Viral di Twitter, Polda Kepri : Kami Transparan

- Publisher

Kamis, 6 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Postingan akun twitter @siap_abangjagoo, yang bercerita pengakuan seorang taruna Akpol gagal mengikuti tes ke Semarang usai dinyatakan positif Covid-19 menghebohkan jagat maya.

Dalam twit tersebut, calon taruna Akpol tersebut mengaku rangking pertama dalam hasil seleksi di Batam, Kepri. Hal itu pun membuatnya layak mengikuti pendidikan Akpol di Semarang.

Namun, impian remaja tersebut akhirnya kandas usai dinyatakan positif corona oleh panitia seleksi yang datang ke rumahnya. Tidak percaya dengan hal tersebut, orang tua calon taruna Akpol melakukan swab test sendiri yang hasilnya negatif corona. Di dalam utasnya, penulis membeberkan bukti-bukti bahwa dia negatif corona.

https://twitter.com/siap_abangjagoo/status/1291244360537800704?s=19

Merespons hal tersebut, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Golden Hardt membantah postingan tersebut. Ia mengatakan, panitia telah sangat transparan dalam seleksi calon taruna Akpol.

BACA JUGA:  Bundo Kanduang Gelar Festival Lagu Pop Minang, Amsakar Terkesan Kekompakan Masyarakat

“Yah itu hak yang bersangkutan untuk memberikan penilaian,” kata Golden, Kamis (6/8).

“Panitia seleksi sudah bekerja dengan sangat transparan,” imbuh Golden.

Tanggapan Wakil Gubernur Akpol

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Akpol Brigjen Agus Salim terlebih dulu menjelaskan bahwa kewenangan menjelaskan secara rinci terkait kasus calon taruna tersebut yakni dari pihak panitia daerah (panda).

“Izin, kalau yang ini bukan urusan Akpol, karena penerimaan merupakan kewenangan panda,” kata Agus disitat dari kumparan, Kamis (6/8).

Agus kemudian menjelaskan proses seleksi, yakni bila tahapan panda sudah selesai maka para calon taruna akan dites kembali di Akpol oleh Panitia Pusat. Namun, kata Agus, memang ada aturan bisa Catar dapat gugur apabila positif corona.

BACA JUGA:  Jadi Korban Penganiayaan, Begini Kondisi Ketua Panwascam Batam Kota Saat Ini

“Selesai panda mereka akan dites lagi di Akpol oleh panpus (panitia pusat) dalam hal ini adalah As SDM/Karo Dalpers,” ucap Agus.

“Memang ada salah satu klausul bila hasil swab positif maka peserta dinyatakan gugur,” imbuhnya.

Agus menegaskan, klausul tersebut tidak dapat diganggu gugat meskipun dalam kasus ini catar merupakan peringkat pertama pada seleksi di tingkat provinsi.

Agus mengatakan, kasus serupa juga terjadi di Polda Metro Jaya dan Jawa Timur. Yakni terdapat catar yang lulus dan memenuhi syarat terpaksa gugur setelah hasil tes corona mereka dinyatakan positif.

BACA JUGA:  Hujan Ringan Hiasi Sebagian Besar Batam, Warga Diminta Waspada Jalan Licin

“Waktu mau berangkat ke panpus atau Akpol ternyata hasil swab positif, terpaksa mereka tidak diberangkatkan. Memang kita kasihan kepada mereka,” ujarnya.

Ditanya apakah kejadian ini mengurangi kuota seleksi penerimaan, Agus mengatakan hal itu tidak begitu berpengaruh. Sebab, mereka masih menemui kemungkinan gagal saat seleksi oleh panpus atau di Akpol.

“Hanya mengurangi kuota kirim panda, yang meluluskan tetap panpus. Sebagai gambaran kuota kirim adalah 264, yang sampai ke panpus hanya 262 (Polda Metro dan Jatim tidak kirim), sedangkan kuota didik 250, jadi ada kemungkinan yang gagal,” katanya.

Berita Terkait

Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029
Pemko Batam Siapkan Edaran Pembatasan Penggunaan Gawai bagi Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada
Tablig Akbar 1 Muharram 1448 H, Amsakar Bacakan Puisi “Jabal Uhud” di Hadapan Ribuan Jemaah
Ditpam BP Batam Resmi Berada di Bawah Koordinasi Deputi Bidang Pelayanan Umum
Putus Mata Rantai Pencurian Aset Publik dan Vandalisme, BP Batam Teken Pakta Integritas Bersama Polda Kepri dan Pelaku Usaha Scrap
Orang Tua Wajib Tahu! Ada Bantuan Pendidikan dan Seragam Gratis dari Pemko Batam
Anwar Anas Ajak Warga Batam Jaga Fasilitas Umum dan Segera Laporkan Aksi Vandalisme
Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat hingga Akhir Tahun
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:17 WIB

Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:06 WIB

Tablig Akbar 1 Muharram 1448 H, Amsakar Bacakan Puisi “Jabal Uhud” di Hadapan Ribuan Jemaah

Senin, 15 Juni 2026 - 17:50 WIB

Ditpam BP Batam Resmi Berada di Bawah Koordinasi Deputi Bidang Pelayanan Umum

Senin, 15 Juni 2026 - 15:03 WIB

Putus Mata Rantai Pencurian Aset Publik dan Vandalisme, BP Batam Teken Pakta Integritas Bersama Polda Kepri dan Pelaku Usaha Scrap

Senin, 15 Juni 2026 - 13:00 WIB

Orang Tua Wajib Tahu! Ada Bantuan Pendidikan dan Seragam Gratis dari Pemko Batam

Berita Terbaru