Kadinkes Batam : Jangan Lengah, Positif Covid Juga Bisa Tanpa Gejala

- Publisher

Selasa, 12 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Sebagian besar pasien terkonfirmasi positif corona virus disease (Covid-19) di Kota Batam adalah orang tanpa gejala (OTG). Oleh karena itu perlunya kesadaran diri setiap warga untuk mentaati protokol pencegahan penularan Covid-19 yang ditetapkan pemerintah.

“Lebih dari 50 persen pasien positif Covid kita tanpa gejala. Ini perlu menjadi perhatian semua pihak termasuk masyarakat umum,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Selasa (12/5).

Ia mencontohkan kasus terbaru yang diumumkan kemarin. Tiga bersaudara terkonfirmasi positif Covid-19, yang tercatat sebagai pasien positif nomor 40-42z Ketiganya merupakan tetangga dari pasien positif nomor 35 yang telah meninggal dunia.

BACA JUGA:  Di Depan Keluarga Besar Sirait, Amsakar: Batam Sebagai Rumah Bersama, Kita lah yang Menjaga dan Merawatnya

Mereka cukup dekat dengan almarhum semasa hidup. Sebagai anak-anak yatim yang ditinggal ibunya bekerja di luar negeri, empat bersaudara ini banyak dibantu oleh keluarga pasien 35 untuk kehidupan sehari-hari.

“Kondisi anak-anak ini umumnya baik. Sehat. Tanpa ada gejala sama sekali. Kita lakukan swab karena menjadi kontak dekat dari pasien positif sebelumnya. Dan dari empat bersaudara ini, hanya yang bungsu hasilnya negatif. Kan kasihan jadinya harus jalani karantina terpisah dari kakak-kakaknya,” kata dia.

BACA JUGA:  Bikin Haru, Dari Ruang Isolasi Pasien 012 Batam Hadiahkan Sajak Untuk Anak Lelakinya Yang Ulang Tahun

Didi mengatakan kasus seperti ini banyak terjadi. Warga yang tampak sehat dari luar, ternyata menjadi carrier virus corona jenis baru tersebut.

Kondisi pasien positif tanpa gejala ini biasanya digambarkan dalam rilis gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Batam. Di akhir siaran pers tentang penambahan pasien positif baru, kerap tertulis ‘saat ini kondisi pasien dalam keadaan stabil dan tidak pernah merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti’.

BACA JUGA:  Penyelundupan Ratusan Kardus Rokok dan Mikol Ilegal Berhasil Digagalkan Ditpolairud Kepri

“Maka itu pemerintah terus mengingatkan warga untuk tetap di rumah, jaga jarak social physical distancing, hindari kerumunan, kalau tak penting tak usah keluar rumah, kalau keluar rumah pakai masker, terapkan pola hidup bersih dan sehat dengan rajin cuci tangan pakai sabun di bawah air mengalir atau menggunakan hand sanitizer,” pesan Didi.

Berita Terkait

Muhammad Kamaluddin Respons Permohonan Maaf Tempo: Evaluasi Serius agar Insiden Serupa Tak Terjadi Lagi
Tinjau ZoSS, Li Claudia Tegaskan Komitmen Pemerintah Dalam Penyediaan Infrastruktur Publik
KNPI Kepri Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Asta Cita Prabowo-Gibran, Andhi Kusuma: Jangan Ganggu Konsolidasi Pembangunan Nasional
Rival Pribadi: Tuduhan Tempo ke NasDem Bukan Kritik, Tapi Agitasi Berkedok Jurnalisme
Pietra Paloh Minta Kader NasDem Bijak Sikapi Dinamika Informasi dan Pemberitaan Politik
BP Batam: Penataan Pot Bougenville Perkuat Estetika Kota Tanpa Bebani Keuangan Negara
Kepala BP Batam Terima Kunjungan Peserta Sespimti Polri Tahun 2026
Dugaan Timbun Mangrove di Panaran: Sejumlah Perusahaan dan Pengusaha Disebut Terkait

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:53 WIB

Muhammad Kamaluddin Respons Permohonan Maaf Tempo: Evaluasi Serius agar Insiden Serupa Tak Terjadi Lagi

Rabu, 15 April 2026 - 05:54 WIB

Tinjau ZoSS, Li Claudia Tegaskan Komitmen Pemerintah Dalam Penyediaan Infrastruktur Publik

Selasa, 14 April 2026 - 22:01 WIB

KNPI Kepri Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Asta Cita Prabowo-Gibran, Andhi Kusuma: Jangan Ganggu Konsolidasi Pembangunan Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 20:53 WIB

Rival Pribadi: Tuduhan Tempo ke NasDem Bukan Kritik, Tapi Agitasi Berkedok Jurnalisme

Selasa, 14 April 2026 - 20:36 WIB

Pietra Paloh Minta Kader NasDem Bijak Sikapi Dinamika Informasi dan Pemberitaan Politik

Berita Terbaru