Membernya Positif Covid-19, Givo Studio Tutup Sementara

- Publisher

Selasa, 4 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Perkembangan kasus Covid-19 baru-baru ini terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Dalam seminggu terakhir total ada puluhan orang yang terpapar Covid-19, yang berasal dari klaster Batu Besar dan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Dari penambahan kasus tersebut, beberapa pihak kemudian langsung mengambil langkah antisipasi. Tempat-tempat yang pernah dikunjungi oleh pasien terkonfirmasi positif segera tutup operasionalnya.

Seperti yang dilakukan Givo Studio yang berada di kawasan Central Sukajadi. Pemilik studio langsung menutup tempat usahanya, setelah ada ditemukan satu orang member mereka yang positif Corona.

BACA JUGA:  Diduga Jadi Sarang Judi Online, Begini Cara Kerja Operator Judi Online di Hotel Grand View 99

“Kami langsung tutup tanggal 30 Juli 2020,” ujar manager Givo Studio, Rina di Batam Centre, Selasa (4/8).

Tidak hanya menutup tempat usahanya, mereka juga segera melakukan pemeriksaan rapid test. Total ada 23 orang yang menjalani rapid test.

“Kami langsung inisiatif melakukan rapid test, begitu dapat informasi seorang member kami yang positif Covid-19,” kata dia.

Rina menjelaskan kronologi seorang member mereka yang terpapar Covid-19, Ia merupakan seorang istri anggota Polri berinisil EB. Berdasarkan penuturan dari EB diketahui bahwa Ia menjenguk adiknya yang sakit pada tanggal 21-22 Juli 2020.

BACA JUGA:  Pietra Paloh Dengarkan Curhat dari Pekerja Gudang Arang di Sembulang

“Awanya menjenguk di rumah adik saya tanggal 21 Juli lalu, terus besoknya (22/7) masuk rumah sakit,” ujar EB, saat dihubungi melalui telepon seluler.

Lalu pada tanggal 25-26 Juli, EB mengikuti pelatihan di Givo Studio. Setelah itu, Ia mendapat informasi bahwa adiknya diambil sampel swab pada tanggal 25 Juli 2020 karena kondisinya demam naik turun.

Dan selanjutnya pada tanggal 28 Juli 2020 diperoleh hasil swab adik EB, dan terkonfirmasi positif Covid-19. Maka dari itu, EB beserta suaminya menjalani pemeriksaan swab.

BACA JUGA:  Konsleting di VIP 407 Nyaris Bikin Newton Diskotik Dilalap Si Jago Merah

“Kami satu keluarga melakukan pemeriksaan swab di Rumah Sakit Bhayangkara, ada 12 orang yang menjalani tes, hasilnya kami ketahui tanggal 29 Juli, yaitu10 orang positif, 2 orang negatif,” jelasnya.

EB menekankan bahwa saat Ia
menjalani pelatihan di Givo Studio, Ia belum mengetahui bahwa dirinya terpapar Covid-19, begitupun juga adiknya juga belum diketahui positif corona.

“Jadi memang belum tahu, makanya tetap ikut pelatihan,” katanya.

Berita Terkait

Jangan Lupa Payung! Batam Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Sejak Pagi
Menjelang Keberangkatan Haji 21 Mei, Wali Kota Amsakar Titipkan Jalannya Pemerintahan ke Wakilnya
Air Mata di Embarkasi Batam, Calon Haji Asal Kampar Wafat Sebelum Berangkat ke Madinah
Arus Urbanisasi Tak Terbendung, Batam Kaji Kartu Sementara untuk Kontrol Pendatang
Amsakar Tanam 2.000 Mangrove Bersama Mahasiswa UNRIKA, Serukan Gerakan Menyelamatkan Bumi
Pertamax 92 Langka! Warga Batam Pontang-Panting Keliling SPBU hingga Terpaksa Isi Turbo
DPW PWMOI Kepri dan DPD Batam-Karimun Resmi Dilantik! Rezky Law Kembali Pimpin Batam, Amsakar Tegaskan Tak Anti Kritik
Amsakar: Masa Depan Batam Ditentukan Daya Saing SDM

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 06:13 WIB

Jangan Lupa Payung! Batam Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Sejak Pagi

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:10 WIB

Menjelang Keberangkatan Haji 21 Mei, Wali Kota Amsakar Titipkan Jalannya Pemerintahan ke Wakilnya

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:15 WIB

Air Mata di Embarkasi Batam, Calon Haji Asal Kampar Wafat Sebelum Berangkat ke Madinah

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:51 WIB

Arus Urbanisasi Tak Terbendung, Batam Kaji Kartu Sementara untuk Kontrol Pendatang

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:45 WIB

Amsakar Tanam 2.000 Mangrove Bersama Mahasiswa UNRIKA, Serukan Gerakan Menyelamatkan Bumi

Berita Terbaru