Kerap Disiksa Ayah dan Ibu Tirinya, Anak Disabilitas ini Larikan Diri, Jahat!

- Admin

Rabu, 12 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – JO (18) seorang gadis perempuan yang memiliki kebutuhan khusus, memberanikan diri meninggalkan rumah ayah kandung yang berada di kawasan Tiban Koperasi, Batam, Kepulauan Riau.

Ditemui di rumah ibu kandungnya, Fani yang beralamat di Perumahan Green Mansion, Sekupang, Rabu (12/8) siang.

Tampak gadis belia tersebut sudah mulai tampak tersenyum, saat didampingi oleh psikolog dan juga Komisioner KPAI Provinsi Kepri yang tampak tengah berbincang dengan JO dan ibu kandungnya.

Fani menuturkan, adanya keberanian anak pertamanya ini melarikan diri dari rumah ayah kandungnya, pasca perceraian setahun yang lalu dikarenakan tindak kekerasan yang selalu dialami oleh anaknya.

“Bukan hanya ayah kandungnya saja, tapi perlakuan serupa juga dilakukan oleh ibu tirinya,” jelas Fani.

Baca Juga :  Batam–Johor Perkuat Konektivitas dan Sinergi Investasi

Fani menambahkan, mengetahui perihal tersebut, Kamis (5/8) lalu saat dihubungi oleh salah satu teman sekolah putrinya, yang juga tinggal di kawasan Tiban.

Mendapatkan panggilan tersebut, Fani mengaku langsung bergegas menjemput putrinya, yang memerlukan perhatian khusus.

“Tapi pada saat itu, saya tidak menanyakan kenapa dia pergi dari rumah ayahnya. Karena secara hukum, memang ayahnya yang pegang hak asuh anak,” paparnya.

Guna menenangkan batin anaknya, Fani mengaku baru mempertanyakan alasan JO melarikan diri pada, Sabtu (8/8) lalu.

Dan darisana Fany mengetahui tindakan kekerasan yang tidak hanya dialami JO, namun juga dialami oleh AJS (16), dan GA (11) dua anaknya buah hati hasil rumah tangganya dengan JS mantan suaminya selama 18 tahun.

Baca Juga :  Viral, Dua Youtuber Tontonkan Aksi Robek Al-Qur’an

“Mantan suami saya, bahkan hingga hari ini tidak ada mencari JO yang sudah beberapa hari meninggalkan rumah. Dia bahkan mengatakan bahwa anak kami ini, boleh saja meninggalkan rumah padahal hak asuh ada di dia (JS),” tegasnya.

Disaat bersamaan, Fani menuturkan dengan adanya kejadian ini akan menempuh berbagai cara, untuk mendapatkan kembali hak asuh untuk ketiga anaknya dari tangan mantan suaminya.

Ditempat yang sama kuasa hukum JO, Marrulak Simanjuntak dari SS & Partner mengakui adanya tindak kekerasan terhadap kliennya dapat terlihat dari bekas memar di bagian tangan dan kaki.

Baca Juga :  Polresta Barelang Raih Penghargaan Predikat Sangat Baik Dalam Pelayanan Publik Dari Kemenpan-RB

“Bahkan di bagian wajah saat pertama kali dijemput, masih ada bekas tamparan di bagian pipi,” tuturnya saat ditemui di kediaman ibu kandung korban.

Baca Juga : Kali ini, Warga Sagulung Terima Bantuan Sembako Tahap IV, Warga Antusias!

Untuk tindak lanjutnya, selaku kuasa hukum, Marrulak menyampaikan bahwa telah melaporkan temuan tersebut kepada pihak KPAI Kepri.

Saat ini pihaknya tengah menunggu mediasi yang akan berlangsung, antara pihak KPAI, ibu kandung, dan ayah kandung korban.

“Namun apabila pihak terlapor dalam hal ini ayah kandung korban masih membantah perbuatannya, kita akan tempuh jalur hukum,” tutupnya. (RBP)

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB