Ahli: Kita akan `Bareng` Virus Corona Hingga Puluhan Tahun

- Publisher

Sabtu, 25 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Dengan jutaan orang yang terkena dampak infeksi virus corona jenis baru (Covid-19) di seluruh dunia, vaksin telah menjadi harapan utama untuk mengakhiri penyakit ini. Namun, beberapa ilmuwan mengatakan bahwa mungkin ini bukan jawaban.

Para ahli medis di Inggris mengatakan kepada parlemen negara itu bahwa vaksin tidak mungkin dapat menghilangkan virus corona jenis baru sepenuhnya. Mereka juga memperingatkan bahwa umat manusia akan hidup bersama dengan Covid-19!selama bertahun-tahun yang akan datang.

BACA JUGA:  Kepala BKKBN: Program KB dengan Spiral Aman Digunakan

Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock berpendapat bahwa di bawah “skenario terbaik” sebuah vaksin Covid-19 akan ada pada akhir tahun ini. Tentu hal ini adalah berita yang membawa kegembiraan besar karena dunia sedang memerangi salah satu pandemi terburuk sepanjang sejarah.

Pernyataan itu muncul setelah uji coba vaksin yang menunjukkan hasil yang menggembirakan pada awal pekan dari University of Oxford. Bahkan, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah mengatakan bahwa ia berharap kondisi sepenuhnya akan kembali normal sebelum akhir tahun ini.

BACA JUGA:  Jangan Sepelekan! Biji Nangka Bisa Lawan Penyakit Kronis

Namun, Direktur Wellcome Trust Prof Jeremy Farrar mengatakan kepada Komite Kesehatan House of Commons (Parlemen Inggris) keyakinan bahwa situasi akan kembali berjalan normal pada akhir tahun ini sangatlah berlebihan. Pakar penyakit tropis ini menyarankan agar pandangan yang lebih realistis diadopsi.

BACA JUGA:  New Normal, Bus Trans Batam dibatasi Hanya Angkut 12 Orang

“Infeksi ini tidak akan hilang, ini adalah endemik. Dunia akan hidup dengan Covid-19 hingga bertahun-tahun mendatang. Bahkan, sebenarnya, jika ada vaksin atau perawatan yang sangat baik, umat manusia akan tetap hidup dengan virus ini selama beberapa dekade,” ujar Farrar dalam sebuah pernyataan, yang dilaporkan BBC, dilansir Times Now News, Jumat (24/7).

Republika

Berita Terkait

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa
Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Memilih Olahraga yang Tepat Saat Berpuasa agar Tubuh Tetap Bugar
Begini Cara Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa agar Tetap Percaya Diri
WHO Ungkap Gejala, Pola Penularan, dan Risiko Penyakit Virus Nipah
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:05 WIB

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Selasa, 3 Maret 2026 - 03:42 WIB

Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:15 WIB

Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa

Rabu, 25 Februari 2026 - 03:47 WIB

Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Berita Terbaru

Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat membuka kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Batam Kota di Aula Politeknik Batam. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Batam

Amsakar: Masa Depan Batam Ditentukan Daya Saing SDM

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:40 WIB