Penerbangan Carter Internasional Tiba di Batam Jum’at Kemarin

- Publisher

Senin, 29 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Penerbangan carter internasional tiba di Bandara Hang Nadim Batam, pada Jumat (26/6) kemarin sore. Maskapai Bamboo Airways asal Saigon, Vietnam, membawa penumpang berjumlah 20 orang.

Kedatangan pesawat asal Saigon, Vietnam ke Batam yang dicarter oleh salah satu perusahaan di Batam. Pesawat ini berangkat pada Jumat, 26 Juni 2020 pukul 15:05 WIB dan tiba di Batam pukul 17:10 WIB.

Setelah tiba di Bandara Hang Nadim Batam, penumpang harus melalui proses pendataan dan pengecekan kesehatan oleh petugas Kementerian Kesehatan dan mengisi kartu kewaspadaan kesehatan (Health Alert Card) dan melewati pengecekkan imigrasi.

BACA JUGA:  KNPI Kepri Jalin Silaturahmi dengan Batam TV

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim dan TIK BP Batam, Suwarso, menyampaikan, Bandara Internasional Hang Nadim kedatangan satu pesawat carter dengan tipe Boeing 787 seri 900. Pesawat dari Saigon ini membawa 20 orang penumpang dan kembali ke Saigon, Vietnam pada Jumat petang pukul 18.20 WIB, dengan membawa 3 orang penumpang.

“Penerbangan ini memang sudah direncanakan dan baru bisa terbang pada Jumat kemarin. Tim CIQP yang terdiri dari Custom (Bea dan Cukai), Immigration (Imigrasi) dan Quarrantine (Karantina), serta Port Master (Syahbandar) telah siap menerima kedatangan penumpang,” kata Suwarso.

BACA JUGA:  Kabar Baik, Batam Akan Buat Jalur Khusus Pesepeda

Prosedur protokol kesehatan tatanan normal baru (new normal) pada masa pandemi Covid-19 diterapkan dalam penerbangan tersebut. “Para penumpang adalah para pekerja oil company, dan tetap menjalankan protokol Kesehatan. Para pekerja sebelum terbang dari Saigon telah menjalani isolasi di Saigon dan setibanya di Batam juga akan diisolasi terlebih dahulu,” ungkap Suwarso.

Tatanan kehidupan baru atau new normal yang diberlakukan sejak 15 Juni 2020 lalu untuk memulihkan produktivitas masyarakat dan menjadikan kondisi perekonomian kembali membaik. New normal ini merupakan salah satu opsi untuk menjadi tonggak kebangkitan ekonomi Indonesia.

BACA JUGA:  Amsakar Buka Konferensi Kota VIII PGRI Batam: Guru Penentu Masa Depan dan Daya Saing Daerah

Suwarso berharap dengan adanya penerbangan internasional di masa new normal ini dapat berjalan lancar dan dapat mengembalikan kondisi perekonomian dan sosial masyarakat. Namun, di sisi lain semua pihak diharapkan tetap berupaya untuk menghentikan penyebaran virus Corona dengan melaksanakan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Berita Terkait

Amsakar Siapkan Reformasi Tata Kelola Sampah Batam, Libatkan Ahli dan Teknologi Modern
Polda Kepri Berduka, Ipda Supriadi alias Joker Meninggal Dunia
Muhammad Kamaluddin Respons Permohonan Maaf Tempo: Evaluasi Serius agar Insiden Serupa Tak Terjadi Lagi
Tinjau ZoSS, Li Claudia Tegaskan Komitmen Pemerintah Dalam Penyediaan Infrastruktur Publik
KNPI Kepri Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Asta Cita Prabowo-Gibran, Andhi Kusuma: Jangan Ganggu Konsolidasi Pembangunan Nasional
Rival Pribadi: Tuduhan Tempo ke NasDem Bukan Kritik, Tapi Agitasi Berkedok Jurnalisme
Pietra Paloh Minta Kader NasDem Bijak Sikapi Dinamika Informasi dan Pemberitaan Politik
BP Batam: Penataan Pot Bougenville Perkuat Estetika Kota Tanpa Bebani Keuangan Negara
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 07:25 WIB

Amsakar Siapkan Reformasi Tata Kelola Sampah Batam, Libatkan Ahli dan Teknologi Modern

Kamis, 16 April 2026 - 06:05 WIB

Polda Kepri Berduka, Ipda Supriadi alias Joker Meninggal Dunia

Rabu, 15 April 2026 - 05:54 WIB

Tinjau ZoSS, Li Claudia Tegaskan Komitmen Pemerintah Dalam Penyediaan Infrastruktur Publik

Selasa, 14 April 2026 - 22:01 WIB

KNPI Kepri Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Asta Cita Prabowo-Gibran, Andhi Kusuma: Jangan Ganggu Konsolidasi Pembangunan Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 20:53 WIB

Rival Pribadi: Tuduhan Tempo ke NasDem Bukan Kritik, Tapi Agitasi Berkedok Jurnalisme

Berita Terbaru