Geger, Pemuda 36 Tahun di Nganjuk Nikahi Nenek 71 Tahun karena Cinta

- Admin

Minggu, 14 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, inikepri.com – Cinta memang tidak memandang usia, seperti kata pepatah. Seorang pemuda 36 tahun menikahi nenek yang sudah berusia 71 tahun dengan alasan cinta di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur (Jatim).

Pemuda bernama Nuryani dan nenek bernama Yatemi itu melangsungkan pernikahsn secara sederhana. Kepada janda yang telah memiliki enam anak dan 10 cucu itu, Nuryani memberikan mas kawin berupa uang sebesar Rp100.000.

Pernikahan keduanya dilangsungkan di rumah Nenek Yatemi dengan dihadiri kerabat dan perangkat desa, Jumat (12/6). Acara juga digelar dengan menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan Covid-19.

Baca Juga :  Dua PNS Terciduk di Hotel, Alibinya Lagi Konsultasi. Halah!

Pernikahan beda usia jauh warga Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk ini pun menarik perhatian dan sempat membuat warga geger. Perbedaan usia di antara mereka menjadi perbincangan warga dalam dua hari terakhir. Betapa tidak, umur Nuryani dan istrinya Yetemi terpaut 35 tahun.

Pernikahan Nuryani dan Ngatemi juga turut dihadiri Camat Ngetos Bambang Harianto dan Kapolsek Ngetos AKP Gendut Wisoko. Dua orang penting di Kecamatan Ngetos itu juga menjadi saksi momen bahagia mereka.

Baca Juga :  Kisah Wanita Tiga Kali Melahirkan, Dihamili Ayah dan Adik Kandungnya

Nuryani dan Yatemi yang ditemui usai melangsungkan pernikahan mengaku sudah saling mengenal secara dekat sejak satu tahun lalu. Nuryani kemudian jatuh cinta karena Nenek Yatemi sangat perhatian kepada dirinya yang sehari-hari bekerja sebagai penjual bakso keliling.

“Kami sudah satu tahun saling mengenal. Pertama kali ketemu di rumah sini. Setelah satu tahun itu, akhirnya saling suka karena dia sangat perhatian,” kata Nuryani, Sabtu (14/6).

Baca Juga :  Viral, Video Ustaz Meninggal saat Sujud dalam Salat

Nuryani mengaku bahagia setelah menikah dengan Nuryani. “Perasannya senang, bersyukur,” ujar Nuryani yang duduk di samping Yatemi.

Sementara Nenek Yatemi juga mengaku mau menerima pinangan Nuryani karena pemuda ini sangat sabar dan tulus. Setelah mendapat persetujuan dari keluarga masing-masing, keduanya pun akhirnya sepakat menikah. Dia juga mengaku bahagia menikah dengan Nuryani. “Perasaan saya senang,” ujar Yatemi singkat.

Aksi

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:14 WIB

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB