.

Bupati Natuna Cen Sui Lan mengatakan bahwa dinamika perekonomian di Kabupaten Natuna pada tahun 2025 menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Natuna tercatat mencapai 10,49 persen apabila sektor minyak dan gas bumi (migas) dimasukkan dalam perhitungan.

Namun, jika sektor migas tidak dihitung, ekonomi daerah justru mengalami kontraksi sebesar 1,61 persen. Perbedaan angka tersebut menunjukkan bahwa sektor migas masih menjadi penopang utama perekonomian Natuna melalui aktivitas eksplorasi dan produksi minyak serta gas bumi yang memberikan kontribusi besar terhadap pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

BACA JUGA:  Menteri Kelautan Beri Penghargaan Untuk Penjaga Laut Pemberani di Natuna

Meski demikian, Cen Sui Lan menegaskan bahwa perekonomian Natuna tidak hanya bergantung pada sektor migas. Sejumlah sektor nonmigas seperti perikanan, pertanian, perdagangan, jasa, hingga konstruksi tetap menjadi penggerak penting dalam aktivitas ekonomi masyarakat.

Pada tahun 2025, beberapa sektor tersebut mengalami penyesuaian yang dipengaruhi oleh kebijakan fiskal daerah.

Bupati Cen Sui Lan menjelaskan bahwa pemerintah daerah pada tahun 2025 memprioritaskan penyelesaian kewajiban utang kepada pihak ketiga. Kondisi ini merupakan dampak dari kebijakan efisiensi pemerintah pusat yang mempengaruhi kemampuan fiskal daerah pada tahun 2024 dan meninggalkan kewajiban daerah sekitar Rp187 miliar.

“Sebagaimana amanat peraturan perundangan, pemerintah daerah berkewajiban menyelesaikan utang tersebut. Hingga saat ini kita telah menyelesaikan kurang lebih Rp150 miliar dan masih tersisa sekitar Rp37 miliar yang akan diselesaikan hingga tahun 2026,” ujar Cen Sui Lan saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (13/03) pagi.

BACA JUGA:  Pemkab Natuna Gelar Gerakan Pangan Murah, Cen Sui Lan Pastikan Harga Tetap Stabil Jelang Imlek & Ramadan

Menurutnya, langkah penyelesaian kewajiban tersebut merupakan bagian penting dari upaya menyehatkan kondisi fiskal pemerintah daerah. Dengan keuangan daerah yang lebih stabil, pemerintah akan memiliki ruang yang lebih besar untuk mendorong pembangunan serta memperkuat pertumbuhan ekonomi di masa mendatang.

Di sisi lain, kebijakan penataan fiskal tersebut juga berdampak pada beberapa sektor ekonomi. Salah satunya adalah sektor konstruksi yang mengalami kontraksi pada tahun 2025 akibat berkurangnya belanja modal pemerintah daerah untuk proyek pembangunan.

Selain itu, sektor perikanan yang selama ini menjadi salah satu penyumbang terbesar terhadap PDRB Natuna juga turut mempengaruhi perlambatan pertumbuhan ekonomi daerah.

BACA JUGA:  Menjemput Harapan dari Perbatasan: Langkah Strategis Cen Sui Lan di Kementerian Transmigrasi

Sektor perikanan diketahui memberikan kontribusi rata-rata sekitar 30 persen terhadap PDRB Natuna. Namun pada tahun 2025 produksi perikanan tangkap tercatat menurun menjadi sekitar 72 ribu ton, dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 136 ribu ton.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Natuna berkomitmen untuk terus memperkuat sektor ekonomi nonmigas sebagai salah satu fokus pembangunan daerah.

Langkah tersebut akan dilakukan melalui pemanfaatan berbagai program strategis nasional, optimalisasi belanja pemerintah daerah, serta peningkatan produksi perikanan tangkap melalui penguatan sarana dan prasarana perikanan serta kebijakan pendukung lainnya.

Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan struktur ekonomi daerah yang lebih kuat, seimbang, dan berkelanjutan di masa mendatang.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemutihan Pajak Kendaraan Natuna Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Ini Keringanannya
600 Orang Bersihkan Pantai Piwang, Cen Sui Lan: Gotong Royong Bukan Sekadar Bersih-Bersih
Cen Sui Lan Sampaikan Aspirasi Strategis Natuna kepada Ketua MPR RI
Bupati Cen Sui Lan Salurkan Bansos untuk Lansia dan Warga Miskin Ekstrem di Bunguran Utara
Siswa Mundur Jadi Sorotan, Cen Sui Lan Minta Sekolah Rakyat Perkuat Pengasuhan dan Fasilitas
HMI Natuna Dukung ANRC yang Digagas Raja Mustakim Kawal Hak Daerah, DBH Migas Harus Berbasis Data
Kabar Baik! Bedah Rumah Natuna 2026 Dapat Tambahan Ratusan Unit dari Pusat, Ini Rinciannya
Pantai Piwang Bakal Bergema, KPDN Natuna Siapkan Lomba Karaoke Dangdut, Melayu dan Pop

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Natuna Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Ini Keringanannya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:00 WIB

600 Orang Bersihkan Pantai Piwang, Cen Sui Lan: Gotong Royong Bukan Sekadar Bersih-Bersih

Rabu, 30 September 2026 - 11:48 WIB

Cen Sui Lan Sampaikan Aspirasi Strategis Natuna kepada Ketua MPR RI

Selasa, 29 September 2026 - 12:36 WIB

Bupati Cen Sui Lan Salurkan Bansos untuk Lansia dan Warga Miskin Ekstrem di Bunguran Utara

Senin, 28 September 2026 - 17:41 WIB

Siswa Mundur Jadi Sorotan, Cen Sui Lan Minta Sekolah Rakyat Perkuat Pengasuhan dan Fasilitas

Berita Terbaru