Mendagri: Pemilu Berpotensi Timbulkan Konflik

- Publisher

Selasa, 1 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M. Tito Karnavian mengatakan, Pemilihan Umum (Pemilu) maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) berpotensi menimbulkan konflik.

Hal itu disampaikan Tito saat diskusi bertajuk ‘Visi Negara Kesatuan Republik Indonesia Melalui Pemilu dan Pilkada’ secara virtual, Senin (31/8/2020).

“Memang Pemilu maupun Pilkada, memberikan kebebasan rakyat untuk memilih, dan itulah demokrasi. Tapi dalam ilmu konteks security, setiap perbedaan itu mengandung potensi konflik,” kata Tito.

BACA JUGA:  Hari Tenang, Sekjen Garuda: Stop Isu Hoax!

Ia menuturkan pengalamannya sebagai Kapolda Papua.
Selama 2 tahun, dirinya menyaksikan langsung bagaimana keterbelahan di pilkada berbuntut pada kekerasan atau konflik.

Begitu juga yang terjadi pada Pilkada 2017 di DKI Jakarta, Tito menyebut bahwa terjadi keterbelahan masyarakat yang menjadi salah satu pemicu konflik yang berkepanjangan.

BACA JUGA:  PPP Akan Duetkan Anies-Khofifah di Pilpres 2024

“Misalnya, Pilkada di Jakarta dan juga konflik kekerasan ditempat lain sebagai residu negatif dari election,” tegasnya.

Ia juga menyoroti soal biaya pasangan calon yang tinggi saat Pilkada.

Maka, tak heran jika paslon akan menggunakan cara apa pun untuk menang dalam kontestasi tersebut.
Ia pun mencontohkan, bagaimana seorang paslon harus mengeluarkan biaya-biaya legal seperti untuk tim sukses, saksi, hingga kampanye.

BACA JUGA:  Kubu Moeldoko Bikin Partai Baru, Namanya Demokrat Perjuangan?

“Ketika memang semua ada prinsip, siap menang dan siap kalah tapi dalam tataran praktek, semua tidak siap untuk kalah,” ujar Tito.

“Sehingga sering kali berujung pada menghalalkan segala cara untuk menang,” tambahnya.

Berita Terkait

Konsolidasi di Batam, Ahmad Ali Tegaskan Target PSI Rebut Satu Kursi DPR RI dari Kepri
Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo Subianto Turun Jadi 9,8 Persen
Sekretaris Projo Kepri: Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA
Jokowi Ungkap Sudah Jadi Anggota PSI, November Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina
Usulan Pilkada Tanpa Wakil Layak Dikaji, Sudah Dibahas Lintas Fraksi DPR
Silaturahmi Hanura dan Bawaslu Batam, Bahas SIPOL hingga Validitas Kepengurusan Partai
Formasi Baru! Duet ‘Kak Randi– Mas Kamal’ Resmi Pimpin NasDem Batam: Siap Dekatkan Politik ke Rakyat, Pemilih Muda Dibidik
Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Konsolidasi di Batam, Ahmad Ali Tegaskan Target PSI Rebut Satu Kursi DPR RI dari Kepri

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo Subianto Turun Jadi 9,8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Sekretaris Projo Kepri: Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Minggu, 27 September 2026 - 10:15 WIB

Jokowi Ungkap Sudah Jadi Anggota PSI, November Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Usulan Pilkada Tanpa Wakil Layak Dikaji, Sudah Dibahas Lintas Fraksi DPR

Berita Terbaru