Pak Polisi, Pencuri Mesin Tempel Marak di Hinterland

- Publisher

Minggu, 14 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (ist)

Ilustrasi (ist)

INIKEPRI.COM – Maraknya pencurian mesin tempel di pulau-pulau sekitar wilayah kecamatan Belakang Padang, membuat masyarakat pesisir was-was.

Pasalnya dalam dua Minggu terakhir ini, setidaknya telah terjadi sedikitnya tiga kali pencurian mesin tempel milik nelayan.

Sekira dua Minggu yang lalu, pencuri mesin tempel ini beraksi di Pulau Pecung, Kecamatan Belakang Padang. Kemudian, seminggu berselang, pencurian yang sama kembali terjadi di Pulau Lengkang.

BACA JUGA:  BP Batam Komitmen Selesaikan Persoalan Air di Daerah Stres Area

Teranyar, Jum’at (12/2/2021) malam, pencuri mesin tempel ini kembali beraksi di Pulau Pemping, Kecamatan Belakang Padang.

Nurdin, warga Pulau Pemping menyesalkan berulangkalinya terjadi peristiwa pencurian ini.

“Sudah sangat sering terjadi. Dulu, pernah terjadi, kami laporkan dan tidak pernah terungkap. Sekarang malah semakin menjadi-jadi para pencuri ini,” katanya kepada inikepri.com, Sabtu (13/2/2021) malam.

BACA JUGA:  Kalau Bisa Kirim Rilis, Mengapa Harus Undang Media?
Unggahan salah seorang warga hinterland di akun media sosial (Screenshot Facebook)

Nurdin menduga, pelaku pencurian adalah orang yang sama.

“Karena, modus yang mereka gunakan sama. Pencuri itu membawa boatnya sekaligus. Setelah itu, mereka mengambil mesin, dan boat dihanyutkan,” jelas pria yang aktif di organisasi Himpunan Melayu Raya (Hi-Malaya) Batam ini.

BACA JUGA:  Amsakar Buka Sosialisasi Verifikasi Daftar Hitam, Tegaskan Pengadaan Harus Bebas Intervensi
Boat pancung yang mesin tempelnya dicuri orang tak dikenal (ist)

Masyarakat Pulau, Nurdin melanjutkan, berharap, aparat kepolisian untuk dapat segera bertindak mengungkap kasus ini.

Nurdin (ist)

“Jangan sampai pencuri ini kembali beraksi dan kami (masyakarat pulau) menjadi korban para pencuri ini,” harap Nurdin mengakhiri. (RD)

Berita Terkait

BP Batam Pastikan Perbaikan Jalan Gajah Mada Hadirkan Jalan yang Lebih Berkualitas dan Nyaman, Pengguna Jalan Dihimbau Senantiasa Berhati-hati
Disparbud Batam Panggil Manajemen Luxor Spa, Soroti Promosi Wanita Berbikini dan Pakaian Seksi di Media Sosial
Amsakar-Li Claudia Gaspol Jalan Lingkar Batam, Tiga Koridor Baru Disiapkan Pecah Kemacetan
Di Tengah Polemik KKMP Tutup, Pemko Batam Pastikan 16 Koperasi Merah Putih Sudah Rampung Dibangun
Amsakar-Li Claudia Ultimatum OPD: 15 Program Prioritas Tak Boleh Lagi Jalan di Tempat
Investasi Moncer, Daya Saing Belum Maksimal: Mengapa Batam Tak Masuk 10 Besar IDSD 2025?
Ratusan Goweser dari Dalam dan Luar Negeri Ramaikan Fun Bike MaxOne, Batam Kian Mantap Jadi Destinasi Sport Tourism
Di Harlah ke-9 Selingsing, Amsakar Ajak Warga Jaga Solidaritas dan Dukung Pembangunan Batam

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:50 WIB

BP Batam Pastikan Perbaikan Jalan Gajah Mada Hadirkan Jalan yang Lebih Berkualitas dan Nyaman, Pengguna Jalan Dihimbau Senantiasa Berhati-hati

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:13 WIB

Disparbud Batam Panggil Manajemen Luxor Spa, Soroti Promosi Wanita Berbikini dan Pakaian Seksi di Media Sosial

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:49 WIB

Amsakar-Li Claudia Gaspol Jalan Lingkar Batam, Tiga Koridor Baru Disiapkan Pecah Kemacetan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:00 WIB

Di Tengah Polemik KKMP Tutup, Pemko Batam Pastikan 16 Koperasi Merah Putih Sudah Rampung Dibangun

Senin, 27 Juli 2026 - 12:11 WIB

Amsakar-Li Claudia Ultimatum OPD: 15 Program Prioritas Tak Boleh Lagi Jalan di Tempat

Berita Terbaru