Belanja Sayur Online Pakai “Bakulan” Aja, Murah!

- Publisher

Selasa, 7 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam meluncurkan aplikasi “Bakulan”. Aplikasi berbasis android ini merupakan layanan daring penjualan produk pertanian Batam.

“Produk yang dijual di aplikasi Bakulan ini adalah hasil produksi kelompok tani di Kota Batam. Jadi produk lokal. Ini bentuk inovasi kita, seperti yang diharapkan Pak Wali. Sehingga ada peningkatan pelayanan, baik ke petani maupun ke masyarakat,” tutur Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Batam, Mardanis di Sekupang, Selasa (7/7).

Kehadiran aplikasi ini selain untuk memudahkan masyarakat peroleh bahan pangan, juga guna mendukung usaha pertanian lokal. Kelebihannya, produk pertanian dan usaha mikro kecil menengah punya pasar penjualan. Di sisi lain masyarakat bisa menikmati produk pangan dengan harga murah karena langsung dari produsen petani atau peternaknya.

BACA JUGA:  Asrama Haji Batam Disiapkan Untuk Karantina PMI

“Dengan kita berbelanja di Bakulan ini secara tak langsung juga mendukung para petani dan peternak kita. Konsumen juga dimudahkan karena tak perlu keluar rumah, barang yang dibutuhkan diantar langsung ke alamat. Apalagi di masa sekarang yang harus meminimalisir kontak fisik, tentu sangat membantu. Harganya juga murah, karena langsung harga dari petaninya. Dan diatur agar di bawah harga pasar. Misal cabai di pasar Rp40 ribu, di Bakulan ini Rp35-36 ribu,” paparnya.

BACA JUGA:  Kirim Alkes ke Natuna, Lanud Hang Nadim Terjunkan Pesawat Cassa Nurtanio

“Bakulan” dapat masyarakat Batam unduh melalui google Play Store. Atau bisa klik link berikut ini

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.Bakulan.in.

Setelah aplikasi terinstal, masyarakat terlebih dulu mendaftar dengan memasukkan data pribadi sesuai permintaan sistem. Antara lain nama, alamat, nomor telepon, dan surel. Kemudian menagatur kata sandi atau password.

Jika sudah terdaftar, masyarakat bisa langsung mulai berbelanja. Pilihannya beragam, seperti kategori buah-buahan, bumbu, sayur-mayur, hingga sembako.

“Untuk pengiriman diusahakan hari yang sama. Misal pesan pagi jam 7 diantar jam 11-an. Tapi kalau sore, di hari berikutnya. Pembayaran juga mudah, COD (cash on delivery), barang diterima, baru bayar,” kata dia.

BACA JUGA:  554 Pasien COVID-19 Dikarantina di Asrama Haji Batam

Mardanis mengatakan pihaknya bersama koperasi petani dan peternak menargetkan 2 ton produksi lokal terjual per hari. Dan 1 ton di antaranya merupakan produk cabai. Tujuannya tak lain untuk membantu pemerintah dalam upaya menekan angka inflasi daerah.

Khusus untuk cabai, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bersama Koperasi Petani Batam juga membuat “cabe corner”. Cabai hasil produksi petani lokal dititip ke sejumlah warung yang berada di lingkungan pemukiman.

“Contohnya di Sekupang itu ada lima warung yang kita titipkan jadi ‘cabe corner’. Selain itu kita juga tetap menjalankan kios mobil keliling yang menjual berbagai komoditas pangan produksi petani kita,” ujarnya.

Berita Terkait

Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat
Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi
KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang
Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar
Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga 31 Oktober 2026
Cuaca Batam 7 Oktober: Sejumlah Wilayah Diprakirakan Berkabut, Suhu hingga 32 Derajat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:02 WIB

KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar

Berita Terbaru