“Memangnya kalian bawa mayat? Kalau misalnya terjadi kecelakaan yang terlipat bukan sepedamu saja bos, kepalamu juga terlipat,” sindir si polisi.
Si polisi juga mengingatkan para pesepeda agar menjaaga jarak antar pesepeda lainnya dan tidak membuat deretan yang terlalu banyak. Sebab, hal itu akan mengganggu pengguna jalan lainnya.
Dengan gayanya yang santai, polisi ini menyebut aksi para pesepeda yang tak mematuhi aturan membuat para pengguna jalan lainnya ‘jantungan’.
“Ini namanya kamu yang sehat kita yang jantungan,” ungkap si polisi.
https://www.instagram.com/p/CCubfeClI1f/?igshid=1oh5cnh1ajfvf
Video tersebut mendadak viral di media sosial. Banyak warganet yang mengomentari fenomena banyaknya pesepeda melanggar aturan.
“👍👍 setuju,” kata @taty_wijaya_**shop.
“Nglanggar lampu merah mereka gk bawa mayat pak, cuman mereka pengen jadi mayat..,” komentar @akhm**_2190.
“Kalo bawa sepeda tolong bawa juga matanya. Sudah jelas” over pass dilarang untuk pengguna sepeda kayuh, masih aja ngeyel mancal munggah. Inget napas aja 1 2 👻😂,” tulis @meik**jani.
“Hehehe bagus banget himboan pakpol.Tp orang sok riak:biarin dilihat pengendara lain bhw klo sepedaku kan harga selangit.Dasar tuyul sok pamer,” kata @h.eko**prapto.
“Nah gitu donk, ngegas,” celoteh @de**nyulf.
Minews
Halaman : 1 2

















