PDIP dan PKS Makin Mesra, Mardani Ali: Kami Punya Kesamaan Ideologi

- Publisher

Jumat, 14 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera memastikan, hubungan PDIP dan PKS terus membaik seiring berjalannya waktu. Bahkan, pihaknya membuka kerja sama dengan PDIP pada Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada mendatang.

Mardani Ali Sera

Meski dalam beberapa aspek kedua partai tersebut acap berseberangan, namun PDIP dan PKS memiliki sejumlah kesamaan, yakni karakter dan ideologi. Setidaknya hal itu yang saat ini dirasakan Mardani.

“Dalam banyak prinsip seperti kader partai, ideologi partai, PKS punya kesamaan karakter dengan PDIP. Walau kita di kanan, dan PDIP di kiri,” ujar Mardani dikutip dari Merdeka, Kamis 13 Agustus 2020.

BACA JUGA:  Resmi! Kadri Daftar Sebagai Caleg PKS Dapil Sekupang-Belakangpadang Pada Pemilu 2024

Diketahui, PDIP dan PKS sendiri telah berkoalisi di Pilwakot Mataram, Nusa Tenggara Barat. Berikutnya, PKS tak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan partai-partai lain—baik itu oposisi ataupun pemerintah.

“Iya, selama sesuai dengan visi dan misi PKS,” terangnya.

BACA JUGA:  Mudah Untuk Korupsi, Angelina Sondakh Sebut DPR Sangat Kotor di Eranya

Ia juga mengatakan, koalisi yang terjalin antarpartai—khususnya saat Pilkada—bisa disebabkan dari kondisi di wilayah tertentu. Maka jangan heran, jika PDIP dan PKS yang dikenal berseberangan, tiba-tiba bahu membahu memenangkan kontestasi politik.

“DPP PKS juga membebaskan kawan-kawan pengurus DPD dan DPW untuk berkoalisi dengan semua partai selama mempertimbangkan suasana kebatinan masyarakat di daerah masing-masing,” kata dia.

Koalisi PDIP dan PKS Bakal Terus Bertambah

Sejauh ini, koalisi antara dua partai tersebut memang masih terbatas. Terkait hal itu, Ketua DPP PKS, Ledia Hanifa Amaliah menilai, sistem Pilkada kurang lebihnya dipengaruhi kondisi lokal. Sehingga, segalanya bersifat dinamis.

BACA JUGA:  Pemerintah Tolak Hasil KLB Partai Demokrat Kubu Moeldoko

Ladia tak menampik, koalisi PDIP dan PKS akan terus bertambah. Disitat dari Republika, ia memastikan, jumlah dan proporsi koalisi keduanya baru dapat diketahui setelah pendaftaran Pilkada ditutup. Kini, pihaknya masih melakukan sejumlah proses penjajakan.

“Saat ini semua tahapannya masih penjajakan, kita lihat saja nanti,” imbuhnya.

Berita Terkait

Sekretaris Projo Kepri: Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA
Jokowi Ungkap Sudah Jadi Anggota PSI, November Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina
Usulan Pilkada Tanpa Wakil Layak Dikaji, Sudah Dibahas Lintas Fraksi DPR
Silaturahmi Hanura dan Bawaslu Batam, Bahas SIPOL hingga Validitas Kepengurusan Partai
Formasi Baru! Duet ‘Kak Randi– Mas Kamal’ Resmi Pimpin NasDem Batam: Siap Dekatkan Politik ke Rakyat, Pemilih Muda Dibidik
Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional
Banyak Capaian Nyata dalam 1,5 Tahun, KNPI Puji Pemerintahan Prabowo: Mulai Pemberantasan Korupsi hingga Mafia Tambang
Gerindra Kepri Terus Bergerak Hadirkan Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Sekretaris Projo Kepri: Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Minggu, 27 September 2026 - 10:15 WIB

Jokowi Ungkap Sudah Jadi Anggota PSI, November Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Usulan Pilkada Tanpa Wakil Layak Dikaji, Sudah Dibahas Lintas Fraksi DPR

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:22 WIB

Silaturahmi Hanura dan Bawaslu Batam, Bahas SIPOL hingga Validitas Kepengurusan Partai

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:55 WIB

Formasi Baru! Duet ‘Kak Randi– Mas Kamal’ Resmi Pimpin NasDem Batam: Siap Dekatkan Politik ke Rakyat, Pemilih Muda Dibidik

Berita Terbaru