96 Ribu Liter MinyaKita Tiba di Natuna, Cen Sui Lan Pastikan Harga Tak Melambung

- Publisher

Kamis, 24 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Natuna Cen Sui Lan bersama Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik dan jajaran terkait saat meninjau serta mengecek langsung pasokan MinyaKita yang tiba di Pelabuhan Selat Lampa, Natuna, Rabu (23/9/2026). Foto: Istimewa

Bupati Natuna Cen Sui Lan bersama Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik dan jajaran terkait saat meninjau serta mengecek langsung pasokan MinyaKita yang tiba di Pelabuhan Selat Lampa, Natuna, Rabu (23/9/2026). Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Sebanyak 96.252 liter minyak goreng bersubsidi MinyaKita tiba langsung di Kabupaten Natuna, Rabu (23/9/2026).

Pasokan tersebut didatangkan menggunakan lima kontainer dan tiba di Pelabuhan Selat Lampa. Kedatangan MinyaKita ditinjau langsung Bupati Natuna Cen Sui Lan, didampingi Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik beserta jajaran terkait.

Masuknya pasokan secara langsung ke Natuna menjadi langkah penting dalam memperkuat distribusi minyak goreng bersubsidi di daerah kepulauan tersebut.

MinyaKita yang tiba merupakan produk Dinar Mas dengan kemasan satu dan dua liter.

Bagi pemerintah daerah, distribusi langsung tersebut diharapkan dapat mengurangi beban logistik sekaligus menjaga ketersediaan minyak goreng bersubsidi bagi masyarakat.

Sebelumnya Distribusi Hanya Sampai Tanjungpinang

Cen Sui Lan menjelaskan, sebelumnya dukungan distribusi MinyaKita dari pemerintah hanya sampai Tanjungpinang.

BACA JUGA:  Mustamin Bakri : Sudah Ada Tanda-tanda Natuna Akan Dipimpin Wanita

Untuk membawa pasokan dari Tanjungpinang menuju Natuna, pemerintah daerah masih harus menanggung biaya pengangkutan.

“Pemerintah hanya menanggung sampai Tanjungpinang. Kemudian dari Tanjungpinang, kalau pemerintah kabupaten mau memasukkan ke Natuna harus mengeluarkan biaya,” ujar Cen.

Persoalan tersebut kemudian disampaikan Pemkab Natuna kepada pemerintah pusat.

Setelah melalui proses pembahasan dan koordinasi, akhirnya diperoleh solusi agar pasokan MinyaKita dapat dikirim langsung ke Natuna.

“Dari situlah kita mulai proses. Akhirnya dapat angin segar, sudah boleh, dan akhirnya sudah dikirim ke kita. Kondisinya sekarang kita sudah tidak mendapatkan kendala untuk penjualan harga sesuai HET,” jelasnya.

Menurut Cen, perubahan pola distribusi tersebut sangat berarti bagi Natuna yang memiliki karakteristik sebagai daerah kepulauan dengan ketergantungan tinggi terhadap jalur transportasi laut.

Stok Aman, Pasokan Berikutnya Menyusul

BACA JUGA:  Rapat Kerja Bersama Bupati dan Wakil Bupati Natuna, Cen Sui Lan Ingin Utamakan Program-Program Kemasyarakatan

Cen memastikan stok MinyaKita di Natuna saat ini dalam kondisi aman.

Bahkan, pasokan berikutnya dijadwalkan kembali masuk ke Natuna pada bulan mendatang.

“Jangan khawatir. Pemerintah daerah akan selalu hadir untuk menyelesaikan masalah ketahanan pangan. Kita tidak mau hajat hidup orang banyak ini menjadi terkendala,” tegas Cen.

Ia juga meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang menyebut harga MinyaKita di Natuna telah mencapai Rp23 ribu hingga Rp24 ribu.

“Jangan bikin hoaks di Natuna ini,” tegasnya.

Pemkab Natuna, kata Cen, akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan ketersediaan MinyaKita tetap terjaga sekaligus memastikan harga jual kepada masyarakat mengikuti ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Cen Sui Lan Apresiasi Pelni

Dalam kesempatan tersebut, Cen Sui Lan turut menyampaikan apresiasi kepada PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) yang membantu membawa pasokan MinyaKita hingga ke Natuna.

BACA JUGA:  Jelang HUT RI ke-80, Paskibraka Natuna Dapat Motivasi dari Bupati Cen Sui Lan

Menurutnya, dukungan transportasi menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi kebutuhan pokok ke wilayah kepulauan.

Selain persoalan distribusi MinyaKita, Cen juga menerima sejumlah masukan dari pihak Pelni, terutama berkaitan dengan keselamatan dan kenyamanan penumpang dalam menggunakan transportasi laut.

“Terima kasih kepada pihak Pelni yang sudah mengantarkan sampai ke sini. Kami juga mendengar keluhan dari Pelni terkait keselamatan penumpang yang akan melakukan perjalanan. Itu akan kita perbaiki sesuai dengan anggaran,” pungkasnya.

Dengan masuknya MinyaKita secara langsung ke Natuna, pemerintah daerah berharap rantai distribusi menjadi lebih lancar, stok tetap tersedia, dan masyarakat dapat memperoleh minyak goreng bersubsidi dengan harga sesuai ketentuan.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

BMKG Gelar Sekolah Cuaca, Cen Sui Lan Dorong Nelayan Natuna Aman dan Mampu Bersaing
Cen Sui Lan Salurkan Bantuan Pangan hingga Jaket Pelampung, Warga Natuna Diajak Tak Abaikan Cek Kesehatan
Perjuangkan Natuna Bebas Kawasan Kumuh, Cen Sui Lan Bawa Persoalan ke Pemerintah Pusat
Gebyar HUT TNI dan Kabupaten Natuna, KPDN Siapkan Turnamen Domino Berhadiah Puluhan Juta
Kabut Asap Belum Mereda, Pemkab Natuna Perpanjang Belajar dari Rumah hingga 23 September
Bupati Cen Sui Lan Salurkan Bansos Rp1,2 Juta, Lansia Natuna Diingatkan Bijak Menggunakan Uang
Bupati Natuna Berharap Kebijakan Menkeu Baru Lebih Berpihak kepada Daerah
Raja Mustakim Kembali Meng-Apollo-kan Juara Kopasgat TNI AU Natuna, Sinaga-Parlin Tumbang 4-0

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 06:13 WIB

96 Ribu Liter MinyaKita Tiba di Natuna, Cen Sui Lan Pastikan Harga Tak Melambung

Selasa, 22 September 2026 - 14:58 WIB

BMKG Gelar Sekolah Cuaca, Cen Sui Lan Dorong Nelayan Natuna Aman dan Mampu Bersaing

Senin, 21 September 2026 - 17:01 WIB

Cen Sui Lan Salurkan Bantuan Pangan hingga Jaket Pelampung, Warga Natuna Diajak Tak Abaikan Cek Kesehatan

Senin, 21 September 2026 - 13:35 WIB

Perjuangkan Natuna Bebas Kawasan Kumuh, Cen Sui Lan Bawa Persoalan ke Pemerintah Pusat

Senin, 21 September 2026 - 06:51 WIB

Gebyar HUT TNI dan Kabupaten Natuna, KPDN Siapkan Turnamen Domino Berhadiah Puluhan Juta

Berita Terbaru