Pertamax 92 Langka! Warga Batam Pontang-Panting Keliling SPBU hingga Terpaksa Isi Turbo

- Publisher

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPBU Tiban 3. Foto: INIKEPRI.COM

SPBU Tiban 3. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Batam mengalami kekosongan bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) dalam dua hari terakhir.

Kondisi tersebut terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari Sagulung, Batu Aji, Batam Kota, Bengkong hingga kawasan Sekupang, Sabtu (9/5/2026).

Kelangkaan Pertamax RON 92 memicu keluhan dari masyarakat. Pasalnya, di beberapa SPBU hanya tersedia Pertamax Turbo (RON 98) yang dijual dengan harga lebih tinggi.

Sejumlah pengendara mengaku terpaksa mengisi BBM dengan oktan lebih tinggi tersebut agar tetap dapat melanjutkan aktivitas, meskipun harus mengeluarkan biaya lebih besar.

BACA JUGA:  Saatnya Kapal Nelayan Gunakan Tenaga Listrik

“Pertamax RON 92 di SPBU Mediterania sudah dua hari kosong. Yang tersedia hanya Pertamax Turbo, jadi mau tidak mau harus beli yang lebih mahal,” ujar Andi, warga Batam Kota.

Petugas SPBU di kawasan Batam Center juga membenarkan kondisi tersebut.

“Kami memang belum menerima pengiriman Pertamax RON 92 sejak kemarin. Untuk sementara yang tersedia hanya Pertamax Turbo,” kata Jamal, petugas SPBU.

Keluhan serupa disampaikan sejumlah pengendara lain yang mengaku harus berpindah dari satu SPBU ke SPBU lainnya untuk mencari Pertamax RON 92, namun stok tetap kosong.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri & PT Marubeni Global Teken MoU Untuk Membangun PLTS

Menanggapi hal tersebut, Kepala Cabang Pertamina Wilayah Kepulauan Riau, Bagus Handoko, membenarkan adanya keterlambatan distribusi Pertamax RON 92 ke sejumlah SPBU di Batam.

Menurutnya, hambatan pasokan terjadi akibat kendala sandar kapal pengangkut BBM di Pelabuhan Kabil.

“Hanya beberapa SPBU yang sempat terlambat pengirimannya. Hal ini karena ada kendala sandar kapal di Pelabuhan Kabil terkait persoalan teknis dan regulasi,” ujar Bagus.

BACA JUGA:  Nyaris Hanyut! Gara-Gara Mancing Pakai Gabus Bekas Box Es

Ia memastikan stok BBM lain seperti Pertalite dan Pertamax Turbo tetap tersedia selama distribusi Pertamax RON 92 mengalami hambatan.

Bagus menambahkan, persoalan tersebut telah diselesaikan berkat dukungan dari BP Batam selaku pengelola pelabuhan.

“Alhamdulillah, kendala sudah diselesaikan pada 8 Mei kemarin dan hari ini penyaluran sudah kembali normal,” katanya.

Dengan normalnya distribusi, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir karena pasokan Pertamax RON 92 ke seluruh SPBU di Batam dipastikan kembali berjalan seperti biasa.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Air Mata di Embarkasi Batam, Calon Haji Asal Kampar Wafat Sebelum Berangkat ke Madinah
Arus Urbanisasi Tak Terbendung, Batam Kaji Kartu Sementara untuk Kontrol Pendatang
Amsakar Tanam 2.000 Mangrove Bersama Mahasiswa UNRIKA, Serukan Gerakan Menyelamatkan Bumi
DPW PWMOI Kepri dan DPD Batam-Karimun Resmi Dilantik! Rezky Law Kembali Pimpin Batam, Amsakar Tegaskan Tak Anti Kritik
Amsakar: Masa Depan Batam Ditentukan Daya Saing SDM
BMKG Prakirakan Batam Didominasi Awan Tebal, Hujan Ringan Berpotensi Turun Pagi dan Malam
Perda LAM Batam Disahkan, Amsakar Pasang Benteng Terakhir Jaga Marwah Melayu di ‘Bandar Dunia Madani’
Amsakar Hujan-hujanan Bersama Warga, Gema Batam ASRI Jadi Simbol Semangat Baru Kota Batam

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:15 WIB

Air Mata di Embarkasi Batam, Calon Haji Asal Kampar Wafat Sebelum Berangkat ke Madinah

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:51 WIB

Arus Urbanisasi Tak Terbendung, Batam Kaji Kartu Sementara untuk Kontrol Pendatang

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:45 WIB

Amsakar Tanam 2.000 Mangrove Bersama Mahasiswa UNRIKA, Serukan Gerakan Menyelamatkan Bumi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:06 WIB

DPW PWMOI Kepri dan DPD Batam-Karimun Resmi Dilantik! Rezky Law Kembali Pimpin Batam, Amsakar Tegaskan Tak Anti Kritik

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:40 WIB

Amsakar: Masa Depan Batam Ditentukan Daya Saing SDM

Berita Terbaru