Masuk Batam Tak Perlu Rapid Test, Khusus Warga Kepri

- Admin

Selasa, 9 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan tidak mewajibkan rapid diagnostic test (RDT) virus corona bagi masyarakat Batam atau masyarakat kabupaten/kota di Provinsi Kepri yang akan masuk ke Batam. Namun diimbau agar mematuhi protokol kesehatan yang selama ini diterapkan.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan masyarakat yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) di wilayah Provinsi Kepri tidak perlu melampirikan hasil RDT virus corona. Tapi kebijakan tersebut tidak berlaku jika masyarakat sebelumnya pernah ke luar provinsi Kepri.

Baca Juga :  Gubernur Bersama Forkopimda Imbau Masyarakat Kepri Hal Ini

“Kalau dari Tanjungpinang mau ke Batam atau dari Karimun mau ke Batam tidak wajib rapid tes,” kata Rudi, Selasa (9/10).

Dijelaskannya bahwa masyarakat wajib melakukan RDT jika hendak ingin ke luar provinsi Kepri dengan menggunakan transportasi udara. Hal itu menurut dia berlaku di seluruh Indonesia, bahwa masyarakat wajib melakukan RDT sebelum menggunakan pesawat terbang.

Baca Juga :  Guna Mendukung Adaptasi Kebiasan Baru, Ops Aman Nusa II Polda Kepri Kembli Patroli Dialogis

“Kalau mau ke luar provinsi apalagi menggunakan pesawat wajib melakukan RDT. Tapi kalau hanya antar kabupaten/kota di Kepri dan tidak melalui peswat saya kira tidak perlu,” jelasnya.

Namun, kendati demikian diimbau kepada siapapun yang ingin masuk ke Batam harus mematuhi protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, jaga jarak dan juga rajin mencuci tangan dengan sabun serta air yang mengalir. Hal itu wajib dilakukan oleh semua masyarakat yang ada di Batam.

Baca Juga :  Pengurus Kadin Batam 2020 - 2025 Resmi di Lantik

Rudi menjelaskan bahwa protokol harus dilakukan untuk menjaga diri masing-masing agar tidak tertular ataupun juga menularkan ke orang lain. Itu sebabnya disetiap kesempatan pihaknya mengaku terus mengingatkan dan mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengabaikan protokol kesehatan.

“Kita harus komitmen bersama menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB