Dapat Penghargaan, Fahri Hamzah: Sekarang Waktunya Mempersatukan Bangsa

- Publisher

Kamis, 13 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Fahri Hamzah yang kerap mengkritik pemerintah mendapat penghargaan berupa tanda jasa Bintang Mahaputera Nararya dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Penganugerahan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (13/8).

Usai penganugerahan tersebut, Fahri mengatakan posisi Presiden Jokowi dalam sistem tata negara adalah kepala pemerintahan dan juga kepala negara.

Baca Juga : Kementerian Pertanian Serahkan 5 Unit Hand Tractor ke Masyarakat Sembulang

BACA JUGA:  Tahun Politik 2024, KASN: Camat dan Lurah Rawan Politisasi

Pada momentum HUT ke-75 RI ini Jokowi tampil sebagai kepala negara untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

“Pada momen-momen 17-an seperti ini Presiden sebagai kepala negara tentu lebih menonjol menjaga persatuan kita, menjaga simbol negara kita,” ujarnya.

“Itu yang tadi beliau sampaikan, sebagai negara demokrasi kita harus bisa memelihara persatuan dan kebersamaan, apalagi situasinya sekarang kan lagi Covid-19 dan sebagainya. Jadi saya kira itu lah momennya sekarang bagi kita semua untuk mempersatukan bangsa kita,” tambahnya.

BACA JUGA:  KPU Bentuk Tim Selesaikan Sengketa Pemilu

Sementara politikus Partai Gerindra yang sempat menjadi salah satu pimpinan DPR RI, Fadli Zon mengatakan anugerah yang diraihnya hari ini adalah bentuk penghargaan kepada rakyat karena sama-sama menjaga demokrasi.

“Tentu penghargaan ini menurut saya adalah penghargaan kepada rakyat juga karena kita sama-sama menjaga demokrasi. Dari kepala negara, dari Presiden, tadi apa yang disampaikan merupakan tradisi, yang kita mempunyai tujuan yang sama, sama-sama merawat dan menjaga Indonesia,” ucapnya.

BACA JUGA:  Berebut Klaim Jadi Presiden Papua Barat, Siapa Saja?

“Jadi kami ucapkan terima kasih atas pengakuan terhadap demokrasi kita dengan tadi. Berbagai perbedaan itu sebenarnya adalah potensi kita untuk maju, dan tetap kuat melakukan checks and balances,” tambah Fadli.

Sumber : www.okenews.com

Berita Terkait

Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional
Banyak Capaian Nyata dalam 1,5 Tahun, KNPI Puji Pemerintahan Prabowo: Mulai Pemberantasan Korupsi hingga Mafia Tambang
Gerindra Kepri Terus Bergerak Hadirkan Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat
Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak PROJO, Ini Alasannya
DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama
Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir
Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam
KPU Siapkan Usulan Desain Baru Pemilu Terpisah

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:20 WIB

Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional

Sabtu, 11 April 2026 - 15:38 WIB

Banyak Capaian Nyata dalam 1,5 Tahun, KNPI Puji Pemerintahan Prabowo: Mulai Pemberantasan Korupsi hingga Mafia Tambang

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:32 WIB

Gerindra Kepri Terus Bergerak Hadirkan Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:07 WIB

Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak PROJO, Ini Alasannya

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:39 WIB

DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama

Berita Terbaru