Penutupan HUT RI di Air Tawak, Raja Mustakim Turun Bertanding dan Bawa Semangat Kebersamaan

- Publisher

Minggu, 6 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raja Mustakim bersama warga. Foto: Istimewa

Raja Mustakim bersama warga. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Air Tawak Hilir, Ranai Darat, Natuna, tidak berhenti pada perlombaan dan pembagian hadiah.

Di balik riuh pertandingan bola voli dan domino, ada ruang yang lebih penting: mempertemukan warga, mempererat silaturahmi, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Suasana itu terasa dalam acara penutupan rangkaian kegiatan di lingkungan RW 01 Air Keruh, khususnya RT 05 Air Tawak Hilir, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan yang melibatkan masyarakat dan Komunitas Pecinta Domino Natuna (KPDN) tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Founder KPDN sekaligus Ketua Dewan Pengarah KPDN, H. Raja Mustakim, hadir bersama Ketua Dewan Pembina KPDN Hadi Chandra, Kepala Bakesbangpol Natuna Welmi Yuda, staf khusus Adi, serta jajaran KPDN dan PORDI.

Hadir pula para perangkat lingkungan RW 01 Air Keruh, di antaranya Ketua RW 01 Mansudi, S.E., Ketua RT 01 Denny Haryanto, Ketua RT 02 Idanawati, Ketua RT 03 Starki, S.IP., Ketua RT 04 Marisa Bela, dan Ketua RT 05 Januar, S.Pd.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Gelar Silaturahmi Bersama dengan HKMS Natuna

Kehadiran para tokoh dan perangkat lingkungan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk menjaga kegiatan masyarakat tetap hidup dan memberi ruang bagi warga untuk berkumpul.

Raja Mustakim Terima Tantangan Sang Juara

Salah satu momen yang mencuri perhatian terjadi setelah pertandingan domino selesai.

Pasangan Agus dan Juripendi keluar sebagai Juara 1. Posisi Juara 2 ditempati pasangan Pak Ambok dan Irwan, Juara 3 diraih Puji Handoko dan Eri, sementara Juara 4 menjadi milik Januar dan Raja Afrizal.

Namun, acara belum benar-benar selesai.

H. Raja Mustakim justru menerima tantangan untuk bertanding melawan pasangan juara pertama.

Pertandingan berlangsung singkat. Raja Mustakim berhasil memenangkan laga tersebut dengan skor telak 6-0.

BACA JUGA:  Gebyar HUT TNI dan Kabupaten Natuna, KPDN Siapkan Turnamen Domino Berhadiah Puluhan Juta

Momen itu membuat suasana penutupan semakin cair. Pertandingan tidak lagi sekadar soal menang atau kalah, tetapi menjadi cara sederhana untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.

KPDN Tak Hanya Hadir di Meja Pertandingan

Kehadiran KPDN dalam kegiatan tersebut juga tidak berhenti sebagai peserta atau pendukung pertandingan.

KPDN menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat serta bantuan kepada pihak RT sebagai bentuk apresiasi atas terselenggaranya rangkaian pertandingan bola voli dan domino.

Dalam kesempatan yang sama, Raja Mustakim juga menyerahkan bantuan pribadi dari Bupati Natuna, Cen Sui Lan, kepada pihak RT.

Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian dan apresiasi terhadap masyarakat serta perangkat lingkungan yang telah bersama-sama menghidupkan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Bagi warga, perhatian semacam itu memiliki makna tersendiri. Sebab kegiatan masyarakat tidak selalu membutuhkan seremoni besar. Kehadiran, komunikasi dan kepedulian justru sering kali menjadi hal yang paling terasa.

BACA JUGA:  KPDN Perkuat Pembinaan Domino di Natuna, Hadiah Turnamen HUT Batu Hitam Naik Jadi Rp10 Juta

Merayakan Kemerdekaan dengan Kebersamaan

Penutupan kegiatan di Air Tawak Hilir akhirnya menjadi ruang silaturahmi. Warga dapat berkomunikasi langsung dengan para tokoh, perangkat lingkungan dan tamu yang hadir dalam suasana santai.

Semangat yang terbangun pun lebih luas dari sekadar perlombaan.

Ada sportivitas ketika bertanding, ada kebersamaan ketika berkumpul, ada gotong royong ketika kegiatan digelar, dan ada kepedulian ketika bantuan diberikan.

Kemerdekaan, pada akhirnya, bukan hanya tentang mengingat sejarah. Ia juga tentang bagaimana semangat persatuan tetap dirawat di lingkungan paling dekat: kampung, RT, RW dan komunitas.

Di Air Tawak Hilir, semangat itu tumbuh dari hal-hal sederhana. Dari pertandingan, tawa, silaturahmi hingga kepedulian.

Sebab kemerdekaan akan selalu memiliki makna ketika dirayakan bersama, bukan hanya dengan meriah, tetapi juga dengan saling menguatkan dan peduli terhadap sesama.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Bupati Cen Sui Lan Libatkan Kejari dalam Pembenahan Tata Kelola Aset Natuna
Bupati Cen Sui Lan Sambut Pangdam XXV/SMR di Natuna, Kesiapan Batalyon Gardapati Jadi Perhatian
Natuna Siapkan Tiga Lokasi Alternatif untuk Pembangunan Sekolah Garuda
Buktikan Anak Perbatasan Bisa Bersaing, Fedro Raih Nilai Tertinggi Seleksi STMKG
Pemkab Natuna Buka Pendaftaran UMKM untuk Kuliner Gratis Kenduri Rakyat, Ini Syaratnya
Bukan Sekadar Mancing! KPDN-PORDI Hidupkan Tradisi Ngael Cancang, Perkuat Silaturahmi Lintas Generasi di Natuna
Ranai Bersolek! Cen Sui Lan Ajak Warga Gotong Royong, Natuna Bersiap Sambut Agenda Besar 2028
Domino Satukan Wartawan Natuna, Raja Mustakim Ungkap Perjalanan Bersejarah di PWI dan Ajak Pers Bangun Daerah

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 13:10 WIB

Bupati Cen Sui Lan Libatkan Kejari dalam Pembenahan Tata Kelola Aset Natuna

Kamis, 5 November 2026 - 08:06 WIB

Natuna Siapkan Tiga Lokasi Alternatif untuk Pembangunan Sekolah Garuda

Selasa, 3 November 2026 - 13:58 WIB

Buktikan Anak Perbatasan Bisa Bersaing, Fedro Raih Nilai Tertinggi Seleksi STMKG

Selasa, 3 November 2026 - 07:54 WIB

Pemkab Natuna Buka Pendaftaran UMKM untuk Kuliner Gratis Kenduri Rakyat, Ini Syaratnya

Minggu, 1 November 2026 - 15:54 WIB

Bukan Sekadar Mancing! KPDN-PORDI Hidupkan Tradisi Ngael Cancang, Perkuat Silaturahmi Lintas Generasi di Natuna

Berita Terbaru