INIKEPRI.COM – Investasi pembangunan pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Kota Batam mendapat apresiasi dari DPRD Kota Batam. Proyek bernilai 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp88 triliun itu dinilai mampu memperkuat posisi Batam sebagai kawasan investasi digital dan teknologi strategis di Indonesia.
Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Aweng Kurniawan, mengatakan kehadiran proyek AI Data Center yang dikembangkan melalui kolaborasi PT PLN Batam dan PT Equator Gate System Batam menjadi langkah besar dalam mendukung transformasi ekonomi digital daerah.
Menurutnya, investasi berskala internasional tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan investor terhadap potensi Batam sebagai pusat pertumbuhan industri digital di kawasan regional.
“Masuknya investasi AI data center ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekonomi Batam. Kami melihat ada peluang besar untuk memperkuat daya saing daerah, khususnya di sektor digital dan teknologi modern,” ujar Aweng, Selasa (26/5/2026).
Ia menilai kesiapan infrastruktur energi dan dukungan pemerintah menjadi faktor penting yang membuat Batam semakin menarik bagi investor sektor teknologi tinggi.
Aweng juga memberikan apresiasi kepada PLN Batam yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan investasi digital melalui penyediaan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan.
“PLN Batam memiliki kontribusi besar dalam menjaga iklim investasi tetap kompetitif, terutama untuk industri yang membutuhkan dukungan energi stabil seperti pusat data dan AI,” katanya.
Selain memperkuat sektor investasi, proyek AI data center tersebut juga diyakini mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat. Kehadiran industri digital modern diperkirakan akan membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja profesional, hingga meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi.
Aweng berharap sinergi antara PLN Batam, Pemerintah Kota Batam, BP Batam, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat agar pengembangan investasi digital berjalan maksimal.
“Kolaborasi semua pihak sangat penting agar pelayanan investasi semakin baik, iklim usaha makin sehat, dan Batam mampu bersaing sebagai pusat investasi digital di tingkat nasional maupun regional,” ujarnya.
Sebelumnya, PT PLN Batam bersama PT Equator Gate System Batam resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) untuk mendukung pembangunan EGS AI Data Center di kawasan Nongsa, Batam.
Pusat data berbasis AI tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 30 hektar dan diproyeksikan menjadi salah satu pusat pengolahan AI, machine learning, dan cloud computing terbesar di Asia Tenggara.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















