INIKEPRI.COM – Aula Gedung Pemerintah Kota Batam, Sabtu (9/5/2026), menjadi saksi menguatnya solidaritas wartawan media online di Kepulauan Riau. Dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Kepulauan Riau resmi dilantik, disusul pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PWMOI Kota Batam dan Kabupaten Karimun.
Momentum tersebut sekaligus menandai berlanjutnya kepemimpinan S. Lawolo atau Rezky Law sebagai Ketua DPD PWMOI Kota Batam untuk periode 2026–2029.
Prosesi pelantikan diawali dengan pengukuhan DPW PWMOI Kepri oleh Ketua Umum DPP PWMOI, Jusuf Rizal. Setelah itu, Ketua DPW PWMOI Kepri, Hendri Guci, melantik jajaran pengurus DPD PWMOI Batam dan Karimun.
Kegiatan itu turut dihadiri Wali Kota Batam sekaligus Ex Officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, yang juga menjabat sebagai Pembina DPW PWMOI Kepri.
Jusuf Rizal: Media Online Harus Jadi Penjaga Kebenaran
Dalam sambutannya, Jusuf Rizal menegaskan bahwa media online memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik. Karena itu, wartawan dituntut untuk menjaga integritas, independensi, dan tanggung jawab moral dalam setiap karya jurnalistik.
Menurutnya, kecepatan menyampaikan informasi harus berjalan seiring dengan akurasi dan keberimbangan.
“Media online memiliki kekuatan besar dalam membentuk opini publik. Karena itu, wartawan harus menjaga integritas, independensi, dan tidak menjadi alat kepentingan tertentu. PWMOI harus tumbuh menjadi organisasi yang kuat, solid, dan bermartabat,” tegas Jusuf Rizal.
Ia berharap PWMOI terus menjadi rumah besar bagi wartawan media online yang menjunjung tinggi profesionalisme dan etika jurnalistik.
Rezky Law: PWMOI Harus Menjadi Benteng Wartawan
Kembali dipercaya memimpin PWMOI Batam, Rezky Law menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan untuk kedua kalinya.
Menurutnya, PWMOI Batam bukan sekadar organisasi profesi, tetapi juga tempat berlindung bagi wartawan yang menghadapi intimidasi maupun tekanan saat menjalankan tugas jurnalistik.
“PWMOI tidak sekadar organisasi, tetapi tempat berhimpun dan saling menguatkan. Kami ingin menjadi garda terdepan dalam membela rekan-rekan wartawan dari intimidasi, pelecehan, hingga kriminalisasi,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi dengan masyarakat serta pemerintah demi menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat.
Hendri Guci: Profesionalisme Adalah Kunci
Ketua DPW PWMOI Kepri, Hendri Guci, menekankan bahwa tantangan jurnalistik di era digital semakin kompleks. Karena itu, wartawan harus mampu menjaga kepercayaan publik melalui karya jurnalistik yang bertanggung jawab.
“Profesionalisme wartawan diukur dari kemampuannya menjaga kepercayaan publik melalui berita yang benar, akurat, dan bertanggung jawab,” katanya.
Amsakar: Kritik Itu Vitamin bagi Pemerintahan
Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menegaskan bahwa pemerintah tidak memandang kritik sebagai ancaman, melainkan sebagai masukan yang penting untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.
“Saya tidak anti kritik. Kritik yang disampaikan secara konstruktif sangat penting agar pemerintahan terus berbenah dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar Amsakar.
Ia menegaskan bahwa pers merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjaga transparansi, kontrol sosial, dan kualitas pembangunan daerah.
Menjelang keberangkatannya menunaikan ibadah haji, Amsakar juga menitipkan pesan agar seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers, bersama-sama menjaga Kota Batam tetap aman, damai, dan kondusif.
“Saya titip Batam tetap sejuk dan harmonis. Mari kita jaga kota ini bersama-sama demi kemajuan yang berkelanjutan,” katanya.
Pelantikan DPW PWMOI Kepri serta DPD PWMOI Batam dan Karimun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas wartawan media online di Kepulauan Riau. Lebih dari sekadar seremonial, kegiatan ini menegaskan komitmen bersama untuk menjaga kebebasan pers, meningkatkan profesionalisme, dan menghadirkan informasi yang akurat serta terpercaya bagi masyarakat.
Penulis : IZ

















